Kategori
Berkebun

Cara Menanam Melon

Cara Menanam Melon

Cara Menanam Melon – Melon merupakan salah satu tanaman dari suku Cucurbitaceae atau labu-labuan. Di Indonesia buah melon termasuk buah yang memiliki banyak peminat. Harga buah melon dipasaran tergolong tinggi, dibanding harga rata-rata buah sejenis. Meskipun mahal, buah melon memiliki pasar yang cukup bagus. Rasanya yang segar, manis dan memiliki aroma harum yang khas membuat buah yang satu ini tetap disukai meskipun harus ditebus dengan harga yang tidak murah. Bagi anda yang memiliki lahan luas, melon bisa menjadi pilihan untuk dibudidayakan secara komersial. Berbudidaya melon memiliki potensi yang bagus mengingat harga jualnya yang tinggi, masa panen yang cepat, dan mudah dalam menjualnya. Selain itu tanaman melon juga merupakan tanaman yang tidak kenal musim karena bisa dibudidayakan kapan saja.

Sebagaimana namanya, yang disebut lanjaran adalah media rambatan tanaman. Karena tanaman melon ini bersifat menjalar dan merambat, maka akan sangat cocok jika ditanam dengan ajir. Cara menanam melon sendiri sebenarnya ada banyak, diantaranya cara menanam melon sistem lesehan dan cara menanam melon dalam pot.

Dengan cara menanam melon sistem lanjaran (ajir) ini maka ada banyak keunggulan jika dibandingkan metode yang lain. Diantaranya ialah kareena posisi buah melon yang menggantung akan membuat bentuk buah melon akan bulat sempurna dan tidak peang sebagaimana jika ditanam dengan sistem lesehan. Selain itu resiko buah busuk juga semakin kecil karena buah tidak bersentuhan langsung dengan tanah.

Persiapan Lahan Tanam

Persiapan lahan tanam melon ialah dengan membersihkan lokasi tanam dari gulma dan rumput liar serta obyek yang menghalangi cahaya matahari. Untuk kriteria lahan sendiri tidaklah terlalu sulit ditemukan karena tanaman melon sendiri cocok ditanam pada dataran rendah hingga tinggi. Yang terpenting adalah kandungan unsur hara serta keseimbangan pH tanah.

Penggemburan Tanah dan Pembuatan Lubang Pupuk

Tanah yang sudah bersih kemudian digemburkan menggunakan cangkul atau traktor bajak setelah itu dibuat lubang pupuk calon bedengan dengan bentuk alur. Buatah sepasang untuk setiap calon bedengan agar bagian tengahnya bisa untuk pengairan nantinya. Baca juga Cara Menanam Bawang dengan Paralon

Jarak antar bedengan hanyalah sekitar 50-100 cm saja karena nantinya tanaman melon akan merambat keatas.

Pemberian Pupuk Dasar

Pupuk dasar untuk tanaman melon haruslah terdiri dari pupuk organik dan pupuk buatan. Untuk pupuk organik anda bisa menggunakan pupuk kandang lalu untuk pupuk anorganiknya anda menggunakan campuran Phonska:SP-36:KCL dengan perbandingan 5:3:1 saja. Sebenarnya untuk perbandingannya anda bisa berkreasi sendiri namun ingat untuk tidak membanyakkan pupuk nitrogen agar tidak terjadi gagal buah. Baca juga Cara Menanam Asparagus

Pupuk dasar diletakkan disepanjang alur calon bedengan lalu kemudian diaduk dan ditutup sambil dibentuk bedengan.

Penanaman Bibit Melon

Bibit yang sudah berusia diatas 7 hari maka bisa segera ditanam pada bedengan yang sudah disiapkan. Langkah-langkah penanaman bibit melon adalah sebagai berikut :

  • Buat lubang tanam pada permukaan plastik dengan jara antara 40-50 cm antar lubang tanam
  • Kocorkan larutan NPK 16-16-16 dan insektisida pada setiap lubang tanam
  • Siram bibit pada pot hingga basah benar seluruh perakarannya
  • Tanamkan bibit melon secara serempak pada pagi hari dan hentikan ketika diatas jam 10. Lanjutkan kembali setelah pukul 2 siang hingga sore
  • Segera siram tanaman melon yang baru saja ditanam

Tancapkan ajir sesegera mungkin agar tida sampai merusak perakaran bibit melon yang masih muda

Kategori
Berkebun

Cara Menanam Jambu Biji

Cara Menanam Jambu Biji

Cara Menanam Jambu Biji – Jambu Biji, Jambu Siki dan Jambu Klutuk adalah tanaman tropis yang berasal dari Brasil, disebarkan ke Indonesia melalui Thailand. Jambu Biji memiliki buah yang berwarna hijau dengan daging buah berwarna putih atau merah dan berasa asam-manis. Buah jambu biji dikenal mengandung banyak vitamin C.

Jambu biji dapat dibudidayakan melalui perkembangbiakan vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan secara vegetatif dilakukan dengan mencangkok ataupun okulasi, sedangkan generatif dilakukan dengan menanam biji. Mari kita bahas cara menanam jambu biji, simak di bawah ini!

Pemilihan Bibit Unggul Jambu Biji

Jambu biji memiliki beranekaragam varietas. Tentunya, untuk memilih bibit jambu biji Anda harus menentukan terlebih dahulu varietas jambu biji yang ingin Anda tanam di pekarangan rumah Anda.

  • Pilihlah buah yang berasal dari tanaman induk.
  • Pastikan buah sudah matang langsung di pohon, dengan ciri-ciri: kulit buah berwarna hijau kekuningan, lunak, dan aroma khas jambu biji sudah mulai tercium.
  • Pilihlah buah jambu biji yang berukuran besar dan berat, dimana hal ini mengindikasikan bahwa kuantitas biji yang terkandung di dalamnya juga banyak.
  • Hindari memilih buah yang sudah jatuh ataupun pecah.
Persiapan Media Tanam

Media tanam yang digunakan dalam tahap ini bertujuan untuk menumbuhkan bibit buah dari biji. Untuk melakukan penyemaian, maka siapkanlah alat dan bahan berikut ini.

  • Pot atau polybag yang telah dilubangi di bagian bawahnya
  • Tanah
  • Pasir
  • Pupuk organik, seperti pupuk kompos atau pupuk kandang
  • Cetok
  • Air secukupnya
Penyemaian

Dalam menanam jambu biji secara generatif atau dari biji, proses penyemaian menjadi hal yang cukup penting. Penyemaian dilakukan untuk merangsang biji buah untuk tumbuh dengan media mikro.

  • Campurkan pasir, tanah, dan pupuk kompos dengan perbandingan 2:1:1
  • Masukkan campuran ke dalam pot atau polybag sebanyak ¾ bagian
  • Biarkan selama dua minggu
  • Letakkan biji di bagian atas campuran tersebut
  • Tutupi dengan pasir
  • Siramlah dengan air secukupnya
  • Pantaulah pertumbuhan tunas jambu biji tersebut
  • Jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara berkala
  • Jagalah media tanam agar tetap lembap
Persiapan Lahan

Anda dianjurkan untuk menyiapkan lahan mulai dari dua minggu sebelum proses pemindahan bibit. Berikut adalah proses persiapan lahan jambu biji.

  • Pilihlah lahan yang gembur, di area terbuka yang terkena sinar matahari secara langsung
  • Bersihkanlah tanah dari bebatuan dan rumput-rumput liar yang sekiranya dapat mengganggu pertumbuhan tanaman
  • Galilah lubang sedalam 20 – 30 cm
  • Buatlah bedengan di sekitaran lubang dengan tinggi 30 cm dan lebar kurang lebih 3 meter sebagai penunjang saluran air untuk tanaman
  • Masukkan pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak ¾ bagian
  • Biarkan lubang dengan pupuk selama dua minggu untuk mengupayakan kondisi tanah lebih stabil dan layak tanam
Pemindahan Bibit Jambu Biji

Setelah lubang dibiarkan dengan pupuk selama dua minggu, saatnya untuk melakukan pemindahan bibit. Adapun beberapa langkah yang dapat diikuti untuk memindahkan bibit jambu biji ke lahan permanen adalah sebagai berikut.

  • Jika Anda menggunakan polybag, robeklah polybag.
  • Angkatlah tanaman dari pot atau polybag
  • Pastikan tanah ikut terangkat dan tidak hancur
  • Pindahkan ke media permanen dengan meletakkan di dalam lubang tanam
  • Pastikan posisi batang tanaman tegap lurus
  • Tutupi dengan tanah dan padatkan
  • Siram dengan air secukupnya
Penyiraman

Anda disarankan untuk melakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore hari. Waktu yang dianjurkan pada pagi hari adalah mulai dari pukul 7 hingga 9, sedangkan waktu yang dianjurkan saat sore hari adalah pada pukul 3 hingga 5 sore. Selain dari waktu tersebut, janganlah melakukan penyiraman.

  • Siramlah tanaman secara perlahan dengan air sedikit demi sedikit.
  • Jangan sampai ada air yang menggenang di atas media tanam.
  • Pastikan drainase atau saluran air pada tanaman sudah dibuat dengan baik.
  • Jika menggunakan pot atau polybag, pastikan sudah dilubangi di bagian bawahnya.
  • Jika langsung menanam pada media tanah, pastikan untuk membuat bedengan.
Penyiangan dan Penggemburan Tanah

Penyiangan merupakan salah satu cara yang perlu dilakukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman jambu biji dengan melindungi tanaman pokok dari tanaman-tanaman liar di sekitarnya.

Di samping melakukan penyiangan, disarankan juga untuk melakukan penggemburan tanah secara berkala. Pantaulah keadaan tanah di sekitar tanaman jambu biji.

Penggemburan tanah dapat membantu sirkulasi udara sehingga secara tidak langsung mampu menunjang pertumbuhan tanaman jambu biji dengan optimal.

Pemupukan

Pemupukan pada tanaman jambu biji juga perlu dilakukan sebagai upaya untuk mempercepat pertumbuhan tanaman jambu biji. Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan secara berkala.

  • Berikan pupuk pada saat usia tanaman belum menginjak satu tahun. Pada fase ini, campuran pupuk yang baik untuk diberikan adalah pupuk kandang, TSP, Urea, dan ZK. Taburkanlah pupuk tersebut di area sekeliling tanaman jambu biji.
  • Fase kedua adalah saat tanaman jambu biji berusia 1 – 3 tahun, pupuk yang disarankan untuk diberikan adalah pupuk NPK dan TSP. Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan dalam jangka waktu tiga bulan sekali.
  • Di atas usia tiga tahun, pemberian pupuk hanya dilakukan jika tanaman dirasa tubuh kurang sempurna. Pada fase ini disarankan untuk memberikan pupuk kandang, TSP, dan NPK.
Proses Panen Jambu Biji

Setelah tiga tahun masa tanam, maka proses panen pun sudah dapat dilakukan. Sebelum memanen, pastikan buah yang dihasilkan sudah matang.

Perhatikanlah ciri-ciri berikut untuk menentukan bahwa buah jambu biji sudah siap untuk dipanen.

  • Kulit buah berwarna hijau kekuningan dan mengkilap
  • Mengeluarkan aroma khas jambu biji
  • Tekstur buah lunak

Ketika buah jambu biji Anda memenuhi tiga ciri-ciri tersebut, maka Anda sudah diizinkan untuk memanen.  Panen dapat dilakukan dengan memetik dan memotong tangkai jambu biji dengan alat potong seperti pisau atau gunting.

Kategori
Berkebun

Cara Menanam Pohon Mangga

Cara Menanam Pohon Mangga

Cara Menanam Pohon Mangga – Pohon mangga adalah nama tanaman penghasil buah mangga yang konon berasal dari sekitar perbatasan India dengan Burma.  Mangga (Mangifera indica L) kini banyak ditanam dan dibudidayakan di Indonesia. Buah mangga termasuk dalam kelompok drupa (buah batu) yang memiliki biji dan daging buah. Tanaman mangga dibudidayakan untuk diambil buahnya. Buah yang matang umum dimakan dalam keadaan segar, sebagai buah meja atau campuran es, dalam bentuk irisan atau diblender. Buah yang muda kerapkali dirujak, atau dijajakan di tepi jalan setelah dikupas, dibelah-belah dan dilengkapi bumbu garam dengan cabai. Buah mangga juga diolah sebagai manisan, irisan buah kering, dikalengkan dan lain-lain. Di pelbagai daerah di Indonesia, mangga (tua atau muda) yang masam kerap dijadikan campuran sambal atau masakan ikan dan daging. Tanaman mangga termasuk suku Anarcadiaceae, berbentuk pohon dengan tinggi mencapai 10-40 meter dengan garis tengah batang sekitar 80-100cm. Batang berwarna keabuan, kulit berbelah-belah tidak rata dan getah putih bening. Untuk pertumbuhannya tidak memerlukan syarat yang berat, tanaman dapat tumbuh baik pada ketinggian 300-500m dpl, terutama pada tanah yang gembur dengan pH 5-6 dan berpengairan baik. Iklim yang diperlukan bagi pertumbuhannya ialah yang mempunyai masa kering sekitar 3-4 bulan.

Mangga adalah buah yang digandrungi orang-orang. Mau itu mangga tua yang rasanya manis dan berdaging buah empuk atau mangga muda dengan rasanya yang asam, tetap banyak dicari.

Buah yang satu juga sering dijadikan bermacam olahan seperti manisan mangga, mango sticky rice, atau bahkan dijadikan sambal mangga. Semuanya sama-sama lezat!

Musim buah mangga di Indonesia sendiri biasanya terjadi pada rentang bulan April-Juni (berbuah sedikit) dan Agustus-November (berbuah lebat).

Menanam mangga bisa dibilang susah-susah gampang dan perlu sedikit kesabaran.

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan terlebih dahulu sebelum mulai menanam.

Cara Menanam Pohon Mangga dengan Persiapan Lahan

Kondisi tanah yang baik untuk ditanami pohon mangga adalah tanah yang gembur serta mengandung banyak humus, lebih baik lagi jika tanahnya adalah tanah lempung.

Sebelum menanam, kamu harus mempersiapkan lahan tanaman dengan benar supaya hasilnya bisa lebih maksimal dan pohon mangga yang kamu tanam berbuah lebat.

Kondisi tanah yang baik untuk ditanami pohon mangga adalah tanah yang gembur serta memiliki banyak kandungan humus.

Ikuti langkah menyiapkan lahan berikut ini:

  • Gali tanah menggunakan cangkul dengan ukuran 1m x 1m x 1m, jarak tanamnya 6m x 8m. Diamkan lubang galian selama satu bulan untuk menghilangkan racun tanah.
  • Setelah didiamkan selama satu bulan, tutup lubang galian dengan tanah yang telah dicampur pupuk kandang. Lalu diamkan lagi selama dua minggu.
  • Lalu siapkan bibit mangga unggul.

Cara Menanam Pohon Mangga Setelah Lahan Siap Tanam

Persiapan lahan cukup menguji kesabaran, bukan? Justru itulah nikmatnya menanam. Kamu juga sekaligus belajar memperkuat kesabaran dan menikmati proses.

  • Lepaskan bibit mangga dari polybag atau plastik yang membungkus dan pastikan jangan sampai ada sedikitpun plastik yang masih menempel.
  • Gali kembali lahan yang telah disiapkan sebelumnya dengan ukuran kurang lebih 20 cm di atas leher akar.
  • Letakkan bibit di lahan tanam. Lalu tutup kembali lubang galian tersebut, serta jangan lupa untuk menekan tanah galian ke arah tanaman supaya lebih kokoh.
  • Beri naungan dengan posisi miring ke barat agar tidak terlalu banyak terpapar matahari.
Kategori
Berkebun

Cara Menanam Anggrek yang Benar

Cara Menanam Anggrek yang Benar

Cara Menanam Anggrek yang Benar – Anggrek merupakan jenis tanaman yang cukup populer digunakan untuk menghiasi rumah agar tampak lebih menarik. Pasalnya, bunga ini memiliki tampilan memukau yang mampu menghadirkan suasana unik karena warana ungunya yang menonjol.

Sebenarnya, anggrek memiliki media tanam yang bermacam-macam, mulai dari sabut kelapa hingga akar pakis. Namun, dari sekian banyak media tanam, arang kayu merupakan media tanam yang paling mudah diperoleh serta harganya murah. Jika kamu tertarik, coba yuk cara menanam anggrek yang satu ini.

Cara Menanam Anggrek dengan Media Arang Kayu

1. Menyiapkan Bibit

Salah satu jenis anggrek yang diminati oleh para pnecinta bunga ini adalah anggrek bulan atau dendrobium.

Selain itu, untuk meningkatkan tingkat kesuksesan penanaman, gunakanlah bibit kompot.

Berikut adalah kriteria bibit kompot yang harus dipenuhi sebelum membeli:

  • Mengenali asal-usul bibit
  • Kondisinya sehat dan tidak terpapar penyakit dan hama
  • Membeli di tempat tepercaya
  • Daun bibitnya berwarna hijau cerah
  • Daunnya lebar dan panjang
  • Akarnya tidak keluar dalam pot
2. Menyiapkan Bahan dan Alat

Berikut adalah beberapa hal yang wajib disiapkan:

  • Pot genteng
  • Pecahan batu bata
  • Arang kayu
  • Rumah jaring
  • Handsprayer
  • Pupuk growmoreyang kaya akan Nitrogen tinggi
  • Insektisida dan fungisida
  • Bibit anggrek berkualitas
3. Proses Menanam (Aklimatisasi)

Proses pemindahan bibit ke dalam wadah pot disebut dengan istilah aklimitasi. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan anggrek lebih maksimal.

Tahapan aklimitasinya adalah sebagai berikut:

  1. Isi pecahan batu bata steril ke dalam pot (mengisi 1/3 pot).
  2. Masukkan arang kayu yang sudah direbus dan dipecah ke dalam ukuran kecil hingga mengisi 2/3 sisa ruang di dalam pot.
  3. Rendam bibit dengan larutan fungisida 2 g/l selama 15-20 menit dan biarkan hingga kering.
  4. Tanam bit ke dalam pot dan pastikan akar tertanam dengan sempurna, yakni posisi tegak lurus (lakukan di sore hari)
  5. Masukkan pot tersebut ke dalam rumah jaring yang sudah disediakan dan susun dengan rapi.
  6. Biarkan selama 3-5 hari dan jangan disiram.
4. Penyiraman

Setelah tanaman sudah menginjak usia 5 hari, kamu bisa mulai melakukan penyiraman.

Gunakan handsprayer untuk menyiram media tanam dan sesekali daunnya pada pagi dan sore hari.

Saat musim hujan tiba, sebaiknya kurangi frekuensi menyiram agar tanaman tidak busuk, sedangkan ketika musim kemarau tiba, perbanyaklah frekuensi penyiraman.

5. Pemupukan

Semprotkan pupuk cair dengan kandungan nitrogen tinggi yang sudah dilarutkan ke dalam air.
Gunakan pupuk daun jika penyemprotan langsung dilakukan ke daun tanaman.

Jika proses ini sudah dilakukan, maka kamu tidak perlu lagi menyiramnya dengan air.

6. Pencegahan Hama dan Penyakit

Penyakit yang paling sering menyerang adalah akar dan daun yang membusuk yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang lembap dan kadar air yang tinggi.

Hal ini bisa dihindari dengan cara menyemprotkan fungisida dan bakterisida untuk mengendalikan pertumbuhan jamur dan bakteri penyebab kebusukan.

7. Bunga Anggrek Berbunga

Bunga anggrek akan berbunga setelah 1 tahun. Pada tahap pertama, biasanya bunga yang dihasilkan relatif sedikit.

Selain itu, setelah bunga mekar dengan sempurna, makan bunga anggrek akan gugur dan pada musim berikutnya kemudian menghasilkan bunga kembali.

Dengan perawatan yang intensif, tanaman ini bisa bertahan hingga 5 tahun dan sangat produktif dalam menghasilkan bunga.

Inilah cara menanam anggrek dengan media tanam arang kayu yang harus kamu ketahui. Selain bisa dijadikan hobi, kamu juga bisa menjadikan kegiatan ini untuk menghasilkan uang juga, lho.

Kategori
Berkebun

Menanam Pohon Mangga Dengan Mudah

Menanam Pohon Mangga Dengan Mudah

Menanam Pohon Mangga Dengan Mudah. Mangga adalah buah yang sering digandrungi orang-orang. Mau itu mangga tua yang rasanya manis dan berdaging, buah empuk atau mangga muda dengan rasanya yang asam, tetap banyak dicari.

Buah yang satu juga sering dijadikan bermacam olahan seperti manisan mangga, mango sticky rice, atau bahkan dijadikan sambal mangga. Semuanya sama-sama enak!

Musim buah mangga di Indonesia sendiri biasanya terjadi pada rentang bulan April-Juni (berbuah sedikit) dan dibulan Agustus-November (berbuah lebat).

Menanam mangga bisa juga dibilang susah-susah gampang dan diperlukan sedikit kesabaran.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu sebelum mulai menanam.

Cara Menanam Pohon Mangga dan Persiapan Lahan

Kondisi tanah yang bagus untuk ditanami pohon mangga adalah tanah yang gembur serta mengandung banyak humus, lebih baik lagi jika tanahnya adalah tanah lempung.

Nah sebelum menanam, kamu harus mempersiapkan lahan tanaman dengan benar supaya hasilnya juga bisa lebih maksimal dan pohon mangga yang kamu tanam bisa berbuah lebat.

Kondisi tanah yang baik untuk ditanami pohon mangga adalah tanah yang gembur serta memiliki banyak kandungan humus.

Berikut adalah langkah-langkah menyiapkan lahan berikut ini:

  • Gali tanah menggunakan cangkul dengan ukuran 1m x 1m x 1m, jarak tanamnya 6m x 8m. Diamkan lubang galian tersebut selama satu bulan untuk menghilangkan racun di dalam
  • Setelah didiamkan selama satu bulan, tutup lubang galian dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang. Lalu diamkan lagi selama dua minggu.
  • Lalu siapkan bibit mangga unggul.
  • Lepaskan bibit mangga dari polybag atau plastik yang membungkus dan pastikan juga jangan sampai ada sedikitpun plastik yang masih menempel.
  • Gali kembali lahan yang telah disiapkan sebelumnya dengan ukuran kurang lebih 20 cm di atas leher akar.
  • Letakkan bibit di lahan tanam. Lalu tutup kembali lubang galian tersebut, serta jangan lupa untuk menekan tanah galian ke arah tanaman supaya lebih kokoh.
  • Beri naungan dengan posisi miring ke barat agar tidak terlalu banyak terpapar matahari.

Proses Pemupukan

Proses pemupukan sangat perlu dilakukan agar pohon mangga bisa tumbuh dengan subur. Ikuti cara-cara pemupukan sebagai berikut:

  • Di awal musim penghujan, pupuk kandang dengan cara menggali lubang di sekitar pohon lalu taburi pupuk kandang dan tutup kembali dengan tanah.
  • Pada usia 2-5 tahun, beri pupuk kandang lagi dengan dosis 30kg.
  • Pada usia 6-15 tahun, dosis pupuk kandangnya akan meningkat menjadi 60kg.
  • Bisa juga menggunakan alternatif pupuk lainnya yang telah diberi instruksi khusus tergantung produk pupuk masing-masing.

Pemangkasan Pohon Mangga

Ada beberapa tahap yang harus kamu lakukan dalam pemangkasan:

  • Tahap 1 (usia 1 tahun): potong 50cm batang dari permukaan tanah, potong di atas bidang sambungan, dan sisakan 3 cabang yang arahnya menyebar.
  • Tahap 2 (usia 2 tahun): sisakan 1-2 pupus, pelihara 3 tunas yang tumbuh pada setiap cabang, dan pangkas jika lebih.
  • Tahap 3: sama seperti tahap 2, tapi pelihara semua tunas yang tumbuh.
  • Tahap 4 (setelah panen): pangkas cabang yang kering, mati, dan tumbuh ke bawah.

Masa Panen

Setelah melalui semua tahapan di atas, akhirnya kamu akan menjumpai masa panen yang ditunggu-tunggu. Buah akan siap dipanen setelah 90-120 hari dari awal masa berbunga.

Bagaimana? Silahkan mencoba ya.