Kategori
Home

Tips Cerdas Kredit Rumah 

Harga Rumah Naik Terus, Ini Tips Cerdas Kredit Rumah

Tips Cerdas Kredit Rumah – Tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan pokok yang harus tercukupi. Namun, harga properti yang terus naik menyulitkan masyarakat untuk membeli rumah.

Memiliki rumah selalu jadi dambaan setiap orang. Tapi harga properti yang cukup mahal dan terus naik dari tahun ke tahun, menyulitkan kita untuk bisa punya rumah sendiri.

Riset webingmedia.com terhadap data yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) menunjukkan, tidak menutup kemungkinan pada masa mendatang, jumlah penduduk yang tak memiliki rumah akan bertambah banyak.

Hal ini karena secara rata-rata persentase kenaikan gaji pegawai tiap tahunnya lebih tinggi dari persentase kenaikan harga rumah, namun nilai rumah juga berkali-kali lipat ketimbang gaji bulanan pegawai.

Terhitung sejak 2017 hingga 2020, kenaikan upah gaji bersih pegawai di Indonesia secara rata-rata mencapai 4,53 persen. Sementara, kenaikan Indeks Harga Properti (IHPR) juga terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya dengan rata-rata nilai 3,22 persen.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) mungkin bisa menjadi solusi untuk kamu mendapatkan rumah. Berikut ini tips dari Lifepal membeli rumah lewat KPR:

Stop berutang jika gak punya dana darurat

Amankan dulu dana darurat kamu. Ketersediaan dana darurat yang ideal adalah tiga hingga enam kali pengeluaran bulanan.

Semakin banyak tanggungan kita atau semakin tinggi risiko pekerjaan kita, maka semakin besar pula kebutuhan dana darurat kita.

Pastikan cicilan rumah per bulan tak melebihi 35 persen penghasilan

Bank atau lembaga pemberi kredit mungkin saja menyetujui pengajuan KPR dengan nominal cicilan 50 persen dari penghasilan bulanan. Akan tetapi cicilan rumah yang ideal maksimal adalah 35 persen dari penghasilan kamu.

Kok begitu? Alasannya adalah agar kamu tidak perlu mengurangi pengeluaran yang terkait kebutuhan pokok sehari-hari, asuransi, maupun investasi untuk dialokasikan ke dalam cicilan.

Jumlah Penduduk Yang Tidak Memiliki Rumah Akan Bertambah Banyak

Jangan terburu-buru mempercepat pelunasan

Kalau kamu berniat mengajukan KPR di bank konvensional, ketahuilah bahwa akan ada biaya penalti pelunasan dipercepat yang akan muncul. Lain halnya dengan KPR syariah.

Melunasi cicilan utang pada awal waktu bukan hanya memaksa kamu keluar uang lebih banyak. Melainkan juga bisa membuat kamu kekurangan likuiditas atau aset lancar.

Kamu harus tahu bahwa dalam kesehatan finansial, jumlah aset lancar yang ideal adalah 15 hingga 20 persen dari total kekayaan bersih.

Keberadaan rumah baru tentu saja akan menambah nilai aset kamu, yang mana akan memengaruhi nilai kekayaan bersih. Semakin tinggi kekayaan bersih kamu, maka semakin besar pula aset lancar yang harus dimiliki.

Kamu dan keluarga harus tetap terlindungi

Risiko kematian bisa menimpa siapa saja, termasuk kamu yang tengah mencicil rumah. Tentu tidak bijak kalau kamu malah mewariskan utang pada keluarga tercinta. Oleh karena itu, kalau kamu punya utang, pastikan terlindungi dengan asuransi jiwa.

Setiap KPR umumnya dilengkapi dengan iuran asuransi jiwa guna memitigasi risiko meninggalnya debitur. Namun apa jadinya, jika kamu tak hanya memiliki utang KPR, melainkan juga ada utang cicilan mobil, kartu kredit, dan lain sebagainya.

Manfaat dari asuransi jiwa sejatinya tidak hanya berguna untuk melunasi warisan utang dari debitur. Melainkan juga bisa bermanfaat untuk biaya hidup keluarga yang ditinggal.

Pilihlah asuransi dengan uang pertanggungan yang bisa menutup plafon kredit kamu. Atau pilih yang memberikan uang pertanggungan setidaknya dua kali dari total utang tertunggak yang kita miliki.