Kategori
Obat Herbal

Tanaman herbal yang dapat kamu jumpai di sekitar rumah

Tanaman herbal bermanfaat

Tanaman herbal yang dapat kamu jumpai di sekitar rumah – Sebuah rumah akan tampak asri ketika ditanami banyak tumbuhan, baik di bagian pekarangan mauapun dalam ruangan. Buah-buahan, tanaman berdaun, hingga bunga bisa dijadikan pilihan. Mungkin tak banyak disadari, dari sekian banyak tumbuhan yang hidup di pekarangan terdapat tanaman herbal yang berguna sebagai obat alami.

Tanaman herbal adalah tumbuhan bereupa daun, bunga, atau lainnya yang mengandung zat aktif untuk menyembuhkan atau meredakan penyakit.

Tanaman ini kerap disebut sebagai tanaman obat keluarga (Toga) sangat beragam jenisnya.

Manfaat dari tanaman ini pun sangat beragam, mulai dari menyembuhkan flu hingga penyakit serius lainnya

Setelah dipetik atau dipanen, tumbuhan-tumbuhan obat herbal tersebut kemudian diolah sedemikian rupa untuk digunakan.

4 Tanaman Obat dan Manfaatnya dari Tumbuhan Berbuah

Jahe

Jahe adalah salah satu tanaman obat-obatan populer lantaran telah dikenal lama akan manfaatnya bagi kesehatan.

Jahe mampu mengatasi gangguan pencernaan, seperti sakit perut dan mual-muntah, pusing akibat vertigo, sakit kepala, meringankan nyeri haid, hingga meredakan nyeri sendi, seperti rematik dan osteoarthritis.

Jahe umumnya aman digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Namun, sebaiknya Anda tidak mengonsumsinya lebih dari 5 gram atau setara dengan 1 sendok teh setiap harinya.

Mengonsumsi jahe secara berlebihan berisiko meningkatkan berbagai efek samping, seperti perut kembung, sakit perut, heartburn, hingga iritasi pada mulut.

Kunyit

Selain sebagai tanaman obat-obatan populer, kunyit umumnya digunakan sebagai bumbu dapur, jamu, hingga kecantikan. Manfaat kunyit bagi kesehatan tak terlepas dari zat kurkumin yang terkandung di dalamnya.

Manfaat kunyit bagi kesehatan mulai dari sebagai antiradang dan antioksidan, menjaga kesehatan sistem pencernaan, menurunkan kolesterol, mengurangi kadar gula, mengurangi risiko penyakit jantung, hingga membantu mencegah kanker.

Kunyit juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa efek samping konsumsi kunyit berlebihan dapat memicu kenaikan asam berlebih. Selain itu, asupan kunyit yang terlalu banyak dapat menyebabkan masalah perdarahan.

Oleh karenanya, orang yang punya masalah lambung, seperti maag dan GERD (gastroesophageal reflux disease), serta yang sedang rutin menggunakan obat pengencer darah sebaiknya tidak disarankan terlalu banyak mengonsumsi kunyit.

Jeruk Nipis

Tak sedikit orang yang menanam jeruk nipis di halaman rumahnya.

Bila sudah berbuah dan dipanen, jeruk yang kaya dengan vitamin C ini bisa dimanfaatkan sebagai campuran sambal hingga minuman teh.

Usut punya usut, orang yang mengonsumsi tanaman herbal rumahan ini dapat terhindar dari beberapa penyakit seperti:

  • Batu ginjal
  • Vertigo
  • Radang tenggorokan dan batuk
  • Tekanan darah tinggi
  • Amandel
  • Ambeien
  • Difteri
  • Panu.

Biasanya juga, orang menjadikan perasan jeruk nipis sebagai minuman untuk mengencerkan dahak.

Tidak perlu lagi deh minum obat-obatan dari apotek jika bisa meracik obat sederhana dan alami dari tanaman herbal ini.

Jambu Biji

Jambu biji termasuk sebagai tanaman buah yang mudah berkembang di tiap rumah Indonesia.

Selain punya rasa yang enak dan aroma yang manis, ternyata jambu biji pun termasuk sebagai tanaman herbal untuk obat alami penyakit berikut ini:

  • Kerusakan organ akibat radikal bebas
  • Melindungi organ jantung dan mencegah penyakit jantung
  • Menekan tensi
  • Membantu menurunkan kolesterol
  • Menaikkan kolesterol HDL yang baik.

Pasalnya, jambu biji memiliki beberapa kandung baik seperti:

  • Antioksidan
  • Vitamin
  • Serat
  • Kalium

Kencur

Obat herbal populer lainnya adalah rempah alami yang memiliki nama latin Kaempferia galanga atau kencur. Kencur masih satu keluarga dengan jahe sehingga banyak orang seringkali keliru dalam membedakannya.

Sebagai obat herbal populer, kencur juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Di antaranya sebagai penambah nafsu makan dan penambah stamina tubuh, memperlancar haid bagi wanita, serta mengatasi gangguan kesehatan, seperti flu, masuk angin, diare, batuk, sakit kepala, dan radang lambung.

Kategori
Obat Herbal Pertanian

Khasiat Bangle Hantu bagi Kesehatan

Khasiat Bangle Hantu untuk Kesehatan Tubuh

Bangle Hantu – Tanaman bangle hantu terdengar sedikit menyeramkan, tetapi sebenarnya berkhasiat dijadikan obat herbal. Tanaman ini memiliki beberapa nama yang berbeda di setiap daerah. Misalnya, di Sumatera lebih dikenal dengan nama bunglai hanti, sedangkan live22 apk masyarakat Sunda menyebutnya panglai hideung. Tanaman obat ini memiliki nama Latin Zingiber ottensii Valeton: borne red beehive ginger.

Herba ini berbatang semu, tingginya mencapai 2 meter, tumbuh merumpun dan tegak. Daunnya tunggal berbentuk lanset dengan ujung yang meruncing. Buah bangle hantu berbentuk bulat berwarna hitam. Rimpang tanaman ini berwarna ungu kotor dengan aroma yang sangat khas dan menusuk.

Bagian yang bisa dimanfaatkan dari tanaman ini adalah rimpang dan daun. Tanaman ini mengandung terpenoids dan dairylheptanoid. Dari kandungannya tersebut, tanaman ini bisa digunakan untuk mengobati gatal, sakit pinggang, demam, encok, dan batuk.

Baca juga: Tips Jitu Cara Budidaya Ikan Lele Untuk Pemula, Pasti Untung

Untuk mengatasi gatal, remas daun dan gosok-gosokkan pada bagian yang gatal. Sementara itu, untuk mengatasi batuk, rebus satu ruas rimpang dan ditambah segenggam daun saga dengan segelas air. Minum air rebusan dua kali sehari hingga batuk mereda.

Rimpang bangle hantu dapat menghasilkan 0,38 persen minyak berwarna pucat kekuningan berbau khas camphorous. Minyak yang terkandung pada rimpang tanaman ini merupakan campuran antara mono dan seskuiterpen dengan zierumbon yang menjadi komponen paling dominan dari kesuluruhan total minyak.

Senyawa penting lainnya yang dimiliki oleh bangle hantu adalah terpinen-4-ol, p-cymene, sabinene, dan humelene. Tanaman herba ini dapat berfungsi sebagai antibakteri, anti-oksidan, dan antifungi.

Secara empiris, tanaman obat ini bisa digunakan untuk mengobati demam, batuk, kejang pada anak, menghangatkan dan membersihkan darah, serta berguna sebagai obat sakit pinggang.

Hingga saat ini belum ditemukan literatur yang membahas kontraindikasi dari penggunaan panglai hideung sebagai tanaman obat. Namun, tidak disarankan menggunakan tanaman ini dengan dosis tinggi.