Kategori
Berkebun

Cara Menanam Jambu Air Citra

Cara Menanam Jambu Air Citra

Cara Menanam Jambu Air Citra – sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Jambu Air madu atau Jambu Biji Merah ataupun jenis jambu yang lain karena tanaman jambu merupakan tanaman tropis yang termasuk kedalam suku jambu-jambuan, sehingga karakteristiknya agar mirip-mirip. Sangat cocok di tanam di seluruh wilayah Indonesia yang rata-rata memiliki curah hujan yang tinggi.

Jambu air citra adalah jambu yang sering ditemukan masyarakat Indonesia. Tanaman ini sering menjadi tanaman pohon yang ditanam di pekarangan rumah. Namun perbanyakan hasil buah yang diperoleh dari jambu air citra untuk saat ini sulit dilakukan.

Faktor seperti masyarakat lebih tertarik menanam tanaman hias sebagai tanaman peliharaan dibandingkan menanam pohon dipekarangan rumah.

Bagi anda yang ingin memulai menanam jambu air citra, tidak ada salahnya untuk mengetahui beberapa tips dan informasi penting seputar cara menanam jambu air citra.

Syarat Jambu Air Citra Tumbuh

Hasil penelitian dari beberapa peneliti maupun petani jambu air citra, faktor yang perlu diperhatikan untuk menanam jambu air citra adalah syarat jambu air citra dapat tumbuh. Beberapa faktor seperti tanah, drainase, suhu, ketinggian, waktu penanaman bisa menadi syarat jambu air citra dapat tumbuh.

Pemilihan Bibit Jambu Air Citra

Bibit dapat menentukan hasil, jadi anda harus memilih bibit unggul Jambu Air Citra untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Namun, Anda tidak perlu repor-repot mencari kesana kemari, karena kamu sudah menyediakan bibit unggul tanaman Jambu Air Citra yang bergaransi dengan harga 50 ribu rupiah saja. Tersedia juga bibit tanaman jambu lain, seperti Jambu air Madu, jambu monyet, jambu biji, jambu sukun dan lain sebagainya.

Tanah

Kondisi tanah andosol dan grumosol sangat cocok untuk pertumbuhan dan perkembangan jambu air citra. Jambu air citra yang tidak ditanam pada tanah yang andosol dan grumosol sebenarnya bisa diperbaiki strukturnya dengan penambahan pupuk organik agar unsur kimia dan fisik tanahnya dapat berubah.

Iklim dan Curah Hujan

Jambu air citra dapat tumbuh dengan kondisi lingkungan tropis. Adapun curah hujan sedang menjadi penanda tanaman ini dapat tumbuh dengan baik. Biasanya jambu air citra yang ditanam di daerah yang memiliki curah hujan sedang akan menghasilkan buah yang manis dan tidak mengandung banyak air. Sedangkan jambu air yang ditanam di wilayah yang curah hujannya tinggi rasa manisnya akan hilang dan lebih banyak mengandung air.

Ketinggian Tempat

Ketinggian tempat pada penanaman jambu air citra sangat penting karena mempengaruhi kondisi penyinaran matahari selama masa pertumbuhan dan perkembangan. Lahan yang dataran rendah sampai dengan 500 mdpl sangat cocok untuk ditanami jambu air.

Media Tanam dan Penanaman Jambu Air Citra

Media tanam yang digunakan harus mengandung unsur hara yang cukup untuk menutrisi tanaman agar jambu air citra cepat berbuah. Media tanam yang baik antara lain:

  1. Kompos
  2. Arang sekam
  3. Tanah yang mengandung pasir dan lempung
  4. Pupuk Kandang

Minimal, Anda harus mencampur 3 tiga media, antara lain kompos, arang sekam dan tanah. Perbandingannya adalah 1:1:1. Anda bisa menggunakan pot berdiameter 30-50 cm.

Prinsip dasar penanamannya sama, sehingga anda harus membaca artikel tersebut diatas, sebagai pengetahuan dasar dan panduan dalam menanam jambu air citra. Apabila instruksi cara penanamannya diikuti dengan benar, saya yakin jambu air citra akan cepat berbuah dan menghasilkan panen yang melimpah.

 

Kategori
Obat Herbal

Tanaman herbal yang dapat kamu jumpai di sekitar rumah

Tanaman herbal bermanfaat

Tanaman herbal yang dapat kamu jumpai di sekitar rumah – Sebuah rumah akan tampak asri ketika ditanami banyak tumbuhan, baik di bagian pekarangan mauapun dalam ruangan. Buah-buahan, tanaman berdaun, hingga bunga bisa dijadikan pilihan. Mungkin tak banyak disadari, dari sekian banyak tumbuhan yang hidup di pekarangan terdapat tanaman herbal yang berguna sebagai obat alami.

Tanaman herbal adalah tumbuhan bereupa daun, bunga, atau lainnya yang mengandung zat aktif untuk menyembuhkan atau meredakan penyakit.

Tanaman ini kerap disebut sebagai tanaman obat keluarga (Toga) sangat beragam jenisnya.

Manfaat dari tanaman ini pun sangat beragam, mulai dari menyembuhkan flu hingga penyakit serius lainnya

Setelah dipetik atau dipanen, tumbuhan-tumbuhan obat herbal tersebut kemudian diolah sedemikian rupa untuk digunakan.

4 Tanaman Obat dan Manfaatnya dari Tumbuhan Berbuah

Jahe

Jahe adalah salah satu tanaman obat-obatan populer lantaran telah dikenal lama akan manfaatnya bagi kesehatan.

Jahe mampu mengatasi gangguan pencernaan, seperti sakit perut dan mual-muntah, pusing akibat vertigo, sakit kepala, meringankan nyeri haid, hingga meredakan nyeri sendi, seperti rematik dan osteoarthritis.

Jahe umumnya aman digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Namun, sebaiknya Anda tidak mengonsumsinya lebih dari 5 gram atau setara dengan 1 sendok teh setiap harinya.

Mengonsumsi jahe secara berlebihan berisiko meningkatkan berbagai efek samping, seperti perut kembung, sakit perut, heartburn, hingga iritasi pada mulut.

Kunyit

Selain sebagai tanaman obat-obatan populer, kunyit umumnya digunakan sebagai bumbu dapur, jamu, hingga kecantikan. Manfaat kunyit bagi kesehatan tak terlepas dari zat kurkumin yang terkandung di dalamnya.

Manfaat kunyit bagi kesehatan mulai dari sebagai antiradang dan antioksidan, menjaga kesehatan sistem pencernaan, menurunkan kolesterol, mengurangi kadar gula, mengurangi risiko penyakit jantung, hingga membantu mencegah kanker.

Kunyit juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa efek samping konsumsi kunyit berlebihan dapat memicu kenaikan asam berlebih. Selain itu, asupan kunyit yang terlalu banyak dapat menyebabkan masalah perdarahan.

Oleh karenanya, orang yang punya masalah lambung, seperti maag dan GERD (gastroesophageal reflux disease), serta yang sedang rutin menggunakan obat pengencer darah sebaiknya tidak disarankan terlalu banyak mengonsumsi kunyit.

Jeruk Nipis

Tak sedikit orang yang menanam jeruk nipis di halaman rumahnya.

Bila sudah berbuah dan dipanen, jeruk yang kaya dengan vitamin C ini bisa dimanfaatkan sebagai campuran sambal hingga minuman teh.

Usut punya usut, orang yang mengonsumsi tanaman herbal rumahan ini dapat terhindar dari beberapa penyakit seperti:

  • Batu ginjal
  • Vertigo
  • Radang tenggorokan dan batuk
  • Tekanan darah tinggi
  • Amandel
  • Ambeien
  • Difteri
  • Panu.

Biasanya juga, orang menjadikan perasan jeruk nipis sebagai minuman untuk mengencerkan dahak.

Tidak perlu lagi deh minum obat-obatan dari apotek jika bisa meracik obat sederhana dan alami dari tanaman herbal ini.

Jambu Biji

Jambu biji termasuk sebagai tanaman buah yang mudah berkembang di tiap rumah Indonesia.

Selain punya rasa yang enak dan aroma yang manis, ternyata jambu biji pun termasuk sebagai tanaman herbal untuk obat alami penyakit berikut ini:

  • Kerusakan organ akibat radikal bebas
  • Melindungi organ jantung dan mencegah penyakit jantung
  • Menekan tensi
  • Membantu menurunkan kolesterol
  • Menaikkan kolesterol HDL yang baik.

Pasalnya, jambu biji memiliki beberapa kandung baik seperti:

  • Antioksidan
  • Vitamin
  • Serat
  • Kalium

Kencur

Obat herbal populer lainnya adalah rempah alami yang memiliki nama latin Kaempferia galanga atau kencur. Kencur masih satu keluarga dengan jahe sehingga banyak orang seringkali keliru dalam membedakannya.

Sebagai obat herbal populer, kencur juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Di antaranya sebagai penambah nafsu makan dan penambah stamina tubuh, memperlancar haid bagi wanita, serta mengatasi gangguan kesehatan, seperti flu, masuk angin, diare, batuk, sakit kepala, dan radang lambung.

Kategori
Berkebun Pertanian

Cara Menanam Pohon Pisang

Cara Menanam Pohon Pisang

Cara Menanam Pohon Pisang – Buah pisang tentu sudah tidak asing lagi dengan jenis buah yang satu ini. Dimana pisang merupakan salah satu jenis buah yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya dikonsumsi pada kalangan lansia saja bahkan dikonsumsi unutk balita sebagai makanan tambahan.

Buah pisang adalah salah satu buah yang memiliki banyak akan manfaat. Kandungan nutrisi yang terdapat pada buah ini sangat banyak dibutuhkan oleh tubuh. Tanaman pisang ini sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat kita terlebih karena tanaman ini sudah sangat sering ditanam pada rumah.

Terlebih, peluang bisnis yang bisa didapatkan dari pisang ini juga masih sangat luas karena banyaknya manfaat yang bisa diapatkan. Secara umum, saat ini pisang tidak banyak yang melakukan budidaya secara intensif. Hanya sebagian kalangan saja yang melakukan budidaya secara masif. Oleh karena itu, budidaya buah pisang sangat diminati oleh semua kalangan. Berikut adalah teknik yang dibutuhkan untuk cara menanam pohon pisang agar cepat berbuah.

Tanaman pisang sangat mudah dijumpai terutama didaerah wilayah Indonesia yang mana salah satu jenis buah yang menjadi makanan umum masyarakat. Anda juga dapat menemukan buah pisang diberbagai pasar tradisional, lokal bahkan di supermarket terdekat. Karena di Indonesia termasuk cocok dalam pertumbuhan buah pisang yang mana menyukai iklim tropis.

Pembibitan dari Tunas Pisang

Biasanya, pada pemilihan bibit pisang ini digunakan dengan menggunakan tunas. Tinggi tunas yang biasanya digunakan untuk menjadi bibit adalah yang memiliki tinggi sekitar 1 – 1.5 m yang memiliki kelebaran umbi sekitar 15 – 20 cm. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, sebaiknya anakan yang digunakan adalah yang diambil dari tanaman pisang yang termasuk dalam kategori yang sehat serta baik. Selain itu, ketinggian dari bibit tanaman ini juga akan berpengaruh terhadap produksi dari tanaman pisang itu sendiri.

Pada bibit anakan tanaman pisang ini sendiri juga dibagi menjadi dua jenis: anakan tua serta muda. Dalam hal ini, anakan dewasa akan memiliki potensi untuk lebih baik dijadikan bibit karena kesiapannya lebih matang, yaitu telah memiliki calon bunga dan persediaan makanan yang tersedia didalam batang. Selain itu, penggunaan tunas bibit yang masih berbentuk tombak dan daun yang masih seperti pedang juga lebih dibaik daripada daun dari tunas sudah melebar.

Untuk mendapatkan bibit, hal yang dapat kita lakukan adalah dengan cara membeli atau ambil dari kebun sendiri. Pada penanamannya itu sendiri, bibit akan di tanam pada jarak yang tidak terlalu rapat antar pohonnya yaitu dengan jarak 2 x 2 m. Pada pohon induk akan dibiarkan terdapat beberapa tunas sekitar 7 hingga 9 buah tunas. Apabila lebih dari itu, sebaiknya dilakukan pula pemangkasan agar dapat mengurangi jumlah tunas yang ada.

Media Tanam

Untuk perkembangannya, tanaman pisang dapat tumbuh dengan menggunakan tanah yang memiliki banyak humus, memiliki kandungan kapur maupun tanah yang berat. Karena pada dasarnya tanaman ini menyerap banyak nutrisi yang terdapat pada tanah maka sebaiknya pembudidayaan tanaman pisang menggunakan media tanam atau tanah berhumus yang telah dilakukan pemupukan.

Selain itu, air juga harus tersedia untuk menumbuhkan tanaman pisang. Meskipun sangat dibutuhkan, tetapi kita tidak boleh membuat tanaman tersebut tergenang oleh air. Tetapi, penanaman dari tanaman pisang itu sendiri harus diairi secara intensif. Apabila tanaman pisang ditanam pada tanah yang basah, ketinggian air yang dibutuhkan untuk menanam adalah 5 hingga 200 cm.

Pengolahan Media Tanam Pisang

Cara menanam pohon pisang sangat mudah yaitu dengan penglolahan media tanam yang baik. Ketika membuka lahan yang akan digunakan untuk menanam. Sebaiknya lahan yang akan digunakan telah dipertimbangkan sematang mungkin, khususnya dibagian iklim, ekonomi, serta letak pasar tempat dimana pisang kemudian akan diolah kembali. Selain itu perlu diperhatikan pula dari keamanan dari tempat menanam tanamannya.

Lahan yang digunakan juga sebaiknya telah bersih dari hama-hama penggangu yang apabila dikemudian hari dikhawatirkan akan menggangu proses pertumbuhan dari tanaman pisang itu sendiri. Dan perlu dilakukannya penggeburan tanah agar terjadinya proses pertukaran udara serta racun-racun yang terdapat di tanah dan membuat saluran irigasi agar saluran air dapat dikontrol dan tidak membuat tanaman pisang mendapatkan terlalu banyak air dalam proses pertumbuhannya.

Selain itu, tanah sebaiknya dibuat teras apabila posisi tanah berada di kondisi tanah yang miring, sebaiknya dibuat teras agar keadaan tanah dapat digunakan untuk menanam. Tanamlah tanaman seperti lamtoro guna ntuk menjaga tanah agar tidak terjadinya erosi.