Kategori
Society

Warga di Jaktim Disuruh Masuk Peti Karena Tak Pakai Masker

Warga di Jaktim Disuruh Masuk Peti Karena Tak Pakai Masker

Warga di Jaktim Disuruh Masuk Peti Karena Tak Pakai Masker – Sebuah video yang memperlihatkan warga diminta masuk peti mati karena tidak memakai masker viral di media sosial. Peristiwa itu disebutkan terjadi di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Dilansir https://planetpreset.com bukan tanpa alasan kenapa hukuman ini di berlakukan pemerintah agar ada efek jera dari masyarakat dan lebih perduli akan portokol.

1. Wakil Camat Pasar Rebo membenarkan kejadian tersebut 

Wakil Camat Pasar Rebo Santoso membenarkan kejadian tersebut. Santoso mengatakan, pihaknya memberikan hukuman denda senilai Rp250 ribu hingga sanksi kerja sosial.

Namun, kata Santoso, sejumlah warga ada yang diminta masuk ke dalam peti mati. Tujuannya agar pelanggar menyadari kesalahannya.

“Beberapa kita minta untuk merenung di lokasi peti mati, di mana tujuannya menyadarkan kita semua,” ucap Santoso, Jumat.

2. Ide berawal dari pasien COVID-19 yang meninggal 

Ide memasukkan pelanggar protokol penggunaan masker ini muncul dari pasien COVID-19 yang meninggal. Sebab, pasien COVID-19 yang meninggal akan dimasukkan ke dalam peti mati dan langsung dikubur dengan protokol kesehatan, tanpa bisa diantar keluarganya.

“Maka dari itu ada ide untuk menyadarkan kepada mereka semua, jika tidak tertib pada protokol, mereka akan berakhir di peti mati,” jelas Santoso.

3. Peti mati yang disediakan untuk merenung hanya satu 

Santoso mengatakan, pihaknya menyediakan satu peti mati untuk dipakai pelanggar protokol penggunaan masker. Di dalam peti, pelanggar diminta merenungkan perbuatannya.

“Tetapi juga punya peti mati lainnya sebagai simbol untuk mengingatkan orang yang melewati jalan ini,” jelas dia.