Kategori
Berkebun

Alasan Kenapa Hobi Berkebun Bisa Bermanfaat Buat Kehidupanmu

Alasan Kenapa Hobi Berkebun Bisa Bermanfaat Buat Kehidupanmu

Hobi Berkebun Bermanfaat Buat Kehidupanmu – Mungkin dari kamu  lagi asik baring terus megang gadget atau lagi santai dengerin masik. Terus lupa dengan tanaman yang ada diteras rumah yang sedang sekarat atau mungkin dirumahmu tidak ada tanaman (termasuk rumput liar sekalipun) karena tidak sempat untuk menyiram dan mengurus tanaman-tanamanmu. Tahukah kamu banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari berkebun. Yuk simak ulasan Daftar S128 berikut ini

1. Berdampak positif untuk kesehatan. 

Ketika kamu berkebun, kamu akan melakukan berbagai kegiatan seperti memotong, merapikan pot, menanam, dan menyiram tanaman. Kegiatan berkebun akan membakar sekitar 280 hingga 380 kalori perjam. Jumlah kalori yang terbakar ini setara dengan jogging selama 30 menit. Bahkan kegiatan ini mampu membakar kalori lebih banyak daripada bersepeda.

2. Menurunkan tingkat stress. 

Berkebun juga mampu menurunkan tingkat stress seseorang setelah seharian lelah akan aktifitas sekolah atau kantor, luangkanlah sedikit waktu untuk berkebun. Kegiatan berkebun dapat menghilangkan rasa stress, depresi, dan frustasi akibat kerjaan sekolah atau kantor, termasuk juga yang lagi galau putus cinta.

3. Berpikir lebih kreatif. 

Menikmati udara segar, jauh dari gadget dan berfokus pada kebun dapat membuatmu berpikir lebih kreatif. Tidak perlu jauh-jauh untuk mendaki gunung, berkebun juga dapat membantu kamu terhubung dengan alam. Sehingga memungkinkan kreativitas kamu mengalir bebas.

4. Rumah menjadi lebih sejuk. 

Keberadaan berbagai tumbuhan dirumah tentunya akan membuat rumah jadi lebih sejuk dan nyaman untuk ditinggali terutama untuk didaerah perkotaan yang memiliki tingkat polusi yang tinggi hal tersebut karena tumbuh-tumbuhan mengurangi polusi dengan menyerap emisi buang karbon dioksida.

5. Memperpanjang umur. 

Karena kesehatan yang stabil serta pikiran yang tenang, maka hal ini akan mempengaruhi usia kamu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang senang berkebun rata-rata memiliki jangka waktu hidup yang lebih lama dibandingkan dengan mereka yang tidak menyukai berkebun.

Tidak cuma 5 manfaat diatas loh, masih banyak lagi manfaat lain yang bisa kamu dapatkan dari berkebun. Hasil dari berkebun juga dapat kamu masak. hitung-hitung hemat biaya bulanan.heheheh..

Kategori
Berkebun

3 Cara Ini Bantu Siasati Berkebun di Tengah Kota, Bisa kok!

3 Cara Ini Bantu Siasati Berkebun di Tengah Kota, Bisa kok!

3 Cara Ini Bantu Siasati Berkebun di Tengah Kota, Bisa kok! Isu kualitas udara yang buruk apalagi bagi yang tinggal di perkotaan memang sudah menjadi makanan sehari-hari. Pemerintah pun sangat sering meghimbau warga menggunakan transportasi umum sebagai salah satu solusi atas pencemaran udara. Tetapi bukan hanya pemerintah, masyarakat pun dapat berperan aktif dalam mengurangi permasalah udara yang semakin hari semakin kotor.

Dengan memanfaatkan lahan kosong yang tersedia di tempat tinggal bisa menjadi solusi, mulai dari yang tinggal di apartemen bertingkat hingga rumah tapak juga bisa loh. Berikut tiga cara untuk mengurangi polusi udara jika tinggal di perkotaan:

1. Jika memilikii rooftop atau balkon, manfaatkan lahan untuk bercocok tanam

Jika kamu tipikial orang yang senang tinggal di ketinggian atau tinggal di apartemen, memanfaatkan balkon sebagai area bercocok tanam bukan hal yang aneh lagi. Sekarang, kekurangan akan lahan bukan masalah serius lagi, pasalnya banyak media tanaman yang dpat digunakan dalam mengatasi kekurangan lahan tersebut.

2. Tanaman hidroponik juga bisa jadi solusi lho!

Bagi kamu yang tidak mempunyai taman belakang rumah atau balkoni, jangan sedih! Kamu tetap bisa berkontribusi dalam mengurangi polusi udara lho, caranya dengan menggunakan konsep tanaman hidroponik yaitu memanfaatkan pipa paralaon sebagai media tanaman yang tentunya sudah dilapisi bahan yang mirip tanah agar tanaman hidup. Penempatan hidroponik juga cukup mudah, pasalnya hidroponik bisa dipasang di dinding sehingga tidak membutuhkan ruang yang terlalu luas.

3. Rumah tapak juga bisa go-green

Selain dua lokasi sebelumnya, persebaran rumah dengan konsep cluster juga banyak di perkotaan apalagi di daerah pinggiran kota. Biasanya rumah-rumah dengan konsep cluster memiliki kebun belakang atau backyard, nah tempat tersebut sangat cocok untuk bercocok tanam karena biasanya backyard sudah berupa tanah dan siap untuk ditanami.

 bagaimana apakah kamu tertatik buat berkebun? kegiatan 1 ini tidak akan menyita waktumu kok. justru membuat kamu akan merasa happy.. semoga sukses ya guys! terima kasih..

Kategori
Berkebun

5 Sayuran Dipanen dalam Waktu Singkat

5 Sayuran Dipanen dalam Waktu Singkat

5 Sayuran Dipanen dalam Waktu Singkat – Untuk menanam sayuran dalam waktu singkat, anda perlu waktu sekitar 30 hari sejak menanam hingga panen. Kalau dihitung-hitung, dari awal anda di rumah aja sampai sekarang harusnya sudah panen dong.

Daripada bosan di rumah aja, mending cobain menanam sendiri sayuran di bawah ini. Sebagai tambahan, anda gak perlu punya lahan yang luas buat menanamnya. Bahkan, di kosan atau apartemen pun bisa.

1. Kangkung

Sayuran yang satu ini juga bisa dipanen dalam waktu 30 hari, lho. Kebayang gak sih segarnya kangkung yang dipetik langsung dari hasil tanam sendiri? Daftar Joker123

Tanam biji kangkung ke dalam tanah, siram dan tunggu hingga 30 hari ke depan. Ingat, jika sudah tumbuh daun, siram secara rutin ya. Karena tanaman kangkung suka banget dengan air.

2. Bayam

Menanam bayam mulai dari biji ternyata gak butuh waktu yang lama banget. Sekitar 4-5 minggu anda bisa memanennya.

Tanam biji bayam di dalam tanah, pot, atau polybag, siram secara rutin dan tunggu hingga tumbuh besar. Dengan sedikit kesabaran, anda akan bisa memanen daun bayam segar langsung dari kebunmu.

3. Daun bawang

Anda bisa menanamnya di dalam tanah ataupun di air. Bisa menanam dari sisa memasakmu terdahulu, lho. Daun bawang akan tumbuh subur jika kebutuhan airnya terpenuhi.

Hindarkan daun bawang dari sengatan matahari langsung agar tumbuh sehat dan subur serta gak ‘gosong’. Tiga sampai empat minggu kemudian, anda sudah bisa memanen daun bawang untuk memasak.

4. Selada

Membayangkan enaknya daun selada segar yang crunchy dipanen dari kebun sendiri. Anda bisa menanam selada dari sisa batangnya.

Tumbuhkan di dalam air terlebih dahulu atau langsung menanamnya langsung di dalam tanah.

Tanaman selada juga fleksibel kok, dia bisa ditanam secara konvensional atau hidroponik. Tinggal pilih yang paling mudah menurutmu. Sekitar 30 hari, selada bisa dipetik daunnya.

5. Wortel

Menanam wortel perlu waktu. Jika anda punya waktu 30 hari saja untuk memanen tanaman, baby carrot bisa anda dapatkan.

Wortel yang masih imut dan muda enak kan dibuat sebagai side dish dari makan steak bikinan sendiri. Gak perlu repot untuk memotongnya dan rasanya lebih manis.

Tanam biji wortel di dalam tanah, dan siram secara rutin. Kalau anda ragu untuk langsung menanamnya di dalam tanah, anda bisa merendam terlebih dahulu bijinya. Lalu baru tanam ke dalam tanah. Bisa juga ke dalam gelas plastik bekas air mineral.

***

Wah, lumayan juga ya daripada gak ada kegiatan selama di rumah aja. Yang penting bukan jumlah sayuran yang bisa dipanen, namun anda juga bisa berlatih lebih sabar dan telaten dalam merawat tanaman.

Kategori
Berkebun

Memanfaatkan Halaman Rumah untuk Berkebun

Memanfaatkan Halaman Rumah untuk Berkebun

Memanfaatkan Halaman Rumah untuk Berkebun – Meskipun tersedia lahan hijau, hal ini jarang dimaksimalkan oleh pemilik rumah dengan berbagai alasan, dari tidak ada waktu, takut serangga, tidak punya bakat untuk berkebun, atau tidak suka tangannya kotor. Padahal, dengan merawat taman sekecil apa pun di rumah, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup.

Banyak yang tidak menyadari bahwa berkebun merupakan aktivitas fisik yang memiliki intensitas setara dengan lari di atas treadmil berkecepatan 5 km/jam. Selain mempercantik halaman rumah, dengan menyisihkan beberapa menit sehari untuk merawat tanaman Anda juga telah meningkatkan kesehatan jantung.

Apa kamu sudah pernah berkebun? Kini, berkebun sudah menjadi gaya hidup baru bagi sebagian orang yang tinggal di kota-kota besar. Kegiatan satu ini memang bisa kamu lakukan dengan mudah di mana saja, bahkan di halaman rumah sekalipun.

Menyehatkan tubuh

Saat berkebun, kamu akan melakukan berbagai kegiatan yang menguras tenaga, seperti menggemburkan tanah, mencabuti rumput, memangkas tanaman, memotong rumput, membersihkan pot, menyiram bunga, hingga memberikan pupuk.

Melakukan kegiatan fisik semacam itu tentu akan berimbas baik untuk kesehatanmu. Kalau berkebun di pagi hari, kamu juga bisa mendapatkan vitamin D dari sinar matahari pagi.

Mengurangi stres

Gak hanya baik untuk kesehatan, berkebun juga bisa membantu menyegarkan pikiran dan meningkatkan kondisi psikologis. Merawat dan melihat tanamanmu tumbuh setiap hari tentu sangat menyenangkan, bukan?

Membuat udara di sekitar rumah menjadi lebih segar

Kita tentu sudah tahu bahwa tanaman memiliki kemampuan untuk menyerap gas karbondioksida dan mengubahnya menjadi gas oksigen. Semakin banyak tumbuhan yang kamu tanam, maka semakin banyak gas oksigen yang akan dihasilkan. Dengan begitu, keberadaan tanaman bisa membuat udara di sekeliling rumahmu menjadi lebih segar.

Sesempit apapun halaman rumahmu, kamu tetap bisa berkebun

Kamu gak perlu lahan yang luas untuk bisa berkebun. Dengan halaman rumah yang sempit sekalipun, terutama di kota-kota besar, kamu tetap bisa bercocok tanam dengan menggunakan berbagai inovasi yang ada. Beberapa dari inovasi tersebut misalnya vertikultur, hidroponik, aeroponik, dan tabulampot.

Mempercantik tampilan halaman rumah

Keberadaan tanaman di halaman rumah tentu bisa membuat rumahmu menjadi estetis dan hijau, apalagi kalau kamu menanam jenis tanaman bunga yang cantik. Selain itu, saat ini tersedia banyak inspirasi desain taman di internet yang bisa kamu coba. Bikin betah, kan?

Bisa dikonsumsi atau menjadi peluang bisnis

Kalau menanam tanaman buah atau sayur, kamu tentu bisa memanen dan mengonsumsinya. Produk buah atau sayur yang kamu dapatkan pun lebih segar dan juga menyehatkan karena sifatnya organik. Selain dikonsumsi sendiri, kamu juga tentunya bisa meraup rupiah dengan menjual buah atau sayur hasil panenmu.

Kategori
Berkebun

Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

hot thread fbz5906mjrdw - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho! Untuk menanam sayuran dalam waktu singkat, kamu perlu waktu sekitar 30 hari sejak menanam hingga panen. Kalau dihitung-hitung, dari awal kamu di rumah aja sampai sekarang harusnya sudah panen dong, ya?

Daripada bosan di rumah aja, mending cobain menanam sendiri lima sayuran di bawah ini. Sebagai tambahan, kamu gak perlu punya lahan yang luas buat menanamnya. Bahkan, di kosan atau apartemen pun bisa.

1. Wortel 

klasifikasi wortel 1 - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Menanam wortel perlu waktu. Jika kamu punya waktu 30 hari saja untuk memanen tanaman, baby carrot bisa kamu dapatkan. Wortel yang masih imut dan muda enak kan dibuat sebagai side dish dari makan steak bikinan sendiri. Gak perlu repot untuk memotongnya dan rasanya lebih manis.

Tanam biji wortel di dalam tanah, dan siram secara rutin. Kalau kamu ragu untuk langsung menanamnya di dalam tanah, kamu bisa merendam terlebih dahulu bijinya. Lalu baru tanam ke dalam tanah. Bisa juga ke dalam gelas plastik bekas air mineral.

2.Kangkung 

Kangkung Darat atau Kangkung Cabut 678x381 - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Sayuran yang satu ini juga bisa dipanen dalam waktu 30 hari, lho. Kebayang gak sih segarnya kangkung yang dipetik langsung dari hasil tanam sendiri? Tanam biji kangkung ke dalam tanah, siram dan tunggu hingga 30 hari ke depan. Ingat, jika sudah tumbuh daun, siram secara rutin ya. Karena tanaman kangkung suka banget dengan air.

3. Daun bawang 

1 bf731aa2735fcb4dc2454bd35dc89494 - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Kamu bisa menanamnya di dalam tanah ataupun di air. Bisa menanam dari sisa memasakmu terdahulu, lho. Daun bawang akan tumbuh subur jika kebutuhan airnya terpenuhi. Hindarkan daun bawang dari sengatan matahari langsung agar tumbuh sehat dan subur serta gak ‘gosong’. Tiga sampai empat minggu kemudian, kamu sudah bisa memanen daun bawang untuk memasak.

4. Bayam 

1 db48744048e75cab5d33c525683b8f2e - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Menanam bayam mulai dari biji ternyata gak butuh waktu yang lama banget. Sekitar 4-5 minggu kamu bisa memanennya. Tanam biji bayam di dalam tanah, pot, atau polybag, siram secara rutin dan tunggu hingga tumbuh besar. Dengan sedikit kesabaran, kamu akan bisa memanen daun bayam segar langsung dari kebunmu.

5. Selada 

Cara Budidaya Selada Keriting Organik - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Membayangkan enaknya daun selada segar yang crunchy dipanen dari kebun sendiri. Kamu bisa menanam selada dari sisa batangnya. Tumbuhkan di dalam air terlebih dahulu atau langsung menanamnya langsung di dalam tanah. Tanaman selada juga fleksibel kok, dia bisa ditanam secara konvensional atau hidroponik. Tinggal pilih yang paling mudah menurutmu. Sekitar 30 hari, selada bisa dipetik daunnya.

Wah, lumayan juga ya daripada gak ada kegiatan selama di rumah aja. Yang penting bukan jumlah sayuran yang bisa dipanen, namun kamu juga bisa berlatih lebih sabar dan telaten dalam merawat tanaman. Mau coba menanam sayuran sendiri?

Kategori
Berkebun

Manfaat Berkebun di Tengah Pandemi Corona

Manfaat Berkebun di Tengah Pandemi Corona

Manfaat Berkebun di Tengah Pandemi Corona – Akhir pekan tiba, waktunya berkebun! Berkebun bukan hanya tentang membuat rumah anda terlihat bagus dan asri. Penelitian menunjukan berbagai manfaat berkebun. Mulai dari membantu penurunan berat badan dan tekanan darah hingga dapat meningkatkan suasana hati juga kesehatan mental.

Berkebun pun kini tengah jadi tren seiring pandemi Corona mengharuskan sebagian besar orang di rumah saja. Berkebun di rumah menjadi salah satu hobi yang banyak dicoba untuk mengisi kegiatan.

Supermodel Bella Hadid menghabiskan waktu di rumah perkebunannya selama pandemi virus corona. Di rumah itu dia juga berkebun. Dia sempat mengunggah aktivitasnya di Instagram saat sedang menanam bibit lavender bersama sang ibu, Yolanda Hadid.

Seperti Bella, berkebun dapat memberikan kegembiraan. Aktivitas ini dilakukan banyak orang selama masa pandemi corona yang mengharuskan semua orang di rumah saja.

Selain menyenangkan, ternyata berkebun juga memberikan manfaat kesehatan, terutama di tengah pandemi. Carla Manly, psikolog klinis dan penulis, mengatakan itu bahkan bisa menjadi bentuk meditasi.

“Kita sering berpikir bahwa untuk bermeditasi kita harus diam dan benar-benar tenang, belajar melepaskan pikiran kita dari jenis meditasi dasar itu. Kita mengalami perkembangan hal-hal lain seperti meditasi terbimbing, dan apa yang saya sebut meditasi bergerak,” kata Carla.

Ia menjelaskan tujuan meditasi adalah untuk melepaskan kekhawatiran di masa lalu dan kecemasan tentang masa depan. “Ketika kita terlibat dalam sesuatu seperti berkebun, kita sangat mampu, dalam arti meditatif, melepaskan pikiran kita dan fokus pada saat ini pada apa yang kita lakukan,” kata dia.

Carla yang juga rajin berkebun mengatakan aktivitas ini bisa sangat bermanfaat karena memungkinkan kita melihat bagaimana kita sebagai individu dapat membuat perbedaan, terutama di saat-saat seperti ini di mana kehidupan bisa terasa sangat stagnan.

“Akhir pekan lalu saya menanam biji bunga matahari,” katanya. “Saya menunggu mereka untuk memunculkan kepala kecil mereka, dan kemudian saya akan dapat melihat [bahwa] saya mempengaruhi perubahan. Saya telah melakukan sesuatu yang positif.”

Ketika Anda melakukan sesuatu yang terasa bermanfaat, Carla menjelaskan bahwa kadar dopamin dan serotonin kita meningkat. Ini membuat Anda dalam suasana hati yang lebih baik.

Berkebun tak harus dilakukan di tanah luas seperti di rumah perkebunan Bella Hadid. Anda juga bisa melakukannya di pekarangan kecil atau di pot-pot bunga, baik di dalam atau luar ruangan. Manfaatnya sama.

“Bagi sebagian orang, memiliki taman yang penuh sebenarnya bisa menyebabkan stres,” katanya. “Mungkin terasa seperti satu tuntutan terlalu banyak ketika mereka sudah memiliki jadwal yang sibuk atau anak-anak yang harus diurus. Jadi fakta bahwa mereka dapat menjaga tiga tanaman ramuan tetap hidup di ambang jendela mereka mungkin terasa seperti pencapaian besar. ”

Berkebun sebagai meditasi sangat berguna jika Anda tidak menyukai meditasi duduk tradisional. Alih-alih memaksakan diri untuk duduk dan bernapas selama 15 menit, yang dikatakan Carla dapat menimbulkan lebih banyak stres jika Anda merasa gagal, Anda harus menemukan apa yang cocok untuk Anda.

“Anda tidak perlu melakukan meditasi duduk,” katanya. “Jika Anda bisa mendapatkan manfaat menghilangkan stres yang sama dengan berjalan, merajut, berkebun, mengapa tidak? Anda tidak perlu melakukan apa yang dilakukan orang lain. “

Kategori
Berkebun

Panduan Cara Budidaya Tanaman Nanas Agar Cepat Berbuah

Panduan Cara Budidaya Tanaman Nanas Agar Cepat Berbuah

91 20171018084954 10395234 - Panduan Cara Budidaya Tanaman Nanas Agar Cepat BerbuahPanduan Cara Budidaya Tanaman Nanas Agar Cepat Berbuah – Pada Kesempatan kali ini akan membagikan tips menanam nanas. Tanaman yang dapat tubuh diseluruh daerah tropis ini memiliki rasa manis dan asam tentunya sangat menyegarkan. Selain itu nanas juga memiliki daging buah tebal dan berwarna kekuningan serta nama latin dari tanaman ini adalah Ananas comosus 

Namun anda tidak perlu khawatir karena kami akan membagikan tahap-tahap budidaya nanas dengan benar agar hasil buah berlimpah Kami rangkumkan beberapa tips Daftar Kiss918 berikut ini :

Pemilihan Bibit Nanas Berkualitas Unggulan 

Ciri ciri bibit nanas berkualitas unggulan yaitu daun tebal dan berisi, bebas dari serangan hama dan penyakit, masa pertumbuhan seragam.

Pada pemilihan bibit nanas anda bisa menggunakan dua cara yaitu generatif dan vegetatif, dalam dua cara ini tentu terdapat salah satu cara yang lebih efesien yaitu teknik vegetatif karena anda tidak memerlukan waktu lama dalam proses budidaya dibandingkan dengan teknik generatif yang mengambil bibit langsung ditunas nanas.

Pengolahan Lahan Tanam

Setelah bibit nanas siap, tahap selanjutnya dalam cara menanam nanas adalah pengolahan lahan. Meskipun budidaya nanas dapat dilakukan dalam polybag ataupun pot, namun disini kami akan menjelaskan cara pengolahan lahan tanam nanas menggunakan bedengan atau lahan kosong disekitar area rumah anda.

Sebelum memulai pengolahan lahan pastikan lokasi yang anda pilih sudah memenuhi syarat tumbuh tanaman nanas diatas, agar hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan.

Dibawah ini adalah langkah-langkah pengolahan lahan tanam nanas:

  • Siapkan alat berupa cangkul dan sabit serta pupuk kandang kering
  • Lalu bersihkan lahan dari rumput maupun tumbuhan yang dapat menghambat pertumbuhan nanas
  • Setelah lahan sudah bersihkan gembur tanah menggunakan cangkul dengan kedalam 30 cm, pada proses ini anda bisa menambahkan pupuk kandang kering dengan perbandingan 3:1 agar kedua media tanam tersebut tercampur rata
  • Langkah selanjutnya buatlah bedengan dengan lebar 80 sampai 120 cm dan ketinggian mencapai 40 cm. Namun untuk panjangnya bisa mengikuti kondisi lahan anda atau berdasar jumlah tanaman nanas yang akan ditanam
  • Begitu bedengan siap, lakukan pengecekan ph atau kadar keasaman tanah. Pastikan pH tanah mencapai 4,5 hingga 6,5 namun jika kadar keasaman tanah terlalu tinggi lakukan proses pengapuran terlebih dulu yang bertujuan agar tanah menjadi stabil.
  • Diamkan hingga satu minggu sampai bedengan benar-benar siap ditanam.

Proses Penanaman Nanas

Pada langkah selanjutnya anda akan melakukan proses penanaman nanas, perlu diingat penanaman nanas sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menghindari tanaman mudah layu atau mati.

Berikut cara menanam nanas yang baik dan benar, yaitu :

  • Sebelum melakukan penanaman nanas, buatlah lubang diarea bedengan dengan ukuran 30X30X30 cm serta jarak antar tanaman mencapai 40 X 60 cm.
  • Lalu buat juga drainase disekitar area bedengan agar pengaliran air lancar dan bedengan tidak tergenang air saat masuk musim penghujan
  • Tanam bibit nanas dengan kedalam mencapai 3 sampai 5 cm pada bagian pangkal
  • Setiap lubang ditanam satu bibit nanas, tujuanya agar setiap tanaman mendapat asupan nutrisi dan ruang pertumbuhan yang cukup
  • Setelah itu padatkan kembali tanah disekitar area penanaman agar tanaman dapat tumbuh dengan kokoh.
  • Langkah terakhir adalah penyiraman, lakukan penyiraman begitu bibit nanas selesai ditanam agar kebutuhan akan air terpenuhi dan penyerapan unsur hara dapat dilakukan dengan mudah.

Proses Pemeliharaan Tanaman Nanas

Dalam cara menanam nanas, langkah terpenting berikutnya adalah pemeliharaan. Pada proses ini anda akan melakukan pemeliharaan agar tanaman benar benar memperoleh asupan nutrisi dan terhindar dari serangan hama serta penyakit.

Dibawah ini beberapa cara pemeliharaan tanaman nanas yang bisa anda lakukan

  • Penyiraman

Pada umumnya tanaman nanas termaksud tumbuhan yang dapat bertahan dalam kondisi yang panas maupun lokasi yang jarang mendapat asupan air.

Namun jika anda menginginkan hasil buah nanas yang berkualitas unggulan ada baiknya untuk melakukan proses penyiraman agar penyerapan unsur hara dapat dilakukan secara maksimal. Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari tujuannya agar nanas lebih terangsang untuk berbuah, penyiraman dilakukan seminggu sekali saja.

  • Penyulaman

Pada proses pemeliharaan tanaman nanas berikutnya adalah penyulaman, kegiatan dilakukan untuk mengganti calon tanaman nanas yang mati namun hanya bisa dilakukan pada bibit nanas berumur 1 minggu kebawah. Jika penyulaman dilakukan pada bibit nanas yang berumur lebih dari seminggu akan beresiko mengalami pertumbuhan yang tidak seragam.

  • Penyiangan

Lahan tanaman nanas akan mudah terserang gulma atau tumbuh pengganggu lainnya, sebab lahan akan menerima unsur hara yang tinggi sehingga merangsang gulma cepat tumbuh. Oleh karena itu anda harus sering melakukan penyiangan agar lahan dan tanaman nanas terhindari dari gulma seperti rumput.

  • Penggemburan

Proses pemilharan tanaman nanas yang satu ini cukup mudah, anda hanya perlu melakukan pengemburan tanah disekitar area lahan atau bedengan lalu timbun disekitar tanaman nanas agar tanaman lebih kokoh.

  • Pemupukan

Dalam proses pemupukan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tanaman nanas akan unsur hara sehingga proses pertumbuhan dan pembuahan dapat dilakukan secara maksimal. Pada proses pemupukan anda dapat melakukan 2 tahap yakni saat tanaman nanas berumur 2 sampai 3 bulan sejak awal penanam dan dilanjutkan pada tanaman yang berumur 3 sampai 4 bulan, lakukan pemupukan hingga tanaman nanas berbunga dan berbuah.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pada kasus tanaman nanas diserang oleh hama dan penyakit dapat mengakibatkan tumbuhan nanas megalami masalah pertumbuhan bahkan mati. Selain itu banyak sekali petani pemula yang kurangnya pengetahuan mengenai pengendalian hama dan penyakit, oleh karena itu mereka sering mengalami gagal panen.

Kami disini sangat menyarankan untuk melakukan penyemprotan agar hama dan penyakit dapat terkendali, anda bisa menggunakan insektisida untuk penyemprotan dan perendaman pangkal bibit menggunakan fungsida yang bertujuan agar akar nanas tidak mudah busuk.

Proses Panen Nanas

Cara menanam nanas yang terakhir adalah panen, proses yang sangat ditunggu-tunggu oleh petani namun tahukah anda ternyata bibit dari teknik vegetatif  lebih cepat dipanen dibandingan bibit dari teknik generatif.

Dalam proses panen anda bisa melakukannya dengan cara memotong tangkai buah menggunakan pisau yang steril dan tajam, lakukan panen dengan teliti dan hati-hati agar kualitas buah nanas terjaga atau tidak rusak. Panen dapat dilakukan sebanyak 3 periode yakni 25 % panen pertama, 50% panen kedua dan 25% panen ketiga.

Sekian informasi di atas dan semoga bermanfaat..

Kategori
Berkebun

6 Cara Menanam Pohon Pisang Agar Cepat Berbuah

6 Cara Menanam Pohon Pisang Agar Cepat Berbuah 

6 Cara Menanam Pohon Pisang Agar Cepat BerbuahBuah pisang adalah salah satu buah yang memiliki banyak manfaat. Kandungan nutrisi yang dibutuhkan pada buah ini sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tanaman pisang ini sudah sangat terkenal di masyarakat kita dulu karena tanaman ini sudah sangat sering ditanam di rumah. 

Secara umum, saat ini pisang tidak banyak yang melakukan budidaya Daftar Sbobet88 secara intensif. Hanya sebagian besar saja Yang melakukan budidaya masif. Oleh karena itu, budidaya buah pisang sangat diminati oleh semua kalangan. Berikut adalah teknik yang diperlukan untuk cara menanam pohon pisang agar vepat berbuah. 

1. Pembibitan dari Tunas Pisang 

Biasanya, pada pemilihan bibit pisang ini digunakan dengan menggunakan tuna. Tunas tinggi yang biasanya digunakan untuk menjadi bibit memiliki tinggi sekitar 1 – 1,5 m yang memiliki kelebaran umbi sekitar 15 – 20 cm. Selain itu, tinggi dari bibit tanaman ini juga akan menentang terhadap produksi dari tanaman pisang itu sendiri. 

Untuk mendapatkan bibit, hal yang bisa kita lakukan adalah dengan cara membeli atau mengambil dari kebun sendiri. Pada penanamannya itu sendiri, bibit akan di tanam pada jarak yang tidak terlalu rapat antar pohonnya yaitu dengan jarak 2 x 2 m. 

Selain itu, guna untuk menghindari terkenanya penyakit pada tanaman pisang. Perlu dilakukan sebelum penanaman dilakukan.

  • Setelah memotong tunas tanaman pisang, biarkan kita membersihkan tanah yang disediakan pada tunas tanaman pisang.
  • Lakukanlah penyimpanan bibit pada tempat yang teduh selama 1 hingga 2 hari agar potongan yang tersedia pada umbi pisang mengering. Kemudian, buanglah daun lebar yang ada di batang tanaman.
  • Lakukan perendaman terhadap bibit umbi, tetapi hanya sebatas leher dari batang saja dengan menggunakan insektisida 0,5 – 1% kurang lebih 10 menit. Kemudian bibit dikeringkan kembali
  • Jika tidak memiliki insektisida, coba kita merendam umbi tanaman pisang dengan menggunakan air bersih yang digunakan selama kurang dari 48 jam. 

2. Media Tanam

Untuk pengembangannya, tanaman pisang dapat tumbuh dengan menggunakan tanah yang memiliki banyak humus, memiliki kapur dan tanah yang berat.

Selain itu, udara juga harus tersedia untuk menumbuhkan tanaman pisang. Meskipun sangat dibutuhkan, tetapi kita tidak bisa membuat tanaman tersebut tergenang oleh udara.

Jika media tanam yang digunakan terdiri dari tanah yang sebelumnya telah mengalami erosi, maka hasil panen yang dihasilkan dari tanaman pisang tidak akan maksimal. Selain itu, tanah yang diperlukan untuk menanam pisang adalah tanah yang mudah untuk menyerap udara.

3. Pengolahan Media Tanam Pisang 

Cara menanam pohon pisang sangat mudah yaitu dengan media tanam yang baik. Akan dibuka untuk digunakan. Sebaiknya lahan yang akan digunakan semula mungkin, khusus dibagian iklim, ekonomi, serta letak pasar tempat pisang kemudian akan diolah kembali. Selain itu perlu diperhatikan pula dari keamanan dari tempat menanam tanamannya.

Lahan yang digunakan juga diharapkan harus bersih dari hama-hama penggangu yang disetujui dikemudian hari dikhawatirkan akan menggangu proses pertumbuhan dari tanaman pisang itu sendiri.

Selain itu, tanah dikembalikan dibuat teras disetujui posisi tanah di tanah yang miring, disetujui dibuat agar tanah dapat digunakan untuk menanam. Tanamlah tanaman seperti lamtoro guna ntuk tanah agar tidak dipindahkan erosi.

4. Teknik Menanam Pisang

Pada 3 bulan pertama, buatlah jarak antar tanaman yang terbilang cukup lebar. Gunakan pola tanaman tumpeng sari antar tanman. Kemudian buatlah lubang tanam dengan ukuran lubang 50 x 50 x 50 cm di tanah yang tergolong berat, 30 x 30 x 30 cm untuk tanah gembur dan kerapatan antar tanaan 3 x 3 untuk tanah yang diperbaiki sedang dan 3,3 x 3,3 untuk tanah yang berat. Cara menanam Pohon pisang dilakukan pada musim penghujan, sebelumnya diberikan pupuk organik sebanyak 15 – 20 kg. Dengan memberikan pupuk organik, maka buah yang dihasilkanpun akan menjadi lebih baik.

5. Teknik Pemeliharaan Tanaman pisang 

Untuk mendapatkan hasil yang tanaman pisang yang baik. Maka dilakukan dilakukan pemotongan terhadap tanaman pisang hingga terddiri atas 3 – 4 batang pada satu rumpun. Jika sudah disetujui tahun lalu, maka disetujui rumpun diganti dengan tanaman yang baru.

Proses penyiangan harus dilakukan secara teratur agar dapat membersihkan rumput pembohong atau hama parasit yang dapat ditemukan di sekitar tanaman pisang. Seperti proses penyaingan pada umumnya, dilakukannnya proses penggemburan tanah dan menimbun kembali dappuran oleh tanah agar tunas dan akan semakin banyak. Hati-hati kompilasi sedang melakukan penyiangan karena akar tanaman pisang ini terbilang sangat pendek, yaitu hanya 15 cm di bawah permukaan dari tanah.

Lakukanlah penyiraman agar tanaman pisang yang ditanam dapat tumbuh subur dan menghasilkan jumlah produksi pisang yang banyak. Berikan air pada tanaman dengan cara menyiraminya atau dengan memberikan air pada parit-parit yang ada di sekitar tanaman pisang.

Biasanya, hama yang ada di tanaman pisang ini adalah ulat buah, ulat daun, dan ulat bunga. Cara termudah mengatasinya adalah dengan cara menggunakan insektisida seperti Malathion dan Pestona.

6. Ketinggian Tempat Menanam Pisang 

Sebenarnya, tanaman pisang ini tergolong tanaman yang dapat ditanam di mana saja, yaitu dapat menerima kondisi dataran tinggi serta kekeringan. Kapan di Indonesia, pada umumnya pisang dapat tumbuh dan berkembang di dataran rendah hingga dataran dengan ketinggian yang mencapai 2.000 mdpl. Namun, untuk jenis yang lainnya dapat mencapai ketinggian 1.000 mdpl.

Demikianlah teknik budidaya pisang yang dapat dilakukan oleh Anda di rumah atau di kebun sendiri. Semoga artikel tentang cara menanam pohon pisang ini bisa bermanfaat baik untuk kebun kecil atau mengelola skala besar untuk bisnis Anda. Selamat bercocok tanam!

 

 

Kategori
Berkebun

Inspirasi Berkebun di Lahan Sempit

Inspirasi Berkebun di Lahan Sempit

Inspirasi Berkebun di Lahan Sempit – Masa pandemi COVID-19 memaksa setiap orang untuk tinggal di rumah demi memutus mata rantai penyebaran virus. Kondisi ini tidak serta merta membuat kita menjadi tidak produktif.

Kecenderungan tersebut sering menjadi penghambat untuk mulai berkebun, apalagi bagi masyarakat di perkotaan. Manusia terus melakukan inovasi. Sekarang, orang bisa berkebun meskipun tak memiliki lahan.

Orang bisa memanfaatkan lahan sempit seperti di rumah untuk berkebun. Bukan zamannya lagi khawatir berkebun di rumah dengan lahan sempit. idn poker deposit pulsa indosat

Ganti pot dengan kantong tanaman

Menanam dengan pot cenderung membutuhkan banyak tempat, kamu bisa menggantinya dengan kantong-kantong tanaman. Kantong tersebut kemudian diisi dengan tanah dan ditanami tumbuhan.

 Kebun sayur sekaligus penghias ruangan

Tanaman hias nggak selalu bunga berwarna-warni. Tanaman lain seperti bumbu dapur juga bisa menjadi penghias ruangan.

Kamu bisa letakkan pot-pot kecil berisi tanaman bumbu dapur seperti daun mint atau basil di sudut-sudut ruangan atau dekat jendela dapur.

Hidroponik

Hidroponik adalah metode menanam tanpa menggunakan tanah. Cara menanam hidroponik lebih menekankan pada pemenuhan nutrisi tanaman.

Dengan media tanam pot atau pipa, berkebun bisa lebih praktis. Kelebihan dari hidroponik adalah bisa diletakan di dalam atau luar ruangan.

Gantungin aja

Untuk memanfaatkan dimensi ruangan, kamu bisa menggantungkan tanaman seperti misalnya di dapur. Tentu saja pastikan tali penggantung kuat menahan beban tanaman dan pot.

Kebun bertingkat

Kebun bertingkat bisa menjadi cara berkebun di tempat sempit. Prinsip dari kebun bertingkat mirip dengan terasering di kawasan pegunungan.

Kebun bertingkat bisa menjadi solusi minimnya lahan yang kamu miliki di rumah. Di setiap tingkatan, kamu bisa menanam berdasarkan jenis tumbuhannya.

Bikin kebun vertikal

Berkebun dengan cara vertikal sangat cocok dengan kondisi rumah yang lahannya sangat terbatas. Kamu bisa berkreasi dengan kebun vertikal dengan meletakan tanaman di dinding, pagar, atau papan.

Manfaatkan toples bekas

Biasanya banyak toples bekas yang tidak digunakan di rumah. Kamu bisa memanfaatkannya menjadi media tanam.

Tanaman-tanaman penyedap rasa seperti basil, rosemary, atau oregano cocok ditanam di toples bekas.

Satu pot besar beberapa tanaman

Mungkin kamu malas atau kerepotan merawat tanaman dengan jumlah pot yang banyak. Meletakan beberapa tanaman dalam satu pot besar bisa menjadi solusi terbaik. Siapkan satu pot berukuran besar, lalu tanam dengan beragam jenis.

Bikin green house mini

Menanam tanaman dalam sebuah greenhouse berfungsi untuk memanipulasi kondisi lingkungan agar sesuai dengan karakter tanaman di dalamnya.

Greenhouse dapat dibuat sendiri dengan sederhana di rumah, misal dengan model rak kaca yang tembus cahaya. Beberapa tanaman seperti lidah mertua, suplir, atau daun gajah cocok ditanam dengan metode ini.

Kebun dalam rak

Rak display bertingkat berfungsi meletakkan berbagai pot tumbuhan. Kamu bisa meletakkannya di dalam rumah. Tentu saja perhatikan pencahayaan yang cukup agar tanaman agar bisa berfotosintesis.

Kategori
Obat Herbal

Tanaman herbal yang dapat kamu jumpai di sekitar rumah

Tanaman herbal bermanfaat

Tanaman herbal yang dapat kamu jumpai di sekitar rumah – Sebuah rumah akan tampak asri ketika ditanami banyak tumbuhan, baik di bagian pekarangan mauapun dalam ruangan. Buah-buahan, tanaman berdaun, hingga bunga bisa dijadikan pilihan. Mungkin tak banyak disadari, dari sekian banyak tumbuhan yang hidup di pekarangan terdapat tanaman herbal yang berguna sebagai obat alami.

Tanaman herbal adalah tumbuhan bereupa daun, bunga, atau lainnya yang mengandung zat aktif untuk menyembuhkan atau meredakan penyakit.

Tanaman ini kerap disebut sebagai tanaman obat keluarga (Toga) sangat beragam jenisnya.

Manfaat dari tanaman ini pun sangat beragam, mulai dari menyembuhkan flu hingga penyakit serius lainnya

Setelah dipetik atau dipanen, tumbuhan-tumbuhan obat herbal tersebut kemudian diolah sedemikian rupa untuk digunakan.

4 Tanaman Obat dan Manfaatnya dari Tumbuhan Berbuah

Jahe

Jahe adalah salah satu tanaman obat-obatan populer lantaran telah dikenal lama akan manfaatnya bagi kesehatan.

Jahe mampu mengatasi gangguan pencernaan, seperti sakit perut dan mual-muntah, pusing akibat vertigo, sakit kepala, meringankan nyeri haid, hingga meredakan nyeri sendi, seperti rematik dan osteoarthritis.

Jahe umumnya aman digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Namun, sebaiknya Anda tidak mengonsumsinya lebih dari 5 gram atau setara dengan 1 sendok teh setiap harinya.

Mengonsumsi jahe secara berlebihan berisiko meningkatkan berbagai efek samping, seperti perut kembung, sakit perut, heartburn, hingga iritasi pada mulut.

Kunyit

Selain sebagai tanaman obat-obatan populer, kunyit umumnya digunakan sebagai bumbu dapur, jamu, hingga kecantikan. Manfaat kunyit bagi kesehatan tak terlepas dari zat kurkumin yang terkandung di dalamnya.

Manfaat kunyit bagi kesehatan mulai dari sebagai antiradang dan antioksidan, menjaga kesehatan sistem pencernaan, menurunkan kolesterol, mengurangi kadar gula, mengurangi risiko penyakit jantung, hingga membantu mencegah kanker.

Kunyit juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa efek samping konsumsi kunyit berlebihan dapat memicu kenaikan asam berlebih. Selain itu, asupan kunyit yang terlalu banyak dapat menyebabkan masalah perdarahan.

Oleh karenanya, orang yang punya masalah lambung, seperti maag dan GERD (gastroesophageal reflux disease), serta yang sedang rutin menggunakan obat pengencer darah sebaiknya tidak disarankan terlalu banyak mengonsumsi kunyit.

Jeruk Nipis

Tak sedikit orang yang menanam jeruk nipis di halaman rumahnya.

Bila sudah berbuah dan dipanen, jeruk yang kaya dengan vitamin C ini bisa dimanfaatkan sebagai campuran sambal hingga minuman teh.

Usut punya usut, orang yang mengonsumsi tanaman herbal rumahan ini dapat terhindar dari beberapa penyakit seperti:

  • Batu ginjal
  • Vertigo
  • Radang tenggorokan dan batuk
  • Tekanan darah tinggi
  • Amandel
  • Ambeien
  • Difteri
  • Panu.

Biasanya juga, orang menjadikan perasan jeruk nipis sebagai minuman untuk mengencerkan dahak.

Tidak perlu lagi deh minum obat-obatan dari apotek jika bisa meracik obat sederhana dan alami dari tanaman herbal ini.

Jambu Biji

Jambu biji termasuk sebagai tanaman buah yang mudah berkembang di tiap rumah Indonesia.

Selain punya rasa yang enak dan aroma yang manis, ternyata jambu biji pun termasuk sebagai tanaman herbal untuk obat alami penyakit berikut ini:

  • Kerusakan organ akibat radikal bebas
  • Melindungi organ jantung dan mencegah penyakit jantung
  • Menekan tensi
  • Membantu menurunkan kolesterol
  • Menaikkan kolesterol HDL yang baik.

Pasalnya, jambu biji memiliki beberapa kandung baik seperti:

  • Antioksidan
  • Vitamin
  • Serat
  • Kalium

Kencur

Obat herbal populer lainnya adalah rempah alami yang memiliki nama latin Kaempferia galanga atau kencur. Kencur masih satu keluarga dengan jahe sehingga banyak orang seringkali keliru dalam membedakannya.

Sebagai obat herbal populer, kencur juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Di antaranya sebagai penambah nafsu makan dan penambah stamina tubuh, memperlancar haid bagi wanita, serta mengatasi gangguan kesehatan, seperti flu, masuk angin, diare, batuk, sakit kepala, dan radang lambung.