Kategori
Society

Pandemi Belum Berakhir, Dana Pensiun Perlu Disiapkan

Pandemi Belum Berakhir, Dana Pensiun Perlu Disiapkan

Pandemi Belum Berakhir, Dana Pensiun Perlu Disiapkan – Tak dapat di pungkiri akibat corona ekonomi dunia mengalami guncangan dan tidak ada yang bisa memastikan kapan pandemi ini akan berakhir.

Dilansir https://stgeorgesyria.org sudah pasti keadaan ini akan memberikan rasa kekhawatiran. Namun, ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 bisa menjadi pengingat untuk selalu mempersiapkan masa depan, termasuk kesejahteraan saat hari tua dengan menyisihkan dana pensiun.

1.Pertama

hitung berapa kebutuhan biaya hidup selama masa pensiun. Hitung berapa pengeluaran. Perlu diketahui apakah ada pemasukan ketika pensiun? Buatlah dengan jujur untuk masa depan Anda.

2.Kedua

periksa berapa jumlah aset yang dimiliki. Bila Anda belum punya investasi, coba pelajari lebih lanjut cara untuk memutar uang agar lebih produktif.

3.Ketiga

orang yang mempersiapkan pensiun harus punya ketahanan dari sisi mental dan emosional. Penting juga untuk bersikap terbuka dengan inovasi dan selalu mencari tahu sesuatu yang baru.

Seseorang perlu audit diri sendiri dan edit gaya hidup, serta utamakan gaya hidup sehat di tengah Covid-19. Ketika seseorang pensiun, ada biaya-biaya yang secara otomatis dipangkas, misalnya biaya transportasi ke kantor dan membeli busana kerja.

Sesuaikan gaya hidup baru agar lebih hemat dari gaya hidup normal. Belajarlah untuk hidup lebih sederhana tanpa khawatir dihakimi oleh orang lain. Kalau hidup sederhana lebih bahagia, tidak usah dipusingkan. Tetap terkini, cari informasi dan peluang, cari ilmu untuk investasi.

4.Keempat

perkuat hubungan dengan orang terdekat seperti sahabat dan keluarga. Menjaga hubungan baik dengan orang-orang terdekat adalah salah satu cara melewati transisi hidup. Ingat, kesepian bisa berdampak negatif, keluarga adalah teman untuk berbagi.

Di sisi lain, tetap konsisten dengan strategi investasi jangka panjang karena liabilitas mereka juga jangka panjang. Jadi tidak perlu khawatir kondisi saat ini, situasi kemungkinan membaik. Artinya tetap mempertahankan portofolio yang lama.

Selalu kaji ulang portofolio asset yang dimiliki, pilih instrument investasi berdasarkan profil risiko dan tujuan investasi, dan lakukanlah investasi secara berkala.

“Tidak ada satupun instrumen investasi yang dapat memberikan imbal hasil tertinggi setiap tahunnya. Portofolio yang terdiversifikasi dengan baik, akan menambah nilai asset dan memberikan ketenangan pikiran.” imbuh Ni Made Daryant.

Kategori
Bisnis

Bisnis Menguntungkan Dari Minuman Sari Buah Di Saat Pandemi

Bisnis Menguntungkan Dari Minuman Sari Buah Di Saat Pandemi

Bisnis Menguntungkan Dari Minuman Sari Buah Di Saat Pandemi – Walaupun Pandemi Covid-19 telah merugikan banyak pihak pengusaha, Hal itu tidak berpengaruh pada usaha minuman sari buah dalam kemasan botol Lemonih.

Usaha ini tetap berjalan lancar di tengah pandemi selain karena anjuran pemerintah untuk tetap dirumah, lemonih menjual minuman kesehatan ini secara online dan bisa untuk menjaga antibodi karena kandungan jahe merah murni di dalamnya.

Pemilik produk sari lemon tersebut adalah Syifa Khusnul Khotimah. Pebisnis yang  juga mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS)  ini telah menggeluti bidang bisnis sejak Sekolah Dasar (SD).

Pihaknya memasarkan melalui media online serta mengajak beberapa orang di penjuru kota untuk menjadi Reseller. Dirinya mengajarkan cara berbisnis online, sekaligus untuk membantu membuka lapangan pekerjaan bagi karyawan yang telah di PHK atau dirumahkan karena dampak Covid-19.

“Teman mahasiswa juga saya jadikan sebagai pegawai, content creator, juga customer service. Tapi utamanya memang saya sedang mencari reseller yang berminat untuk belajar mempunyai usaha, dan mengelolanya sendiri tanpa syarat juga ketentuan yang memberatkan” jelasnya.

Mahasiswi cantik kelahiran Serang Banten 1998 ini berniat untuk mengajarkan orang-orang yang belum mengerti berbisnis online menjadi paham, sehingga bisa menjadi cara atau batu loncatan untuk berpenghasilan utama.

“Saya sudah suka jualan sejak SD. beberapa usaha pernah saya geluti seperti jualan seblak dan beberapa makanan lain, terakhir sari lemon untuk kesehatan ini.

Berkembang dengan Pesat

Awalnya produk ini saya gunakan untuk menurunkan berat badan. Namun karena banyak teman yang penasaran, akhirnya saya mencoba untuk memasarkannya,” Katanya kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin.

“Semua produk saya menggunakan sari buah asli 100 persen tanpa campuran air sedikitpun.buah lemon diimport,jahe merah asli dan kayu manis pilihan,” tuturnya.

Lemonih memiliki beberapa varian, yaitu lemonih yang bertakaran 250 mililiter (ml), lemonih plus 130 mililiter (ml) dan lemonih mini 125 mililiter (ml)* , karena tidak menggunakan pengawet bisa bertahan hingga 14 hari di dalam kulkas dan 1 bulan di freezer.

Sejauh ini, Dirinya sudah mengumpulkan 15 Reseller di 15 kota diantaranya, Bandung, Bogor , Surabaya , Jakarta selatan, Jakarta Timur, Tangerang Selatan, Serang, Jogja , Sukoharjo , Blora, Magelang, Karanganyar, Sragen, Semarang, Boyolali, Depok