Kategori
Bisnis

Pemutus Hubungan Kerja Karyawan Gojek

Pemutus Hubungan Kerja Karyawan Gojek

Pemutus Hubungan Kerja Karyawan Gojek – Buntutnya, 430 karyawan (9 persen dari total karyawan) Gojek yang sebagian besar berasal dari divisi tersebut terkena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Mereka terpaksa meninggalkan Gojek sebagai bagian dari evaluasi terhadap struktur perusahaan secara keseluruhan. Keputusan ini juga ditetapkan setelah tidak lagi tersisa opsi transfer internal bagi karyawan untuk dapat bekerja di unit lain.

Keputusan PHK ini disampaikan langsung oleh Co-CEO Gojek dalam pertemuan melalui townhall virtual yang digelar 16 kali dan dihadiri seluruh karyawan. Seri pertemuan virtual ini digelar untuk setiap divisi dan memungkinkan Co-CEO menyampaikan lebih personal pengumuman perubahan ini.

Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan keputusan itu diambil karena ada layanan yang terpaksa dihentikan karena pandemi virus corona. Ia mengungkapkan perusahaan akan memberikan dukungan kepada karyawan yang terkena PHK itu.

Berikut rincian dukungan Gojek untuk karyawan yang terkena PHK tersebut.

1. Pesangon

Karyawan yang di PHK dipastikan diberikan pesangon. Besaran pesangon minimum gaji 4 pekan ditambah 4 pekan gaji untuk setiap tahun lamanya bekerja. Perusahaan mengklaim pesangon yang diberikan di atas standar yang ditetapkan pemerintah.

2. Pembayaran Cuti Tahunan dan Hal Lainnya

Gojek akan membayarkan cuti tahunan yang tidak digunakan, selain juga hak lain termasuk cuti melahirkan.

3. Equity Arrangement

Masa tunggu (annual cliff) bagi karyawan yang memiliki hak kepemilikan saham akan dihapuskan, sehingga karyawan yang meninggalkan Gojek dapat memiliki saham di perusahaan yang telah mereka bangun.

4. Pembayaran Gaji Selama Periode Pemberitahuan

Perusahaan tidak mewajibkan karyawan yang terdampak untuk bekerja saat sudah memasuki periode pemberitahuan. Hal ini agar karyawan dapat fokus memikirkan rencana di masa mendatang.

“Namun, kami akan tetap membayar gaji mereka secara penuh,” ujar Co-CEO Andre Sulistyo.

5. Perpanjangan Asuransi Kesehatan

Gojek akan tetap memastikan kebutuhan terkait kesehatan karyawan yang terdampak agar tetap terpenuhi. Perusahaan akan memperpanjang skema asuransi kesehatan bagi karyawan yang terdampak dan keluarga hingga Desember 2020.

6. Perlengkapan

Karyawan bisa memiliki laptop yang mereka gunakan untuk mencari peluang lain.

7. Perpanjangan Program Bantuan Karyawan

Gojek akan memperpanjang masa dukungan termasuk program layanan kesehatan, mental, finansial dan konsultasi lainnya selama tiga bulan ke depan.

8. Program Outplacement

Perusahaan akan memberikan program outplacement yang akan membantu setiap orang untuk mencari pekerjaan.

Sementara, layanan yang terpaksa dihentikan adalah GoLife yakni GoMassage dan GoClean serta GoFood Festivals yang ada di sejumlah lokasi di Indonesia karena sifatnya yang dapat mengundang keramaian.

“Kami sangat berterima kasih bahwa kalian telah memberikan kontribusi berarti bagi kesuksesan Gojek selama bertahun-tahun. Kalian telah menjadi bagian yang bernilai dari sejarah dan perjalanan Gojek,” ungkap Kevin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *