Kategori
Society

Jual Batu Meteor 200 Juta, Ternyata Harganya Rp26 M

Jual Batu Meteor 200 Juta, Ternyata Harganya Rp26 M

Jual Batu Meteor 200 Juta, Ternyata Harganya Rp26 M – Josua Hutagalung terkejut ketika media Inggris menyebutnya sebagai orang kaya baru. Batu meteor yang menimpa rumahnya pada bulan Agustus 2020 lalu dihargai 757 poundsterling (Rp14,1 juta) per gram di sebuah situs jual-beli online. Artinya, harga batu seberat 1.800 gram yang dijual Josua bisa mencapai hampir 1,4 juta poundsterling atau setara dengan Rp26 miliar.

Pria berusia 34 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai pembuat peti mati ini mengaku uang itu pun sudah habis dibagi-bagi kepada keluarga, yatim piatu, gereja, dan perbaikan makam orangtua.

“Uangnya sudah habis, cuma Rp200 juta,” kata Josua sambil tertawa getir kepada Dedi Hermawan, wartawan di Sumatera Utara yang melaporkan untuk Link Download Poker IDNPlay, Rabu (18/11) malam.

Ia mengungkap bahwa batu meteor yang menimpa rumahnya tersebut telah dijual kepada Jared Collins, orang Amerika Serikat yang tinggal di Bali pada 17 Agustus 2020. Awalnya Jared mengatakan hendak membeli batu meteor untuk kepentingan penelitian dan dikoleksi.

Ia mengaku mendapat Rp200 juta untuk batu meteor. Adapun untuk perbaikan atap rumahnya yang rusak karena tertimpa batu meteor, dia menerima Rp14 juta. Sehingga total dia memperoleh Rp214 juta.

“Kalau betul (harganya) Rp26 miliar, saya merasa dibohongi. Saya kecewa,” kata Josua.

Tidak semua dijual

Dijelaskan Josua, tidak semua batu meteor yang menimpa atap rumahnya pada 1 Agustus 2020 lalu dijual kepada Jared.

Josua menyebut bobot batu meteor yang jatuh menimpa atap rumahnya mencapai 2,2 kilogram, sedangkan yang dijual ke Jared hanya 1.800 gram. Sisanya, menurut Josua, telah dibagi-bagi ke sanak keluarga.

“Saya sendiri dapat lima gram, selebihnya saya bagi-bagi ke sanak keluarga. Ada yang dibuat batu cincin,” katanya.

Joshua berjanji tidak akan menjual sisa batu meteor yang dimilikinya itu, meski harga di pasar internasional cukup mahal.

Dia mengatakan, batu seberat lima gram tersebut akan disimpannya sebagai kenang-kenangan.

“Lima gram itu kan secuil, biarlah jadi kenang-kenangan.”