Kategori
Berkebun

5 Hal Ini Harus Anda Perhatikan Saat Memulai Berkebun!

5 Hal Ini Harus Anda Perhatikan Saat Memulai Berkebun!

5 Hal Ini Harus Anda Perhatikan Saat Memulai Berkebun – Di saat pandemik seperti sekarang ini, aktivitas berkebun nampaknya menjadi salah satu kegiatan favorit banyak orang. Berkebun memiliki banyak manfaat. Kamu tidak perlu khawatir akan kualitas buah atau sayur jika kamu menanamnya sendiri. Bahkan kamu bisa menghemat pengeluaran. Atau bagi kamu yang ingin menanam bunga, kamu akan mendapatkan rumah mu yang lebih berwarna.

Buat kamu yang masih bingung bagaimana untuk memulai berkebun, Agen IDN Poker Indonesia sudah menyediakan lima tips yang bisa kamu baca dalam daftar di bawah ini!

1. Tentukan lokasi kebun 

Memulai berkebun sama seperti membangun rumah, penting untuk menentukan lokasinya. Misalnya saja di depan rumah, samping rumah, belakang rumah atau di lahan khusus. Usahakan untuk memilih lokasi kebun yang dapat kamu lihat secara teratur. Hal ini akan memungkinkan kamu untuk rajin merawatnya.

2. Gunakan pot 

Jika kamu tidak memiliki banyak ruang untuk berkebun, kamu dapat menggunakan wadah sebagai tambahan tempat penanaman. Banyak sayuran, buah, bunga bahkan pohon dapat tumbuh subur saat ditanam dalam pot. Kamu hanya perlu memastikan bahwa pot kamu cukup besar untuk menopang tanaman. Kemudian pastikan kamu memeriksa kekeringan tanah setidaknya setiap dua hari sekali.

3. Pilih tanaman yang mudah ditanam dan dirawat 

Sebagai permulaan, pilih tanaman yang proses tumbuh awalnya mudah. Kamu bisa menanam bayam atau kangkung untuk memulai berkebun. Jika kamu tertarik dengan bunga, maka bunga petunia, vinca dan aster bisa dijadikan sebagai pilihan.

4. Pastikan dekat dengan sumber air 

Salah satu tips berkebun yang baik adalah merencanakan kebun mu berada dekat dengan sumber air. Pastikan kamu dapat mengalirkan selang ke lokasi kebun sehingga tidak perlu membawa air setiap kali menyiram tanaman.

Tips hemat penggunaan air yang bisa kamu lakukan adalah dengan menampung air hujan. Jaga agar wadah penampungan tertutup untuk mencegah nyamuk berkembang biak. Ini adalah salah satu cara yang akan membantumu menghindari tagihan air yang tinggi, terutama di musim kemarau.

5. Gunakan kompos 

Kompos adalah bahan organik yang dapat ditambahkan ke kebun untuk membantu tanaman tumbuh. Tidak perlu mahal, kamu bisa membuatnya dari limbah dapur seperti cangkang telur, ampas kopi dan kulit pisang. Daripada dibuang, mending dimanfaatkan, kan?

Kategori
Berkebun

Berkebun di Rumah Memiliki Banyak Sekali Manfaat, Sudah Tahu?

Berkebun di Rumah Memiliki Banyak Sekali Manfaat, Sudah Tahu?

Berkebun di Rumah Memiliki Banyak Sekali Manfaat – Berkebun di rumah memang tidak selalu membutuhkan lahan terbuka yang luas. Terdapat berbagai jenis sistem berkebun di rumah yang memanfaatkan ruang-ruang sisa di dalam maupun di luar rumah, di antaranya adalah vertikultur dan hidroponik.

Kegiatan berkebun di rumah juga terhitung murah dan praktis karena dapat memanfaatkan alat-alat sederhana yang terdapat di rumah seperti pipa paralon dan botol bekas.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa Live22 Deposit Pulsa Tanpa Potongan berkebun di rumah adalah aktivitas menyenangkan yang dapat memberikan sejumlah keuntungan bagi pelaku dan lingkungan sekitarnya. Penasaran kan apa saja? Yuk simak.

1. Membakar Kalori 

Untuk sebagian orang, meluangkan waktu berolahraga atau berkebun di rumah merupakan hal yang sama sulitnya. Namun, penelitian yang dilakukan oleh pakar urban farming David Domoney menunjukkan bahwa kegiatan berkebun di rumah ternyata dapat memberikan dampak baik bagi kebugaran tubuh.

Menurut Domoney, kegiatan berkebun di rumah seperti memotong rumput, menggali, dan menanam dapat membakar 150-200 kalori jika dilakukan selama kurang lebih 30 menit. Jadi, kalori yang terbakar dari aktivitas berkebun di rumah sama saja dengan berlari sejauh 3 km, tapi lebih tidak terasa melelahkan karena beberapa orang lebih menikmati kegiatan berkebun di rumah dibandingkan berolahraga.

2. Menyehatkan Mental

Pada tahun 2010, Agnes E van den Berg, dkk menggarap sebuah studi yang menunjukkan hubungan aktivitas berkebun di rumah dengan kesehatan mental berjudul Allotment Gardening and Health: A Comparative Survey Among Allotment Gardeners and Their Neighbors Without an Allotment. Hasilnya menunjukkan bahwa berkebun di rumah dapat memunculkan ketenangan di dalam pikiran, perasaan bahagia, bahkan mengusir rasa sepi.

melaksanakan kegiatan berkebun di rumah, berapapun lamanya, dapat memberikan efek positif seperti meningkatkan kepercayaan diri dan memperoleh kepuasan hidup. Terlebih jika kegiatan berkebun di rumah dilakukan di alam terbuka, maka kegiatan ini dapat menghilangkan perasaan tertekan, gangguan kecemasan, dan depresi.

3. Memproduksi Bahan Makanan Sehat 

Hasil dari kegiatan berkebun di rumah dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Selain itu, makanan organik yang dihasilkan dari aktivitas berkebun di rumah juga mengandung nutrisi yang lebih sehat dan aman bagi kesehatan tubuh. Penelitian turut menunjukkan bahwa makanan yang penuh nutrisi, terutama yang higienis karena dihasilkan langsung dari aktivitas berkebun di rumah, akan mendukung perkembangan otak, kelancaran metabolisme, dan menjaga kesehatan organ tubuh.

4. Solusi Krisis Ruang Hijau 

Ruang terbuka hijau sudah semakin jarang ditemui di area permukiman padat, khususnya di perkotaan. Keberadaan lahan terbuka yang digunakan untuk berkebun di rumah, sekalipun tidak begitu luas, dapat memberikan kontribusi terhadap penambahan ruang terbuka hijau sekaligus memenuhi kebutuhan area resapan di perkotaan.

Selain itu, dengan berkebun di rumah, siapapun akan merasa lebih terhubung dengan alam sekitarnya. Interaksi dengan alam membuat kita lebih menyadari betapa alam memiliki peran penting dalam kelangsungan ekosistem dan siklus hidup manusia.

5 Meningkatkan Daya Ingat 

Dibandingkan orang yang tidak suka berkebun, para manula berusia antara 60 sampai 70 tahun yang rutin berkebun di rumah memiliki resiko yang lebih rendah untuk terjangkit penyakit dementia. Rutin melaksanakan kegiatan berkebun di rumah juga dapat mencegah beberapa penyakit lainnya yang umumnya menyerang di masa senja, seperti penyakit jantung, obesitas, dan tekanan darah tinggi.

Kategori
Berkebun

5 Rekomendasi Tanaman Hias untuk Anda yang Baru Belajar Berkebun

5 Rekomendasi Tanaman Hias untuk Anda yang Baru Belajar Berkebun

5 Rekomendasi Tanaman Hias untuk Anda yang Baru Belajar Berkebun – Buat sebagian orang, berkebun menjadi kegiatan yang menarik di masa pandemik. Menanam bunga atau tanaman sayur begitu menyenangkan karena bisa kamu lakukan di rumah.

Jika kamu termasuk pemula dalam berkebun, untuk kali pertama, mungkin kamu bingung mau pilih tanaman jenis apa. Nah, kali ini kami bakal rekomendasikan beberapa jenis tanaman yang mudah perawatannya bagi pemula. Yuk simak ulasan Live22 Indonesia berikut ini. 

1. Maidenhair Fern 

MaidenhairFern Post 1 - 5 Rekomendasi Tanaman Hias untuk Anda yang Baru Belajar Berkebun

Maidenhair Fern di Indonesia, dikenal dengan istilah Paku Suplir. Tanaman ini termasuk jenis Adiantum dan terdiri dari kurang lebih 200 jenis spesies di seluruh dunia. Banyak varietas yang tumbuh melalui akar pada dinding dengan kondisi lembap dan berair.

Meskipun spesies ini tumbuh baik di luar ruangan, namun pada kondisi tertentu, ia dapat tumbuh subur dalam ruangan asalkan kebutuhan cahayanya terpenuhi. Merawat Paku Suplir tidak begitu sulit selama kamu menjaga tanaman agar terhidrasi baik.

2. Birds Nest Fern 

defed9d9a03aa1f23cf95f5f948f5328 - 5 Rekomendasi Tanaman Hias untuk Anda yang Baru Belajar Berkebun

Birds Nest Fern atau lebih dikenal sebagai Kadaka, tumbuh populer sebagai tanaman hias untuk halaman rumah. Penyebaran alami tanaman yang juga dikenal sebagai Paku Sarang Burung ini, berada pada dataran Afrika Timur, India Tropis, Indocina, Malaysia dan pulau di Samudra Pasifik.

Memiliki tajuk yang besar, entalnya dapat mencapai panjang 150 cm dan lebar 20 cm, menyerupai daun pisang. Perurutan daun menyirip tunggal dengan warna helai daun hijau cerah, menambah pesona tanaman ini. Tanaman yang termasuk jenis palem ini, akan tumbuh baik pada lingkungan dalam rumah.

3. Chinese Evergreen 

Chinese Evergreen Plant Care - 5 Rekomendasi Tanaman Hias untuk Anda yang Baru Belajar Berkebun

Chinese Evergreen yang juga disebut sebagai Aglaonema dan Sri Rejeki ini, cukup populer sebagai tanaman hias dari suku talas-talasan dengan 30 spesies. Dikenal mudah perawatannya, Sri Rejeki sangat cocok bagi pemula.

Memiliki habitat hutan hujan tropis, Aglaonema tumbuh subur pada intensitas penyiraman rendah dan kelembapan tinggi. Akar serabut dan batang tidak berkambium serta memiliki pengangkut xilem dan floem yang tersusun secara acak. Tanaman ini bisa menyerap racun dari ruangan tertutup lho!

4. Heartleaf Philodendron 

urban sprouts philodendron pothos heart leaf philodendron 13562258751554 1920x1920 - 5 Rekomendasi Tanaman Hias untuk Anda yang Baru Belajar Berkebun

Dikenal sebagai tanaman gantung dengan daun berbentuk hati, Heartleaf Philodendron tumbuh dengan tanah dan air yang seimbang. Daun yang menguning, memberi tanda bahwa tanaman kekurangan air.

Daunnya tumbuh sekitar 5-10 cm dan batangnya bisa tumbuh hingga 1,2 m. Rata-rata suhu udara yang dibutuhkan tanaman ini sekitar 24 derajat Celcius. Kamu bisa memberi pupuk pada bulan April hingga Oktober agar bisa tumbuh subur.

5. Chamaedorea 

pl2000034445 983629d9dde6e895e4f908b20c82df7e - 5 Rekomendasi Tanaman Hias untuk Anda yang Baru Belajar Berkebun

Chamaedorea juga dikenal sebagai tanaman hias kelompok Palem yang biasa ditempatkan dalam ruangan. Tanaman ini cukup mudah beradaptasi melalui berbagai tingkat cahaya dan kelembapan sehingga bisa dibilang efektif ditempatkan di mana saja.

Banyak orang memanfaatkan tanaman ini sebagai pembersih udara dalam ruangan. Karena pandai menyesuaikan diri, inilah kenapa Chamaedorea sangat dianjurkan bagi pemula.

Kategori
Berkebun

5 Tips Sederhana Saat Berkebun Jadi Kegiatan yang Menyenangkan

5 Tips Sederhana Saat Berkebun Jadi Kegiatan yang Menyenangkan

5 Tips Sederhana Saat Berkebun Jadi Kegiatan yang Menyenangkan – Berkebun tidak selalu soal lahan yang besar dan luas. Pekarangan samping rumah dengan luas terbatas pun bisa banget kamu jadikan secret garden.

Dilansir dari https://worcestershiresoldier.org ada berbagai teknik yang bisa diterapkan untuk kamu yang memiliki pekarangan minimalis, seperti square foot garden, vertikultur, aeroponik, hidroponik atau tabulampot. Yuk simak..

1. Anggap sebagai hobi 

Sebuah hal yang wajar, bila kamu merasa ragu atau tidak percaya diri saat berkebun untuk pertama kali. Beberapa orang bisa saja langsung merasa nyaman saat melakukannya, tapi ada pula yang justru menganggapnya sebagai beban pekerjaan rumah.

Nah maka itu, lakukanlah dengan rasa senang dan sungguh-sungguh. Anggap ini merupakan hobi baru yang ingin kamu dalami, serta jangan paksakan dengan batas kemampuan yang dimiliki. Pilihlah metode yang sekiranya mudah bagi pemula.

2. Nikmati interaksi dengan alam

Ini penting banget loh! Seringkali kamu lupa untuk memahami dan menikmati aktivitas yang sedang dilakukan. Luangkan waktumu sepenuhnya dengan alam. Lihat sekelilingmu, tanaman bunga yang cantik ditemani dengan kicauan burung di pagi hari.

Semua momen ketika berkebun yang secara tidak sadar akan membuatmu semakin bersyukur dan bahagia. Dengan begitu, tingkat stres pun bisa lebih mudah untuk dikendalikan ya gaes.

3. Tinggalkan gadget kamu 

Terbiasa hidup dengan teknologi, membuat manusia semakin sulit untuk melepaskan benda kecil satu ini, yakni gadget. Terlalu banyak menerima pesan singkat, e-mail dan panggilan masuk, justru akan menghambat proses kamu untuk fokus saat berkebun.

Apalagi bagi para pemula, tentunya ada berbagai teknik menanam yang membutuhkan konsentrasi penuh agar dapat tumbuh dengan baik. Maka itu, tinggalkan dulu gadget kamu ya!

4. Ajak keluarga untuk berkebun bersama 

 

Kategori
Berkebun

Alasan Kenapa Hobi Berkebun Bisa Bermanfaat Buat Kehidupanmu

Alasan Kenapa Hobi Berkebun Bisa Bermanfaat Buat Kehidupanmu

Hobi Berkebun Bermanfaat Buat Kehidupanmu – Mungkin dari kamu  lagi asik baring terus megang gadget atau lagi santai dengerin masik. Terus lupa dengan tanaman yang ada diteras rumah yang sedang sekarat atau mungkin dirumahmu tidak ada tanaman (termasuk rumput liar sekalipun) karena tidak sempat untuk menyiram dan mengurus tanaman-tanamanmu. Tahukah kamu banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari berkebun. Yuk simak ulasan Daftar S128 berikut ini

1. Berdampak positif untuk kesehatan. 

Ketika kamu berkebun, kamu akan melakukan berbagai kegiatan seperti memotong, merapikan pot, menanam, dan menyiram tanaman. Kegiatan berkebun akan membakar sekitar 280 hingga 380 kalori perjam. Jumlah kalori yang terbakar ini setara dengan jogging selama 30 menit. Bahkan kegiatan ini mampu membakar kalori lebih banyak daripada bersepeda.

2. Menurunkan tingkat stress. 

Berkebun juga mampu menurunkan tingkat stress seseorang setelah seharian lelah akan aktifitas sekolah atau kantor, luangkanlah sedikit waktu untuk berkebun. Kegiatan berkebun dapat menghilangkan rasa stress, depresi, dan frustasi akibat kerjaan sekolah atau kantor, termasuk juga yang lagi galau putus cinta.

3. Berpikir lebih kreatif. 

Menikmati udara segar, jauh dari gadget dan berfokus pada kebun dapat membuatmu berpikir lebih kreatif. Tidak perlu jauh-jauh untuk mendaki gunung, berkebun juga dapat membantu kamu terhubung dengan alam. Sehingga memungkinkan kreativitas kamu mengalir bebas.

4. Rumah menjadi lebih sejuk. 

Keberadaan berbagai tumbuhan dirumah tentunya akan membuat rumah jadi lebih sejuk dan nyaman untuk ditinggali terutama untuk didaerah perkotaan yang memiliki tingkat polusi yang tinggi hal tersebut karena tumbuh-tumbuhan mengurangi polusi dengan menyerap emisi buang karbon dioksida.

5. Memperpanjang umur. 

Karena kesehatan yang stabil serta pikiran yang tenang, maka hal ini akan mempengaruhi usia kamu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang senang berkebun rata-rata memiliki jangka waktu hidup yang lebih lama dibandingkan dengan mereka yang tidak menyukai berkebun.

Tidak cuma 5 manfaat diatas loh, masih banyak lagi manfaat lain yang bisa kamu dapatkan dari berkebun. Hasil dari berkebun juga dapat kamu masak. hitung-hitung hemat biaya bulanan.heheheh..

Kategori
Berkebun

3 Cara Ini Bantu Siasati Berkebun di Tengah Kota, Bisa kok!

3 Cara Ini Bantu Siasati Berkebun di Tengah Kota, Bisa kok!

3 Cara Ini Bantu Siasati Berkebun di Tengah Kota, Bisa kok! Isu kualitas udara yang buruk apalagi bagi yang tinggal di perkotaan memang sudah menjadi makanan sehari-hari. Pemerintah pun sangat sering meghimbau warga menggunakan transportasi umum sebagai salah satu solusi atas pencemaran udara. Tetapi bukan hanya pemerintah, masyarakat pun dapat berperan aktif dalam mengurangi permasalah udara yang semakin hari semakin kotor.

Dengan memanfaatkan lahan kosong yang tersedia di tempat tinggal bisa menjadi solusi, mulai dari yang tinggal di apartemen bertingkat hingga rumah tapak juga bisa loh. Berikut tiga cara untuk mengurangi polusi udara jika tinggal di perkotaan:

1. Jika memilikii rooftop atau balkon, manfaatkan lahan untuk bercocok tanam

Jika kamu tipikial orang yang senang tinggal di ketinggian atau tinggal di apartemen, memanfaatkan balkon sebagai area bercocok tanam bukan hal yang aneh lagi. Sekarang, kekurangan akan lahan bukan masalah serius lagi, pasalnya banyak media tanaman yang dpat digunakan dalam mengatasi kekurangan lahan tersebut.

2. Tanaman hidroponik juga bisa jadi solusi lho!

Bagi kamu yang tidak mempunyai taman belakang rumah atau balkoni, jangan sedih! Kamu tetap bisa berkontribusi dalam mengurangi polusi udara lho, caranya dengan menggunakan konsep tanaman hidroponik yaitu memanfaatkan pipa paralaon sebagai media tanaman yang tentunya sudah dilapisi bahan yang mirip tanah agar tanaman hidup. Penempatan hidroponik juga cukup mudah, pasalnya hidroponik bisa dipasang di dinding sehingga tidak membutuhkan ruang yang terlalu luas.

3. Rumah tapak juga bisa go-green

Selain dua lokasi sebelumnya, persebaran rumah dengan konsep cluster juga banyak di perkotaan apalagi di daerah pinggiran kota. Biasanya rumah-rumah dengan konsep cluster memiliki kebun belakang atau backyard, nah tempat tersebut sangat cocok untuk bercocok tanam karena biasanya backyard sudah berupa tanah dan siap untuk ditanami.

 bagaimana apakah kamu tertatik buat berkebun? kegiatan 1 ini tidak akan menyita waktumu kok. justru membuat kamu akan merasa happy.. semoga sukses ya guys! terima kasih..

Kategori
Berkebun

5 Sayuran Dipanen dalam Waktu Singkat

5 Sayuran Dipanen dalam Waktu Singkat

5 Sayuran Dipanen dalam Waktu Singkat – Untuk menanam sayuran dalam waktu singkat, anda perlu waktu sekitar 30 hari sejak menanam hingga panen. Kalau dihitung-hitung, dari awal anda di rumah aja sampai sekarang harusnya sudah panen dong.

Daripada bosan di rumah aja, mending cobain menanam sendiri sayuran di bawah ini. Sebagai tambahan, anda gak perlu punya lahan yang luas buat menanamnya. Bahkan, di kosan atau apartemen pun bisa.

1. Kangkung

Sayuran yang satu ini juga bisa dipanen dalam waktu 30 hari, lho. Kebayang gak sih segarnya kangkung yang dipetik langsung dari hasil tanam sendiri? Daftar Joker123

Tanam biji kangkung ke dalam tanah, siram dan tunggu hingga 30 hari ke depan. Ingat, jika sudah tumbuh daun, siram secara rutin ya. Karena tanaman kangkung suka banget dengan air.

2. Bayam

Menanam bayam mulai dari biji ternyata gak butuh waktu yang lama banget. Sekitar 4-5 minggu anda bisa memanennya.

Tanam biji bayam di dalam tanah, pot, atau polybag, siram secara rutin dan tunggu hingga tumbuh besar. Dengan sedikit kesabaran, anda akan bisa memanen daun bayam segar langsung dari kebunmu.

3. Daun bawang

Anda bisa menanamnya di dalam tanah ataupun di air. Bisa menanam dari sisa memasakmu terdahulu, lho. Daun bawang akan tumbuh subur jika kebutuhan airnya terpenuhi.

Hindarkan daun bawang dari sengatan matahari langsung agar tumbuh sehat dan subur serta gak ‘gosong’. Tiga sampai empat minggu kemudian, anda sudah bisa memanen daun bawang untuk memasak.

4. Selada

Membayangkan enaknya daun selada segar yang crunchy dipanen dari kebun sendiri. Anda bisa menanam selada dari sisa batangnya.

Tumbuhkan di dalam air terlebih dahulu atau langsung menanamnya langsung di dalam tanah.

Tanaman selada juga fleksibel kok, dia bisa ditanam secara konvensional atau hidroponik. Tinggal pilih yang paling mudah menurutmu. Sekitar 30 hari, selada bisa dipetik daunnya.

5. Wortel

Menanam wortel perlu waktu. Jika anda punya waktu 30 hari saja untuk memanen tanaman, baby carrot bisa anda dapatkan.

Wortel yang masih imut dan muda enak kan dibuat sebagai side dish dari makan steak bikinan sendiri. Gak perlu repot untuk memotongnya dan rasanya lebih manis.

Tanam biji wortel di dalam tanah, dan siram secara rutin. Kalau anda ragu untuk langsung menanamnya di dalam tanah, anda bisa merendam terlebih dahulu bijinya. Lalu baru tanam ke dalam tanah. Bisa juga ke dalam gelas plastik bekas air mineral.

***

Wah, lumayan juga ya daripada gak ada kegiatan selama di rumah aja. Yang penting bukan jumlah sayuran yang bisa dipanen, namun anda juga bisa berlatih lebih sabar dan telaten dalam merawat tanaman.

Kategori
Berkebun

Memanfaatkan Halaman Rumah untuk Berkebun

Memanfaatkan Halaman Rumah untuk Berkebun

Memanfaatkan Halaman Rumah untuk Berkebun – Meskipun tersedia lahan hijau, hal ini jarang dimaksimalkan oleh pemilik rumah dengan berbagai alasan, dari tidak ada waktu, takut serangga, tidak punya bakat untuk berkebun, atau tidak suka tangannya kotor. Padahal, dengan merawat taman sekecil apa pun di rumah, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup.

Banyak yang tidak menyadari bahwa berkebun merupakan aktivitas fisik yang memiliki intensitas setara dengan lari di atas treadmil berkecepatan 5 km/jam. Selain mempercantik halaman rumah, dengan menyisihkan beberapa menit sehari untuk merawat tanaman Anda juga telah meningkatkan kesehatan jantung.

Apa kamu sudah pernah berkebun? Kini, berkebun sudah menjadi gaya hidup baru bagi sebagian orang yang tinggal di kota-kota besar. Kegiatan satu ini memang bisa kamu lakukan dengan mudah di mana saja, bahkan di halaman rumah sekalipun.

Menyehatkan tubuh

Saat berkebun, kamu akan melakukan berbagai kegiatan yang menguras tenaga, seperti menggemburkan tanah, mencabuti rumput, memangkas tanaman, memotong rumput, membersihkan pot, menyiram bunga, hingga memberikan pupuk.

Melakukan kegiatan fisik semacam itu tentu akan berimbas baik untuk kesehatanmu. Kalau berkebun di pagi hari, kamu juga bisa mendapatkan vitamin D dari sinar matahari pagi.

Mengurangi stres

Gak hanya baik untuk kesehatan, berkebun juga bisa membantu menyegarkan pikiran dan meningkatkan kondisi psikologis. Merawat dan melihat tanamanmu tumbuh setiap hari tentu sangat menyenangkan, bukan?

Membuat udara di sekitar rumah menjadi lebih segar

Kita tentu sudah tahu bahwa tanaman memiliki kemampuan untuk menyerap gas karbondioksida dan mengubahnya menjadi gas oksigen. Semakin banyak tumbuhan yang kamu tanam, maka semakin banyak gas oksigen yang akan dihasilkan. Dengan begitu, keberadaan tanaman bisa membuat udara di sekeliling rumahmu menjadi lebih segar.

Sesempit apapun halaman rumahmu, kamu tetap bisa berkebun

Kamu gak perlu lahan yang luas untuk bisa berkebun. Dengan halaman rumah yang sempit sekalipun, terutama di kota-kota besar, kamu tetap bisa bercocok tanam dengan menggunakan berbagai inovasi yang ada. Beberapa dari inovasi tersebut misalnya vertikultur, hidroponik, aeroponik, dan tabulampot.

Mempercantik tampilan halaman rumah

Keberadaan tanaman di halaman rumah tentu bisa membuat rumahmu menjadi estetis dan hijau, apalagi kalau kamu menanam jenis tanaman bunga yang cantik. Selain itu, saat ini tersedia banyak inspirasi desain taman di internet yang bisa kamu coba. Bikin betah, kan?

Bisa dikonsumsi atau menjadi peluang bisnis

Kalau menanam tanaman buah atau sayur, kamu tentu bisa memanen dan mengonsumsinya. Produk buah atau sayur yang kamu dapatkan pun lebih segar dan juga menyehatkan karena sifatnya organik. Selain dikonsumsi sendiri, kamu juga tentunya bisa meraup rupiah dengan menjual buah atau sayur hasil panenmu.

Kategori
Berkebun

Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

hot thread fbz5906mjrdw - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho! Untuk menanam sayuran dalam waktu singkat, kamu perlu waktu sekitar 30 hari sejak menanam hingga panen. Kalau dihitung-hitung, dari awal kamu di rumah aja sampai sekarang harusnya sudah panen dong, ya?

Daripada bosan di rumah aja, mending cobain menanam sendiri lima sayuran di bawah ini. Sebagai tambahan, kamu gak perlu punya lahan yang luas buat menanamnya. Bahkan, di kosan atau apartemen pun bisa.

1. Wortel 

klasifikasi wortel 1 - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Menanam wortel perlu waktu. Jika kamu punya waktu 30 hari saja untuk memanen tanaman, baby carrot bisa kamu dapatkan. Wortel yang masih imut dan muda enak kan dibuat sebagai side dish dari makan steak bikinan sendiri. Gak perlu repot untuk memotongnya dan rasanya lebih manis.

Tanam biji wortel di dalam tanah, dan siram secara rutin. Kalau kamu ragu untuk langsung menanamnya di dalam tanah, kamu bisa merendam terlebih dahulu bijinya. Lalu baru tanam ke dalam tanah. Bisa juga ke dalam gelas plastik bekas air mineral.

2.Kangkung 

Kangkung Darat atau Kangkung Cabut 678x381 - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Sayuran yang satu ini juga bisa dipanen dalam waktu 30 hari, lho. Kebayang gak sih segarnya kangkung yang dipetik langsung dari hasil tanam sendiri? Tanam biji kangkung ke dalam tanah, siram dan tunggu hingga 30 hari ke depan. Ingat, jika sudah tumbuh daun, siram secara rutin ya. Karena tanaman kangkung suka banget dengan air.

3. Daun bawang 

1 bf731aa2735fcb4dc2454bd35dc89494 - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Kamu bisa menanamnya di dalam tanah ataupun di air. Bisa menanam dari sisa memasakmu terdahulu, lho. Daun bawang akan tumbuh subur jika kebutuhan airnya terpenuhi. Hindarkan daun bawang dari sengatan matahari langsung agar tumbuh sehat dan subur serta gak ‘gosong’. Tiga sampai empat minggu kemudian, kamu sudah bisa memanen daun bawang untuk memasak.

4. Bayam 

1 db48744048e75cab5d33c525683b8f2e - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Menanam bayam mulai dari biji ternyata gak butuh waktu yang lama banget. Sekitar 4-5 minggu kamu bisa memanennya. Tanam biji bayam di dalam tanah, pot, atau polybag, siram secara rutin dan tunggu hingga tumbuh besar. Dengan sedikit kesabaran, kamu akan bisa memanen daun bayam segar langsung dari kebunmu.

5. Selada 

Cara Budidaya Selada Keriting Organik - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Membayangkan enaknya daun selada segar yang crunchy dipanen dari kebun sendiri. Kamu bisa menanam selada dari sisa batangnya. Tumbuhkan di dalam air terlebih dahulu atau langsung menanamnya langsung di dalam tanah. Tanaman selada juga fleksibel kok, dia bisa ditanam secara konvensional atau hidroponik. Tinggal pilih yang paling mudah menurutmu. Sekitar 30 hari, selada bisa dipetik daunnya.

Wah, lumayan juga ya daripada gak ada kegiatan selama di rumah aja. Yang penting bukan jumlah sayuran yang bisa dipanen, namun kamu juga bisa berlatih lebih sabar dan telaten dalam merawat tanaman. Mau coba menanam sayuran sendiri?

Kategori
Berkebun

Manfaat Berkebun di Tengah Pandemi Corona

Manfaat Berkebun di Tengah Pandemi Corona

Manfaat Berkebun di Tengah Pandemi Corona – Akhir pekan tiba, waktunya berkebun! Berkebun bukan hanya tentang membuat rumah anda terlihat bagus dan asri. Penelitian menunjukan berbagai manfaat berkebun. Mulai dari membantu penurunan berat badan dan tekanan darah hingga dapat meningkatkan suasana hati juga kesehatan mental.

Berkebun pun kini tengah jadi tren seiring pandemi Corona mengharuskan sebagian besar orang di rumah saja. Berkebun di rumah menjadi salah satu hobi yang banyak dicoba untuk mengisi kegiatan.

Supermodel Bella Hadid menghabiskan waktu di rumah perkebunannya selama pandemi virus corona. Di rumah itu dia juga berkebun. Dia sempat mengunggah aktivitasnya di Instagram saat sedang menanam bibit lavender bersama sang ibu, Yolanda Hadid.

Seperti Bella, berkebun dapat memberikan kegembiraan. Aktivitas ini dilakukan banyak orang selama masa pandemi corona yang mengharuskan semua orang di rumah saja.

Selain menyenangkan, ternyata berkebun juga memberikan manfaat kesehatan, terutama di tengah pandemi. Carla Manly, psikolog klinis dan penulis, mengatakan itu bahkan bisa menjadi bentuk meditasi.

“Kita sering berpikir bahwa untuk bermeditasi kita harus diam dan benar-benar tenang, belajar melepaskan pikiran kita dari jenis meditasi dasar itu. Kita mengalami perkembangan hal-hal lain seperti meditasi terbimbing, dan apa yang saya sebut meditasi bergerak,” kata Carla.

Ia menjelaskan tujuan meditasi adalah untuk melepaskan kekhawatiran di masa lalu dan kecemasan tentang masa depan. “Ketika kita terlibat dalam sesuatu seperti berkebun, kita sangat mampu, dalam arti meditatif, melepaskan pikiran kita dan fokus pada saat ini pada apa yang kita lakukan,” kata dia.

Carla yang juga rajin berkebun mengatakan aktivitas ini bisa sangat bermanfaat karena memungkinkan kita melihat bagaimana kita sebagai individu dapat membuat perbedaan, terutama di saat-saat seperti ini di mana kehidupan bisa terasa sangat stagnan.

“Akhir pekan lalu saya menanam biji bunga matahari,” katanya. “Saya menunggu mereka untuk memunculkan kepala kecil mereka, dan kemudian saya akan dapat melihat [bahwa] saya mempengaruhi perubahan. Saya telah melakukan sesuatu yang positif.”

Ketika Anda melakukan sesuatu yang terasa bermanfaat, Carla menjelaskan bahwa kadar dopamin dan serotonin kita meningkat. Ini membuat Anda dalam suasana hati yang lebih baik.

Berkebun tak harus dilakukan di tanah luas seperti di rumah perkebunan Bella Hadid. Anda juga bisa melakukannya di pekarangan kecil atau di pot-pot bunga, baik di dalam atau luar ruangan. Manfaatnya sama.

“Bagi sebagian orang, memiliki taman yang penuh sebenarnya bisa menyebabkan stres,” katanya. “Mungkin terasa seperti satu tuntutan terlalu banyak ketika mereka sudah memiliki jadwal yang sibuk atau anak-anak yang harus diurus. Jadi fakta bahwa mereka dapat menjaga tiga tanaman ramuan tetap hidup di ambang jendela mereka mungkin terasa seperti pencapaian besar. ”

Berkebun sebagai meditasi sangat berguna jika Anda tidak menyukai meditasi duduk tradisional. Alih-alih memaksakan diri untuk duduk dan bernapas selama 15 menit, yang dikatakan Carla dapat menimbulkan lebih banyak stres jika Anda merasa gagal, Anda harus menemukan apa yang cocok untuk Anda.

“Anda tidak perlu melakukan meditasi duduk,” katanya. “Jika Anda bisa mendapatkan manfaat menghilangkan stres yang sama dengan berjalan, merajut, berkebun, mengapa tidak? Anda tidak perlu melakukan apa yang dilakukan orang lain. “