Kategori
Berkebun

Tips Menanam Kiwi Dalam Polybag/Pot

Tips Menanam Kiwi Dalam Polybag/Pot

Tips Menanam Kiwi Dalam Polybag/Pot – Buah kiwi yang normal berbentuk oval, kira-kira sebesar telur ayam. Kulit berwarna hijau-kecokelatan dan daging buah berwarna hijau terang atau keemasan dengan biji kecil, hitam, dan bisa dimakan.

Tekstur buah ini sangat halus dan rasanya yang unik, saat ini buah kiwi sudah ditanam di berbagai negara.

Buah kiwi kaya akan serat, daripada itu kiwi mempunyai kandungan anti oksidan yang tinggi pada kulit buahnya, kadar antioksidan di kulit kiwi tersebut lebih tinggi tiga kali lebih banyak daripada daging buahnya.

Antioksidan di kulit tersebut mempunyai manfaat, diantaranya anti kanker, anti peradangan, anti alergen serta bisa melawan bakteri Staphylococcus dan E-coli yang bisa membuat manusia keracunan makanan.

Daripada itu, buah kiwi bisa menurunkan tekanan darah tinggi sebab adanya ion potasium pada buah kiwi. Berikut cara menanam Kiwi dalam Pot atau Polybag.

Pembibitan Buah Kiwi

Cara memperoleh bibit buah kiwi bisa dilakukan dengan cara menyemaikan biji buah kiwi yang telah dikeringkan sebelumnya.

Rendam biji kiwi selama sekitar 4 sampai 6 jam kemudian keringkan dengan memakai lap. Sesudah itu, simpan biji kiwi dan bungkus dengan tisu atau kapas dengan lama waktu semalaman.

Lalu keluarkan biji kiwi kemudian sebarkan dengan merata diatas media tanah humus selama sekitar 10 hari sampai daun kecambah mulai tumbuh.

Hindarkan penyemaian dari paparan sinar matahari secara langsung, sehingga baiknya penyemaian diletakkan dalam ruangan tanpa cahaya matahari supaya proses pertumbuhan kecambah lebih cepat. Sesudah bibit berdaun, bibit bisa dipindah tanamkan ke pot atau polibag tanam.

Cara Menanam Kiwi Dalam Pot

Sesudah bibit berdaun lalu segera lakukan penanaman. Sediakan polybag atau Pot dengan ukuran sesuai dengan bibit yang akan ditanam.

Kemudian masukkan campuran tanah humus dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1 dan sedikit air. Sesudah itu, masukkan media tanam dalam pot atau polybag tanam tersebut sampai setengah tinggi polybag atau pot.

Lalu masukkan bibit kiwi dan tambahkan media tanam lagi sampai penuh. Taruh tabulampot kiwi tersebut di tempat yang sejuk.

Cara Merawat Kiwi Dalam Pot

Lakukan pemupukan pada tanaman atau pohon kiwi dengan memakai pupuk kandang atau pupuk kompos dengan rutin yaitu sebanyak 3 sampai 4 kali sampai pohon kiwi mencapai ketinggian sekitar 1 meter, bila sudah lebih pemupukan bisa dikurangi menjadi 2 kali seminggu.

Penyiraman juga harus dilakukan dengan rutin, akan leih baik bila penyiraman dilakukan dengan air yang dicampurkan dengan air cucian beras dengan perbandingan 4:1.

Penyiraman tersebut bisa dilakukan 2 kali sehari. Apabila tanaman atau pohon kiwi telah semakin besar dan dirasa pot sudah tidak cukup untuk pertumbuhannya, segera lakukan pergantian pot dengan ukuran yang lebih besar.

Jika tanaman telah mulai merambat, buatlah ajir untuk media merambat sulur tanaman kiwi.

Masa Panen Kiwi

Buah kiwi bisa dipanen 3 sampai 4 bulan sesudah penanaman tergantung kondisi cuaca dan perkembangan tanaman. Proses panen buah kiwi bisa dilakukan dengan memotong tangkai buah memakai gunting supaya tidak merusak tanaman buah.

Kategori
Berkebun

Panduan Cara Budidaya Tanaman Nanas Agar Cepat Berbuah

Panduan Cara Budidaya Tanaman Nanas Agar Cepat Berbuah

91 20171018084954 10395234 - Panduan Cara Budidaya Tanaman Nanas Agar Cepat BerbuahPanduan Cara Budidaya Tanaman Nanas Agar Cepat Berbuah – Pada Kesempatan kali ini akan membagikan tips menanam nanas. Tanaman yang dapat tubuh diseluruh daerah tropis ini memiliki rasa manis dan asam tentunya sangat menyegarkan. Selain itu nanas juga memiliki daging buah tebal dan berwarna kekuningan serta nama latin dari tanaman ini adalah Ananas comosus 

Namun anda tidak perlu khawatir karena kami akan membagikan tahap-tahap budidaya nanas dengan benar agar hasil buah berlimpah Kami rangkumkan beberapa tips Daftar Kiss918 berikut ini :

Pemilihan Bibit Nanas Berkualitas Unggulan 

Ciri ciri bibit nanas berkualitas unggulan yaitu daun tebal dan berisi, bebas dari serangan hama dan penyakit, masa pertumbuhan seragam.

Pada pemilihan bibit nanas anda bisa menggunakan dua cara yaitu generatif dan vegetatif, dalam dua cara ini tentu terdapat salah satu cara yang lebih efesien yaitu teknik vegetatif karena anda tidak memerlukan waktu lama dalam proses budidaya dibandingkan dengan teknik generatif yang mengambil bibit langsung ditunas nanas.

Pengolahan Lahan Tanam

Setelah bibit nanas siap, tahap selanjutnya dalam cara menanam nanas adalah pengolahan lahan. Meskipun budidaya nanas dapat dilakukan dalam polybag ataupun pot, namun disini kami akan menjelaskan cara pengolahan lahan tanam nanas menggunakan bedengan atau lahan kosong disekitar area rumah anda.

Sebelum memulai pengolahan lahan pastikan lokasi yang anda pilih sudah memenuhi syarat tumbuh tanaman nanas diatas, agar hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan.

Dibawah ini adalah langkah-langkah pengolahan lahan tanam nanas:

  • Siapkan alat berupa cangkul dan sabit serta pupuk kandang kering
  • Lalu bersihkan lahan dari rumput maupun tumbuhan yang dapat menghambat pertumbuhan nanas
  • Setelah lahan sudah bersihkan gembur tanah menggunakan cangkul dengan kedalam 30 cm, pada proses ini anda bisa menambahkan pupuk kandang kering dengan perbandingan 3:1 agar kedua media tanam tersebut tercampur rata
  • Langkah selanjutnya buatlah bedengan dengan lebar 80 sampai 120 cm dan ketinggian mencapai 40 cm. Namun untuk panjangnya bisa mengikuti kondisi lahan anda atau berdasar jumlah tanaman nanas yang akan ditanam
  • Begitu bedengan siap, lakukan pengecekan ph atau kadar keasaman tanah. Pastikan pH tanah mencapai 4,5 hingga 6,5 namun jika kadar keasaman tanah terlalu tinggi lakukan proses pengapuran terlebih dulu yang bertujuan agar tanah menjadi stabil.
  • Diamkan hingga satu minggu sampai bedengan benar-benar siap ditanam.

Proses Penanaman Nanas

Pada langkah selanjutnya anda akan melakukan proses penanaman nanas, perlu diingat penanaman nanas sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menghindari tanaman mudah layu atau mati.

Berikut cara menanam nanas yang baik dan benar, yaitu :

  • Sebelum melakukan penanaman nanas, buatlah lubang diarea bedengan dengan ukuran 30X30X30 cm serta jarak antar tanaman mencapai 40 X 60 cm.
  • Lalu buat juga drainase disekitar area bedengan agar pengaliran air lancar dan bedengan tidak tergenang air saat masuk musim penghujan
  • Tanam bibit nanas dengan kedalam mencapai 3 sampai 5 cm pada bagian pangkal
  • Setiap lubang ditanam satu bibit nanas, tujuanya agar setiap tanaman mendapat asupan nutrisi dan ruang pertumbuhan yang cukup
  • Setelah itu padatkan kembali tanah disekitar area penanaman agar tanaman dapat tumbuh dengan kokoh.
  • Langkah terakhir adalah penyiraman, lakukan penyiraman begitu bibit nanas selesai ditanam agar kebutuhan akan air terpenuhi dan penyerapan unsur hara dapat dilakukan dengan mudah.

Proses Pemeliharaan Tanaman Nanas

Dalam cara menanam nanas, langkah terpenting berikutnya adalah pemeliharaan. Pada proses ini anda akan melakukan pemeliharaan agar tanaman benar benar memperoleh asupan nutrisi dan terhindar dari serangan hama serta penyakit.

Dibawah ini beberapa cara pemeliharaan tanaman nanas yang bisa anda lakukan

  • Penyiraman

Pada umumnya tanaman nanas termaksud tumbuhan yang dapat bertahan dalam kondisi yang panas maupun lokasi yang jarang mendapat asupan air.

Namun jika anda menginginkan hasil buah nanas yang berkualitas unggulan ada baiknya untuk melakukan proses penyiraman agar penyerapan unsur hara dapat dilakukan secara maksimal. Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari tujuannya agar nanas lebih terangsang untuk berbuah, penyiraman dilakukan seminggu sekali saja.

  • Penyulaman

Pada proses pemeliharaan tanaman nanas berikutnya adalah penyulaman, kegiatan dilakukan untuk mengganti calon tanaman nanas yang mati namun hanya bisa dilakukan pada bibit nanas berumur 1 minggu kebawah. Jika penyulaman dilakukan pada bibit nanas yang berumur lebih dari seminggu akan beresiko mengalami pertumbuhan yang tidak seragam.

  • Penyiangan

Lahan tanaman nanas akan mudah terserang gulma atau tumbuh pengganggu lainnya, sebab lahan akan menerima unsur hara yang tinggi sehingga merangsang gulma cepat tumbuh. Oleh karena itu anda harus sering melakukan penyiangan agar lahan dan tanaman nanas terhindari dari gulma seperti rumput.

  • Penggemburan

Proses pemilharan tanaman nanas yang satu ini cukup mudah, anda hanya perlu melakukan pengemburan tanah disekitar area lahan atau bedengan lalu timbun disekitar tanaman nanas agar tanaman lebih kokoh.

  • Pemupukan

Dalam proses pemupukan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tanaman nanas akan unsur hara sehingga proses pertumbuhan dan pembuahan dapat dilakukan secara maksimal. Pada proses pemupukan anda dapat melakukan 2 tahap yakni saat tanaman nanas berumur 2 sampai 3 bulan sejak awal penanam dan dilanjutkan pada tanaman yang berumur 3 sampai 4 bulan, lakukan pemupukan hingga tanaman nanas berbunga dan berbuah.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pada kasus tanaman nanas diserang oleh hama dan penyakit dapat mengakibatkan tumbuhan nanas megalami masalah pertumbuhan bahkan mati. Selain itu banyak sekali petani pemula yang kurangnya pengetahuan mengenai pengendalian hama dan penyakit, oleh karena itu mereka sering mengalami gagal panen.

Kami disini sangat menyarankan untuk melakukan penyemprotan agar hama dan penyakit dapat terkendali, anda bisa menggunakan insektisida untuk penyemprotan dan perendaman pangkal bibit menggunakan fungsida yang bertujuan agar akar nanas tidak mudah busuk.

Proses Panen Nanas

Cara menanam nanas yang terakhir adalah panen, proses yang sangat ditunggu-tunggu oleh petani namun tahukah anda ternyata bibit dari teknik vegetatif  lebih cepat dipanen dibandingan bibit dari teknik generatif.

Dalam proses panen anda bisa melakukannya dengan cara memotong tangkai buah menggunakan pisau yang steril dan tajam, lakukan panen dengan teliti dan hati-hati agar kualitas buah nanas terjaga atau tidak rusak. Panen dapat dilakukan sebanyak 3 periode yakni 25 % panen pertama, 50% panen kedua dan 25% panen ketiga.

Sekian informasi di atas dan semoga bermanfaat..

Kategori
Berkebun

Cara Budidaya Labu Madu

Cara Budidaya Labu Madu

Cara Budidaya Labu Madu – Labu madu mungkin terdengar tidak familiar bagi Anda cara menaman bunga iris kuning . Labu madu yang memiliki nama latin Cucurbita Moschata merupakan salah satu kelompok tanaman labu-labuan yang sedang menjadi trend dan banyak di gandrungi masyarakat. Mari kita check dibawah ini!

Pemilihan Benih

Untuk pemilihan benih, tentu usahakan benih berasal dari benih yang berkualitas. Sebab faktor penentu produktivitas hasil panen sangat ditentukan oleh kualitas benih yang ada.

Oleh karena itu, belilah benih di toko benih yang terpercaya. Selain itu jangan lupa  untuk memperhatikan tanggal kadaluarsa pada kemasan dan pastikan bahwa benih yang anda beli telah tersertifikasi resmi dari dinas terkait.

Penyemaian Benih

Sebaiknya lakukan penyemaian untuk mendapatkan hasil tanaman yang seragam serta tingkat adaptasi tanaman yang tinggi saat di pindah ke lahan. Lakukan cara berikut :

  • Siapkan media tanam berupa campuran tanah yang telah diayak dan diambil bagian halusnya saja.
  • Dengan pupuk kandang atau kompos yang telah di ayak halus juga.
  • Campurkan media tanam hingga merata.
  • Kemudian siapkan plastik polibag transparn berdiameter 5 cm.
  • Bolongi bagian dasar plastik polibag agar air siraman tidak menggenang di media.
  • Masukkan media tanam kedalam plastik, isi hingga padat dan penuh.
  • Kemudian tempatkan persemaian pada lokasi yang ternaungi dan hanya terkena intensitas cahaya matahari sebanyak 50%.
  • Setelah itu, buat bulang tanam sedalam 0,5-1 cm pada setiap polibag.
  • Kemudian tanamkan benih kesetiap lubang tanam, tutup kembali lubang tanam hingga benih tidak terlihat.
  • Setelah itu, siram menggunakan air secukupnya.
  • Tunggu 3-5 hari maka benih akan mulai berkecambah.
  • Lakukan pemeliharaan rutin seperti penyiraman hingga tanaman berumur 2-3 minggu dan siap dipindahkan ke lahan tanam.
Persiapan Lahan Tanam

Sambil menunggu bibit labu madu siap dipindahkan ke lahan. Maka sebaiknya persiapkan lahan tanam terlebih dahulu. Ikuti cara berikut dalam menyiapkan lahan tanam labu madu.

  • Gemburkan lahan tanam dengan cara mencangkul seluru lahan tanam pada lokasi tanam yang telah ditentukan.
  • Sebaiknya pilih lokasi tanam yang luas, terbuka dan terpapar cahaya matahari langsung.
  • Setelah lahan tanam gembur maka tahap selanjutnya ialah membuat bedengan.
  • Ukuran bedengan disesuaikan dengan ukuran lahan.
  • Namun, idealnya adalah ukurang bedengan dengan pangan 3 meter lebar 1 meter dan tinggi 20-30 cm.
  • Setelah itu buat lubang tanam dengan kedalaman 25 cm dan jarak 25-30 cm per tanaman.
  • Jika lahan anda sempit maka buat jarak tanam cukup 25 cm saja ini akan dapat menambah populasi tanaman pada lahan anda.
  • Setelah itu masukkan pupuk kandang kesetiap lubang tanam sebanyak 0,5 kg.
  • Kemudian diamkan lahan tanam dan tunggu hingga bibit siap dipindahkan.
Penanaman

Setelaah bibit berumur 2-3 minggu atau saat tinghi binit telah mencapai 7-10 cm. Maka bibit sudah cukup umur untuk dipindahkan kelahan tanam. Lakukan cara berikut :

  • Pilih bibit dengan kualitas yang baik, seperti sehat, tidak cacat dan tidak terpapar hama dan penyakit.
  • Lakukan penanaman pada pagi hari atau sore hari saat cuaca tidak terlalu terik.
  • Setelah itu, buka plastik polibag dengan hati-hati jangan sampai merusak akar tanaman.
  • Selanjutnya masukkan binit beserta media tanah kedalam lubang tanam.
  • Tutup kembali lubang tanam dengan menggunakan tanah hingga padat dan tanaman dapat tumbuh tegak sempurna.
  • Opsional, taburkan Furadan 3G dengan dosis 3 gram dengan jarak 2 cm dari perakaran.
  • Setelah iti biarkan selama 3 hari baru kemudian lakukan penyiraman pada lahan tanam.
  • Jika ada bibit yang mati atau tidak tumbuh optimal.maka sebaiknya di sulam dan diganti dengan benih yang baru.
Perawatan dan Pemeliharaan

Sebagaimana jenis tanaman yang lain, untuk menghasilkan panen yang melimpah maka labu madu juga harus di rawat secara intensif. Lakukan cara berikut :

Penyiraman

Penyiraman dilakukam setiap 1 kali dalam sehari. Atau dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca. Tentunya saat cuaca kering sebaiknya tingkatkan volume atau intensitas penyiraman. Sebaliknya jika musim penghujan datang maka tidak perlu lagi disiram.

Sebaiknya pastikan bahwa masa tanam anda tidak mendekati musim penghujan karena hal ini akan berbahaya bagi pertumbujan terutama tanaman labu yang akan lebih rentan mengalami kebusukan buah saat musim penghujan.

Pemupukan

Pemupukan sangat penting dilakukan, mengingat kadar unsur hara yang dibutuhkan tanaman tidak selalu dapat diberikan oleh tanah.

Oleh sebab itu, berikan pemupukan setiap 1 bulan sekali menggunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang.

Selain itu pada saat awal masa pertumbuhan anda dapat memberika pupuk NPK 3 gram pertanaman untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman menjadi optimal.

Penyiangan

Penyiangan berfungsi untuk menyingkirkan gulma yang dapat menganggu pertumbuhan tanaman. Selain itu, gulma yang tumbuh disekitar tanaman akan menghalangi penyerapan unsur hara bagi tanaman.

Oleh karena itu lakukan penyiangan secara rutin setiap 2-3 minggu sekali. Cukup lakukan dengan mencabut gulma pada bedengan tanaman, atau menggunakan cangkul untuk membersihkan gilma di sekitar bedengan.

Pengajiran

Labu madu merupakan tanaman yang tumbuh merambat, sehingga sangat perlu dilakukan pengajuran agar tanaman dapat tumbuh sesuai dengan bentuk yang dikehendaki.

Anda bisa membuat bentuk ajir seperti huruf V terbalik atau membuat para-paa sehingga buah tanaman tidak sampai jatuh ke tahah.

Pemangkasan dan Pengendalian HPT

Pemangkasan dan pengendalian HPT penting dilakukan agar hasil panen dapat melimpah. Sebaiknya lakukan penyemprotan menggunakan pestisida dosis rendah secara ruti sejak tanaman berumur 1 bulan setelah tanam hingga menjelang tanaman berbuah.

Panen 

Setelah mencapai umur 3 bulan setelah tanam atau 90 hari setelah tanam maka labu madu akan mulai berbuah. Setelah 1-3 minggu dari masa munculnya bunga maka buah tanaman akan dapat dipenen.

Kriteria buah yang siap panen adalah warna kulit yang mulai kekuningan dan saat anda memukul buahnya maka akan berbunyi berdenting. Artinya bahwa buah telah siap dipetik. Jka dibiarkan saja dan tak segera di panen maka buah akan rentan mengalami kebusukan.

Kategori
Agriculture and Forestry

Teknik Budidaya Semangka Hidroponik

Teknik Budidaya Semangka Hidroponik

Teknik Budidaya Semangka Hidroponik – Jauh sebelum teknik Hidroponik diperkenalkan, tanaman semangka merupakan jenis tanaman yang dikembangkan menggunakan media tanah.

Kini setelah cara tanam Hidroponik semakin populer para petani Semangka atau yang hobi berkebun lebih memilih membudidayakan Semangka menggunakan media tanam air nutrisi.

Apapun jenis tanamannya, tanaman Hidroponik lebih mudah dirawat. Disamping itu pemeliharaan dan pengendalian hama juga lebih mudah dilakukan.

Demikian juga dengan teknik budidaya menyemai Semangka Hidroponik sangat mudah dipelajari dan dipraktekkan, bahkan untuk pemula sekalipun.

Memilih Bibit dan Pengolahan Media Tanam Semangka Hidroponik

Untuk teknik budidaya menyemai Semangka Hidroponik langka pertama yang harus dilakukan yaitu memilih bibit Semangka. Bibit Semangka yang bagus lebih mengkilap, warnanya kehitaman dengan permukaan terlihat licin.

Supaya dapat tumbuh dengan baik bibit Semangka harus direndam dalam larutan fungisida. Perendaman dilakukan selama minimal 24 jam atau lebih.

Untuk media tanam kita siapkan bahan dan peralatannya berupa pipa paralon, timer, tong penampungan air, mesin pompa aquarium, talang air dan busa (gabus).

Langkah-langkah Penyemaian Semangka Hidroponik:

  • Siapkan media penyemaian berupa kertas karton, kapas atau gabus yang sudah dibasahi dan bahan-bahan lainnya.
  • Lakukan perendaman kembali bibit Semangka selama 2-4 jam menggunakan fungisida atau larutan antonik.
  • Lakukan penyemaian dalam pot atau polibag yang diberi tanah. Pelihara selama beberapa hari hingga muncul kecambah atau akar kecil.
  • Setelah tumbuh kecambah dan akar lakukan pemindahan dengan media tanam abu sekam agar pertumbuhan dan perkembangannya lebih cepat. Lakukan pemeliharaan sampai tanaman membesar dan akarnya semakin banyak.
  • Beri pupuk dan nutrisi pada tanaman Semangka, setelah 1-2 minggu bisa dilakukan ke media tanam secara hidroponik.
Penanaman Tanaman Semangka Hidroponik

Teknik budidaya menyemai Semangka Hidroponik terutama cara penanaman tanaman harus dilakukan hati-hati. Jangan sampai ada bagian tanaman yang rusak sebab tanaman Semangka sangat sensitif.

Untuk proses penanaman Semangka Hidroponik, berikut langkah-langkahnya:

  • Jika tanaman Semangka sudah memiliki setidaknya 4 daun dan akar yang banyak sebaiknya dipindah langsung ke media tanam Hidroponik.
  • Saat proses penanaman sebaiknya aliran air dan pemberian nutrisi diatur otomatis dan tersusun menggunakan timer. Dengan menggunakan timer maka pemberian nutrisi dan aliran air lebih teratur.
  • Untuk tanaman Hidroponik ini bisa menggunakan pipa paralon yang dilubangi dengan diameter 5 cm. Tutup ujung kanan atau kiri menggunakan plastik. Gunakan media air serta nutrisi yang sudah dicampur menjadi satu.
  • Gunakan pompa air supaya pasokan air dan nutrisi berjalan lebih teratur.
Pemeliharaan dan Pemanenan Tanaman Semangka Hidroponik

Teknik budidaya menyemai Semangka Hidroponik memang mudah, begitu juga dengan pemeliharaannya. Untuk memelihara tanaman ini harus dipastikan media air benar-benar terbebas dari penyakit atau hama.

Lakukan penyiangan gulma dan berikan pupuk susulan agar pertumbuhan tanaman berjalan optimal. Gunakan beberapa jenis pupuk cair seperti urea cair atau kompos cair sesuai takaran yang dianjurkan. Pupuk cair bisa didapatkan di toko-toko pertanian terdekat.

Jika teknik budidaya menyemai Semangka Hidroponik diterapkan dengan baik maka hasil panen juga akan melimpah. Pemanenan Semangka Hidroponik tak jauh beda dengan tanaman Semangka pada umumnya yaitu sekitar 2-3 bulan pasca masa tanam.

Teknik pemanenan dilakukan dengan memetik atau bisa juga dengan memotong tangkai buahnya. Buah Semangka yang sudah layak panen biasanya ditandai dengan bagian tangkai yang menguning dan kembung jika diketuk-ketuk.

Kategori
Agriculture and Forestry

Menanam Kangkung Di Sawah

Menanam Kangkung Di Sawah

Menanam Kangkung Di Sawah – Memasuki musim penghujan, bebrapa petani di Desa Karang Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora menjajal peruntungan dengan menanam kangkung di lahan persawahan.

Dengan masa tanam yang singkat, petani bisa mendapat untung berlipat.

Salah seorang petani kangkung, Siswanto (45), warga Desa Karang RT 04 RW 01 Kecamatan Bogorejo mengaku, menanam kangkung terbilang menguntungkan dibanding menanam jagung.

Pasalnya, cara penanaman kangkung sangat mudah dan murah, serta permintaan pasar yang stabil.

“Mulai dari tanam hingga panen pertama, dibutuhkan waktu selapan (36) hari.

Setelah dipanen, kangkung akan kembali tumbuh dan siap dipanen lagi dalam jangka waktu 20 hari,” ucap Siswanto di sela panen kangkung di sawahnya, Jumat (22/11).

Sebagai informasi, kangkung adalah sayuran bernama latin Ipomoea aquatika Forsk.

Jenisnya, terdiri atas kangkung darat dan kangkung air. Siswanto memilih bertani kangkung darat dengan pertimbangan ketersediaan air di kawasan itu.

Lebih lanjut, Siswanto mengatakan, menanam kangkung sawah diawali dengan mempersiapkan lahan yang sesuai dengan kebutuhan, yaitu mempunyai ketersediaan air dan cahaya matahari yang cukup.

Untuk memenuhi kebutuhan air di lahan kangkung miliknya, Siswanto menyedot air dari sumur yang ada di lokasi tersebut dengan memakai pompa air. Setelah persiapan lahan selesai, kangkung sawah siap ditanam.

Ada dua cara menanam kangkung, pertama dengan memakai benih (bibit) kangkung, dan dengan cara stek vegetatif.

Siswanto memilih cara pertama dengan memakai benih untuk musim tanam tahun ini.

“Dibuat lubang-lubang, tiap lubang diisi 5-7 biji kangkung. Setelah tanaman berusia sekitar 10 hari, siap diberi pupuk. Kita pakai urea,” jelasnya.

Setelah 36 hari, kangkung dipanen dengan menyisakan batang bagian bawah sekitar 2 cm agar bisa tumbuh lagi.

Tiap kali panen, Siswanto yang bertanam di lahan seluas sekitar setengah hektar ini bisa mengantongi keuntungan bersih antara Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta.

Untuk tiap ikatnya, Siswanto menjual kepada tengkulak kangkung dengan harga Rp 400 hingga Rp 600.

Lalu, tengkulak ini menjualnya kepada para pedagang di pasar. Konsumen kemudian membeli setiap ikat kangkung dengan harga Rp 1000.

“Keuntungannya, mudah ditanam dan mudah dijual,” katanya.

Kategori
Home

Merawat Alat Dapur Biar Bersih dan Awet

Tips Merawat Alat Dapur Biar Bersih dan Awet, Jangan Dianggap Remeh!

Merawat Alat Dapur Biar Bersih dan Awet – Peralatan dapur butuh dirawat agar gak cepat rusak. Kalau alat memasak bisa tahan lama, kan lumayan ada pengiritan.

Coba deh tengok dapurmu, paling gak ada tiga bahan material yang biasa digunakan pada peralatan dapur, yaitu Daftar Sbobet365 plastik, besi, dan kayu. Karena memiliki tekstur dan daya serap yang berbeda-beda, maka berbeda pula cara merawat ketiga bahan perabotan dapur tersebut.

Dapur menjadi ruangan di dalam rumah yang paling sering digunakan. Selain untuk memasak, dapur dijadikan sebagai tempat makan bersama sekaligus tempat mencuci peralatan makan yang kotor. Karena itu kebersihan, kerapian, dan keawetan semua barang di dapur perlu dijaga. Berikut tips-tips merawat dapur beserta peralatannya :

  • Merawat wajan anti lengket agar awet

Karena wajan anti lengket menjadi peralatan dapur yang paling sering digunakan, tentunya perlu ekstra perawatan agar tidak cepat rusak. Bagaimana caranya?

Saat memasak, gunakan spatula yang berbahan dari kayu agar permukaan wajan anti lengket tidak rusak. Gunakan suhu kompor yang tidak terlalu panas saat memasak agar lapisan bawahnya tidak lengket dan mengelupas. Oh iya, jika masih ada masakan yang melekat, rendam wajan anti lengket dengan air hangat dulu baru dibersihkan.

Setelah digunakan untuk memasak, penting sekali untuk mendiamkan wajan anti lengket terlebih dahulu sampai dingin sebelum kemudian dicuci. Yang ini nggak kalah penting nih, jangan remehkan posisi menyimpan wajan anti lengket ya. Cara yang baik adalah dengan menelungkupkan wajan anti lengket yang sudah dicuci dan sudah kering.

  • Membersihkan blender sampai mengkilat
Kadang kala setelah memblender, tampilan blender menjadi agak kusam dan tidak sebersih saat masih baru. Ini cara cepat membersihkan blender sampai mengkilat:
  1. Pertama, bilas bagian dalam blender menggunakan air bersih dengan cara mengocoknya.
  2. Setelah dibilas, isi setengah blender dengan air yang dicampur dengan sabun pencuci piring.
  3. Tutup blender, lalu nyalakan mesin dengan kecepatan sedang selama 30 detik.
  4. Terakhir, bilas menggunakan air bersih dan keringkan dengan kain bersih.

 

  • Merawat pisau agar tidak cepat tumpul

Menjadi peralatan yang sering digunakan saat memasak, tentunya penting bagi kita untuk merawatnya agar suatu saat tidak mudah rusak ketika digunakan lagi. Berikut tips merawat pisau yang baik dan benar :

  1. Gunakan pisau sesuai dengan fungsinya. Maksudnya, jangan menggunakan pisau untuk keperluan lain selain memasak, seperti untuk membuka tutup botol sirup.
  2. Simpan pisau ketika sudah dicuci dan sudah dikeringkan agar tidak mudah berkarat.
  3. Gunakan alas untuk memotong bahan makanan yang tepat. Gunakan papan berbahan kayu bukannya besi agar pisau tidak congkel.
  4. Rutin mengasah pisau dengan pengasah khusus supaya ketajamannya tetap terjaga dan tidak tumpul ketika digunakan.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu terapkan di rumah agar dapur beserta peralatannya tetap bersih dan awet. Sehingga tidak perlu merogoh kocek lebih dalam untuk membeli peralatan baru lagi apabila sewaktu-waktu peralatannya sudah rusak sebelum waktunya. Semoga bermanfaat!

 

Kategori
Agriculture and Forestry

Tips Menanam Kemangi dalam Pot, Persiapan Benih hingga Panen

Tips Menanam Kemangi dalam Pot, Persiapan Benih hingga Panen

Tips Menanam Kemangi dalam Pot, Persiapan Benih hingga Panen – Kemangi adalah salah satu jenis daun yang biasa dipakai sebagai pelengkap rempah-rempah pada sejumlah jenis masakan. Wanginya yang khas diyakini bisa menambah cita rasa pada makanan.

Nah, ternyata menanam kemangi sangat mudah dilakukan lho, Bunda. Tidak butuh lahan yang luas untuk membudidayakan kemangi, karena kemangi bisa ditanam di pot maupun polibag.

Jika Bunda tertarik dan ingin mencoba menanam kemangi, berikut ini caranya,

1. Persiapan benih

Agar mendapatkan tanaman kemangi dengan kualitas unggul maka pilihlah benih yang berkualitas unggul. Benih atau biji kemangi bisa diperoleh dari bunga kemangi yang telah matang dari pohonnya dan dari tanaman yang telah tua.

Biji kemangi yang siap untuk digunakan mempunyai ciri yaitu berwarna hitam, kering, dan benihnya berasal dari tanaman yang sudah tua.

2. Persemaian

Sebelum ditanam, benih kemangi perlu disemai terlebih dahulu, berikut ini tahapannya,

  • Persiapkan media semai, yakni komposisi tanah humus dan arang sekam dengan perbandingan 1:1, campurkan keduanya sampai merata.
  • Masukkan media semai tersebut ke dalam wadah persemaian berupa pot atau polibag, rapikan permukaannya.
  • Taburkan benih pada media semai tersebut secara merata, tutup tipis memakai tanah halus, kemudian siram persemaian tersebut.
  • Simpan persemaian di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  • Setelah 3 minggu dari persemaian, benih kemangi tumbuh menjadi bibit kemangi yang siap untuk dipindah tanam pada polibag yang lebih besar.

3. Tahap Penanaman

  • Siapkan media tanam dengan komposisi tanah, pupuk kandang dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1, campurkan semua bahan sampai merata.
  • Masukkan media tanam tersebut ke dalam polibag sampai hampir penuh.
  • Buat lubang tanam pada media di polibag, cabut bibit dari persemaian dengan hati-hati, masukkan ke lubang tanam itu, tutup lubang dengan sedikit dipadatkan sampai bibit tertanam erat pada media, kemudian siram dengan air.
  • Letakkan polibag di tempat teduh selama kurang lebih satu minggu, agar tanaman tidak terlalu stres terkena sinar matahari secara langsung.
Catatan:

Penanaman bibit kemangi sebaiknya dilakukan pada sore hari. Serta sebelum bibit hasil persemaian dipindah tanam pada polibag sebaiknya disiram terlebih dulu supaya memudahkan dalam pencabutan.

4. Perawatan

Perawatan tanaman kemangi selama penanaman hanya memakai pupuk organik cair (POC) dengan interval 2 sampai 3 minggu sekali bersamaan dengan penyiraman. Serta tanpa memakai bahan kimia, sehingga lebih aman untuk dikonsumsi.

5. Pemanenan

Pemanenan bisa dilakukan kapan saja asalkan daun telah mulai tumbuh subur, sehingga tanaman bisa memunculkan percabangan baru dan kembali rimbun.

Kategori
Home

Recomendasi agar Kamar Tidur Terlihat Luas

Lakukan Tips Ini agar Kamar Tidur Terlihat Luas

Recomendasi agar Kamar Tidur Terlihat Luas – Selama ini, banyak yang menganggap kamar tidur yang nyaman adalah kamar yang besar karena bisa menampung furnitur yang banyak dan dekorasi yang macam-macam.

Padahal, ruangan yang kecil pun dapat dimaksimalkan supaya jadi homey asalkan kamu tahu cara menghiasnya. Kamar tidur sering menjadi area beraktivitas yang sangat penting.

Tidak hanya sebagai ruangan untuk beristirahat, kamar tidur juga sering menjadi area seseorang melakukan hal produktif lainnya seperti belajar, membaca, ataupun bekerja.

Tak heran kalau memiliki ruangan kamar tidur yang luas dan indah menjadi keinginan banyak orang. Kamar yang terlihat luas memang akan membuat dampak positif untuk psikologi seseorang.

Ia tidak akan merasa terhimpit dan lebih leluasa dalam melakukan banyak hal. Namun, kondisi nyata tidak selalu sesuai dengan keinginan.

Kabar baiknya, kamar tidur yang minimalis bisa dibuat menjadi terlihat lebih luas dengan beberapa cara. Jika Anda ingin membuat kamar tidur terlihat luas maka lakukan beberapa tips yang athleticfieldmarker.com berikat berikut ini.

  • Gunakan cat dinding berwarna cerah

Gunakan warna-warna cerah untuk dinding kamar. Penggunaan cat berwarna cerah juga akan membantu kamar tidur terlihat luas. Umumnya, penggunaan warna putih dinilai lebih aman untuk mencerahkan warna putih.

  • Atur pencahayaan yang baik di kamar

Jika Anda ingin kamar tidur terlihat luas maka maksimalkan pencahayaan yang masuk ke kamar. Tambahkan jendela pada kamar Mama. Pencahayaan yang cukup bisa membantu kamar tidur terlihat luas.

  • Maksimalkan fungsi dinding

Tips agar kamar tidur terlihat luas adalah dengan memaksimalkan fungsi dinding. Letakkan benda-benda merapat ke area dinding. Hindari meletakkan benda seperti kasur atau meja di tengah kamar tidur.

Pilih floating shelves untuk menaruh barang-barang, seperti buku, foto, tanaman hias, dan sebagainya. Namun, berhati-hatilah dalam pemilihan hiasan dinding.

Hiasan dinding yang terlalu ramai justru akan membuat kamar tidur menjadi terlihat penuh dan sempit.

  • Tempatkan cermin di sudut ruang

Lalu, cermin juga bisa menjadi salah satu cara untuk membuat kamar tidur terlihat luas. Cermin dapat memantulkan cahaya dan bayangan ruangan sehingga memberikan kesan yang lebih luas.

Tempatkan cermin di sudut ruang dapat memberikan efek kamar tidur yang lebih luas.

  • Pasang tirai lebih tinggi dari jendela

Setelah jendela kamar, pasang tirai lebih tinggi daripada jendela. Pemasangan tirai yang tinggi akan memberikan efek kamar tidur terlihat luas dan lebih tinggi.

Pemilihan warna tirai pun juga gunakan warna-warna yang terang. Beberapa tips di atas bisa Mama lakukan untuk membuat kamar tidur terlihat luas.

Jika memang diperlukan dan memungkinkan, berkonsultasi dengan ahli desain interior akan lebih memudahkan Mama untuk mewujudkan kamar tidur impian.

 

Kategori
Berkebun

Cara Menanam Pepaya Yang Benar

Cara Menanam Pepaya Yang Benar

Cara Menanam Pepaya Yang Benar -Tanaman yang berasal dari Hindia Barat dan Amerika Tengah ini terbilang sangat mudah untuk dibudidayakan di Indonesia. Tanaman pepaya di Indonesia adalah di daerah Malang, Sleman, Sukabumi, Toraja bahkan hingga sampai Manado.

Walaupun cara menanam pepaya terbilang cukup mudah untuk dilakukan, sebelumnya Anda harus memperhatikan terlebih dahulu apa saja syarat yang dibutuhkan pepaya supaya dapat tumbuh dengan baik!

Beberapa syarat tanaman pepaya yang perlu diketahui:

  • Pepaya dapat tumbuh pada ketinggian 500-1000 meter diatas permukaan laut, dengan kata lain bisa ditanam dalam berbagai kondisi.
  • Tanah gembur dan mengandung banyak humus adalah tanah yang cocok untuk melakukan budidaya pepaya.
  • PH tanah yang dibutuhkan adalah 6-7
  • Curah hujan yang dibutuhkan adalah 1000-2000 mm per tahun
  • Suhu udara yang dibutuhkan adalah sekitar 40%
  • Memiliki drainase yang baik supaya air tidak menggenangi tanah
1. Persiapkan Benih

Supaya bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal, sebaiknya Anda membeli bibit pepaya unggulan di toko pertanian.

Untuk selanjutnya Anda bisa melakukan langkah berikut ini.

  • Rendam benih pepaya sebanyak 60 gram ke dalam larutan Benlate T 0,5gram / lt
  • Siapkan media semai yang akan digunakan dengan membuat campuran 2 ember tanah yang sudah diayak dengan 1 ember pupuk kandang matang.
  • Siapkan polybag yang berukuran 20x15cm.
2. Semai Benih

Setelah benih siap dan persiapan media tanam sudah selesai maka selanjutnya Anda bisa mulai memasuki tahapan persemaian.

Pada tahap ini Anda bisa melakukan langkah langkah berikut ini.

  • Masukkan benih ke dalam polybag dengan kedalaman 1 cm
  • Siram setiap hari
  • Biasanya pada usia 2 minggu benih sudah mulai berkecambah
  • Setelah memasuki usia 3 bulan bibit pepaya sudah dapat dipindah ke media tanam
3. Persiapkan Lahan

Biasanya pada usia 2 bulan bibit sudah dapat dipindah ke lahan yang digunakan sebagai media tanam, namun untuk meminimalisir resiko tanaman pepaya mati maka sebaiknya Anda melakukan pemindahan pada usia 3 bulan.

Pada tahap ini Anda bisa melakukan langkah langkah berikut ini.

  • Tanah yang akan digunakan sebagai media tanam harus bersih dari rumput dan semak.
  • Gemburkan tanah dengan cara mencangkul
  • Birkan tanah yang sudah dicangkul selama 1 minggu, ini dimaksudkan supaya racun yang ada di dalam tanah bisa hilang dengan terbawa angin ataupun terpapar sinar matahari.
  • Perhatikan PH tanah, apabila kurang dari 5 maka Anda perlu melakukan pengapuran dan diamkan selama 2 minggu supaya PH tanah menjadi netral.
  • Gunakan pupuk kandang supaya tanah kaya dengan unsur hara, proses ini sangat penting karena akan menunjang optimalnya pertumbuhan pepaya. Diamkan selama satu minggu.
  • Setelah satu minggu mulai buat bedengan dengan lebar 2,5 meter, tinggi sekitar 30 cm dan jarak antar bedengan sekitar 50cm.
  • Buat lubang tanam diatas bedengan dengan ukuran 50x50x50 dan jarak tanam 2×3 meter.
4. Tanam Bibit

Waktu terbaik untuk menanam pepaya adalah pada saat musim hujan. Ini dimaksudkan supaya pepaya bisa mendapatkan cukup suplai air untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman pepaya.

5. Siram Tanaman Pepaya

Apabila waktu menanam tanaman pepaya Anda adalah musim hujan, maka Anda tidak perlu terlalu sering menyiram. Sebaiknya cukup dilakukan satu kali sehari pada pagi hari saja.

Namun kalau waktu menanam tanaman pepaya Anda adalah musim kemarau, maka sebaiknya Anda menyiram tanaman pepaya ini dua kali sehari pada pagi dan sore hari.

6. Lakukan Penyiangan

Penyiangan sangat penting supaya tanaman pepaya bisa berkembang optimal. Bersihkan lahan sekitar Anda menanam pepaya dari gulma ataupun tanaman tanaman lain yang mengganggu, supaya nutrisi tidak terserap oleh gulma yang bisa menghambat pertumbuhan pepaya.

7. Beri Pupuk Tambahan

Pemupukan susulan sangat penting supaya nutrisi tanaman pepaya dapat terjaga dengan baik.

Aturannya sebagai berikut:

  • Pemupukan susulan pertama Anda lakukan pada waktu tanaman berusia 1 minggu
  • Pemupukan susulan kedua Anda lakukan pada waktu tanaman berusia 1 bulan
  • Pemupukan susulan ketiga Anda lakukan pada waktu tanaman berusia 3 bulan
  • Pemupukan susulan keempat Anda lakukan pada waktu tanaman berusia 6 bulan
  • Pemupukan susulan seterusnya Anda lakukan setiap 3 bulan sekali
8. Panen

Ini adalah masa yang paling ditunggu tunggu. Pepaya dapat dipanen setelah masa tanam mencapai 10-12 bulan, dan setelah masa panen pertama ini pepaya akan terus menghasilkan buah hingga tanaman pepaya berusia kurang lebih 4 tahun.

Setelah tanaman pepaya berusia 4 tahun maka tanaman pepaya akan masuk ke masa kurang produktif, jadi Anda perlu menggantinya dengan tanaman yang baru kembali.

Ciri ciri pepaya yang siap panen adalah saat warna buah sudah mulai menguning. Anda bisa menggunakan songgo untuk memanen buah pepaya untuk menghindari kerusakan pada fisik buah pepaya yang aka menjatuhkan nilai jualnya.

Tidak terlalu sulit bukan dalam melakukan budidaya pepaya ini? Anda hanya perlu memperhatikan baik baik cara menanam pepaya yang benar supaya Anda bisa mendapatkan hasil yang optimal.

Kategori
Berkebun

6 Cara Menanam Pohon Pisang Agar Cepat Berbuah

6 Cara Menanam Pohon Pisang Agar Cepat Berbuah 

6 Cara Menanam Pohon Pisang Agar Cepat BerbuahBuah pisang adalah salah satu buah yang memiliki banyak manfaat. Kandungan nutrisi yang dibutuhkan pada buah ini sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tanaman pisang ini sudah sangat terkenal di masyarakat kita dulu karena tanaman ini sudah sangat sering ditanam di rumah. 

Secara umum, saat ini pisang tidak banyak yang melakukan budidaya Daftar Sbobet88 secara intensif. Hanya sebagian besar saja Yang melakukan budidaya masif. Oleh karena itu, budidaya buah pisang sangat diminati oleh semua kalangan. Berikut adalah teknik yang diperlukan untuk cara menanam pohon pisang agar vepat berbuah. 

1. Pembibitan dari Tunas Pisang 

Biasanya, pada pemilihan bibit pisang ini digunakan dengan menggunakan tuna. Tunas tinggi yang biasanya digunakan untuk menjadi bibit memiliki tinggi sekitar 1 – 1,5 m yang memiliki kelebaran umbi sekitar 15 – 20 cm. Selain itu, tinggi dari bibit tanaman ini juga akan menentang terhadap produksi dari tanaman pisang itu sendiri. 

Untuk mendapatkan bibit, hal yang bisa kita lakukan adalah dengan cara membeli atau mengambil dari kebun sendiri. Pada penanamannya itu sendiri, bibit akan di tanam pada jarak yang tidak terlalu rapat antar pohonnya yaitu dengan jarak 2 x 2 m. 

Selain itu, guna untuk menghindari terkenanya penyakit pada tanaman pisang. Perlu dilakukan sebelum penanaman dilakukan.

  • Setelah memotong tunas tanaman pisang, biarkan kita membersihkan tanah yang disediakan pada tunas tanaman pisang.
  • Lakukanlah penyimpanan bibit pada tempat yang teduh selama 1 hingga 2 hari agar potongan yang tersedia pada umbi pisang mengering. Kemudian, buanglah daun lebar yang ada di batang tanaman.
  • Lakukan perendaman terhadap bibit umbi, tetapi hanya sebatas leher dari batang saja dengan menggunakan insektisida 0,5 – 1% kurang lebih 10 menit. Kemudian bibit dikeringkan kembali
  • Jika tidak memiliki insektisida, coba kita merendam umbi tanaman pisang dengan menggunakan air bersih yang digunakan selama kurang dari 48 jam. 

2. Media Tanam

Untuk pengembangannya, tanaman pisang dapat tumbuh dengan menggunakan tanah yang memiliki banyak humus, memiliki kapur dan tanah yang berat.

Selain itu, udara juga harus tersedia untuk menumbuhkan tanaman pisang. Meskipun sangat dibutuhkan, tetapi kita tidak bisa membuat tanaman tersebut tergenang oleh udara.

Jika media tanam yang digunakan terdiri dari tanah yang sebelumnya telah mengalami erosi, maka hasil panen yang dihasilkan dari tanaman pisang tidak akan maksimal. Selain itu, tanah yang diperlukan untuk menanam pisang adalah tanah yang mudah untuk menyerap udara.

3. Pengolahan Media Tanam Pisang 

Cara menanam pohon pisang sangat mudah yaitu dengan media tanam yang baik. Akan dibuka untuk digunakan. Sebaiknya lahan yang akan digunakan semula mungkin, khusus dibagian iklim, ekonomi, serta letak pasar tempat pisang kemudian akan diolah kembali. Selain itu perlu diperhatikan pula dari keamanan dari tempat menanam tanamannya.

Lahan yang digunakan juga diharapkan harus bersih dari hama-hama penggangu yang disetujui dikemudian hari dikhawatirkan akan menggangu proses pertumbuhan dari tanaman pisang itu sendiri.

Selain itu, tanah dikembalikan dibuat teras disetujui posisi tanah di tanah yang miring, disetujui dibuat agar tanah dapat digunakan untuk menanam. Tanamlah tanaman seperti lamtoro guna ntuk tanah agar tidak dipindahkan erosi.

4. Teknik Menanam Pisang

Pada 3 bulan pertama, buatlah jarak antar tanaman yang terbilang cukup lebar. Gunakan pola tanaman tumpeng sari antar tanman. Kemudian buatlah lubang tanam dengan ukuran lubang 50 x 50 x 50 cm di tanah yang tergolong berat, 30 x 30 x 30 cm untuk tanah gembur dan kerapatan antar tanaan 3 x 3 untuk tanah yang diperbaiki sedang dan 3,3 x 3,3 untuk tanah yang berat. Cara menanam Pohon pisang dilakukan pada musim penghujan, sebelumnya diberikan pupuk organik sebanyak 15 – 20 kg. Dengan memberikan pupuk organik, maka buah yang dihasilkanpun akan menjadi lebih baik.

5. Teknik Pemeliharaan Tanaman pisang 

Untuk mendapatkan hasil yang tanaman pisang yang baik. Maka dilakukan dilakukan pemotongan terhadap tanaman pisang hingga terddiri atas 3 – 4 batang pada satu rumpun. Jika sudah disetujui tahun lalu, maka disetujui rumpun diganti dengan tanaman yang baru.

Proses penyiangan harus dilakukan secara teratur agar dapat membersihkan rumput pembohong atau hama parasit yang dapat ditemukan di sekitar tanaman pisang. Seperti proses penyaingan pada umumnya, dilakukannnya proses penggemburan tanah dan menimbun kembali dappuran oleh tanah agar tunas dan akan semakin banyak. Hati-hati kompilasi sedang melakukan penyiangan karena akar tanaman pisang ini terbilang sangat pendek, yaitu hanya 15 cm di bawah permukaan dari tanah.

Lakukanlah penyiraman agar tanaman pisang yang ditanam dapat tumbuh subur dan menghasilkan jumlah produksi pisang yang banyak. Berikan air pada tanaman dengan cara menyiraminya atau dengan memberikan air pada parit-parit yang ada di sekitar tanaman pisang.

Biasanya, hama yang ada di tanaman pisang ini adalah ulat buah, ulat daun, dan ulat bunga. Cara termudah mengatasinya adalah dengan cara menggunakan insektisida seperti Malathion dan Pestona.

6. Ketinggian Tempat Menanam Pisang 

Sebenarnya, tanaman pisang ini tergolong tanaman yang dapat ditanam di mana saja, yaitu dapat menerima kondisi dataran tinggi serta kekeringan. Kapan di Indonesia, pada umumnya pisang dapat tumbuh dan berkembang di dataran rendah hingga dataran dengan ketinggian yang mencapai 2.000 mdpl. Namun, untuk jenis yang lainnya dapat mencapai ketinggian 1.000 mdpl.

Demikianlah teknik budidaya pisang yang dapat dilakukan oleh Anda di rumah atau di kebun sendiri. Semoga artikel tentang cara menanam pohon pisang ini bisa bermanfaat baik untuk kebun kecil atau mengelola skala besar untuk bisnis Anda. Selamat bercocok tanam!