Kategori
Bisnis

Jadi Komisaris Telkom

Jadi Komisaris Telkom, Karena Rizal Disebut Paham

Jadi Komisaris Telkom – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengangkat Rizal Mallarangeng sebagai Komisaris PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom.

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan Rizal dinilai pantas untuk mendapatkan jabatan itu sebab memiliki beragam pengalaman di bidang teknologi dan konten.

“Beliau (Rizal) sangat paham mengenai konten yang saat ini memang menjadi fokusnya Telkom, bagaimana me-monetized infrastruktur Telkom untuk menjadi lebih kuat ke depan. Rizal punya pengalaman di sana juga,” ungkap Arya.

Rizal sendiri juga memiliki rekam jejak panjang di bidang politik. Lulusan ilmu politik ini pernah menjadi penulis pidato Megawati Soekarno Putri sebelum bergabung dengan Partai Golkar. Rizal saat ini telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis di DPP Partai Golkar.

“Bisa kami sampaikan bahwa sejak surat pengunduran diri beliau (Rizal) itu kami terima, maka Rizal kami anggap sudah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar dalam posisi Wakil Ketua Umum. Jadi sekarang ini Rizal benar-benar sebagai profesional,” kata Arya.

Arya bilang pihak Kementerian BUMN juga sudah menerima surat dari DPP Partai Golkar yang menyatakan secara resmi bahwa Rizal sudah tak lagi menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis di DPP Partai Golkar. Surat itu tercantum dalam Keputusan DPP Partai Golkar Nomor SKEP-35/GOLKAR/VI/2020 tentang Pemberhentian Personalia dari Struktur Kepengurusan DPP Partai Golkar.

 Selain Rizal, Kementerian BUMN juga menunjuk Co-Founder sekaligus Presiden Bukalapak Muhammad Fajrin Rasyid menjadi Direktur Digital Telkom. Dengan pengangkatan itu, Fajrin kan menyerahkan tugas dan tanggung jawab fungsional harian sebagai Presiden Bukalapak kepada para Dewan Direksi dan Manajemen Bukalapak.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan Fajrin memiliki rekam jejak yang cukup mumpuni untuk duduk di kursi direksi Telkom. Meski usianya masih terbilang cukup muda, ia menganggap Fajrin adalah orang yang tepat untuk memimpin pengembangan bisnis digital di Telkom.

“Fajrin merupakan figur anak muda yang sudah teruji kiprah dan karyanya di bisnis digital,” ucap Erick. Menurut dia, seluruh jajaran direksi Telkom memiliki indikator kinerja atau key performance index (KPI) yang terukur.

Ia mengaku tak segan-segan mendepak direksi Telkom jika tak bisa memenuhi terget. “Saya sudah sampaikan kepada mereka bahwa harus siap dicopot bila tidak memenuhi target-targetnya,” kata Erick.

Berikut jajaran direksi dan komisaris Telkom:


Komisaris

Komisaris Utama: Rhenald Kasali
Komisaris Independen: Marsudi Wahyu Kisworo
Komisaris Independen: Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris Independen: Wawan Irawan
Komisaris Independen: Chandra Arie Setiawan
Komisaris: Marcelino Pandin
Komisaris: Ismail
Komisaris: Alex Denni
Komisaris: Rizal Mallarangeng

Direksi

Direktur Utama: Ririek Adriansyah
Direktur Wholesale & International Service: Dian Rachmawan
Direktur Human Capital Management: Afriwandi
Direktur Keuangan: Heri Supriadi
Direktur Consumer Service: FM Venusiana R.
Direktur Enterprise & Business Service: Edi Witjara
Direktur Network & IT Solution: Herlan Wijanarko
Direktur Digital Business: Muhammad Fajrin Rasyid
Direktur Strategic Portfolio:Budi Setiawan Wijaya

Kategori
Pertanian

Ridwan Kamil Janji Bangun Digitalisasi Pertanian

Ridwan Kamil Janji Bangun Digitalisasi Pertanian

Ridwan Kamil Janji Bangun Digitalisasi Pertanian – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mengapresiasi kinerja sektor pertanian tangguh di tengah pandemi virus Corona atau covid 19.

Pasalnya, berdasarkan hasil penelitian Universitas Pajajaran mencatat bahwa sektor yang paling tangguh di seluruh dunia dan juga Indonesia, di masa pandemi covid 19 adalah sektor pertanian.

Kemudian dari statistik Jawa Barat, orang yang terkena covid 19 adalah rata-rata orang kota, sehingga orang semakin banyak ke desa.

“Pertanian, peternakan, perikanan semua yang terhubungan dengan alam itu ternyata tidak terpengaruh terlalu besar. Oleh karena, Kami mendukung penuh apapun kebijakan Pak Menteri Pertanian,” jelas Ridwan.

“Mudah-mudahan kehadiran Pak Menteri memberikan semangat kepada kami karena kami ini terus meningkatkan swasembada pangan,” lanjut Ridwan Kamil.

Ridwan optimistis bersama Kementerian Pertanian (Kementan) dapat memperkokoh swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani Jawa Barat. Pemerintah Provinsi Jabar bersama Kementan memiliki terobosan yang sama dalam hal memajukan sektor pertanian ke depan khususnya menjawab kondisi pasca covid 19.

“Kami juga membangun digitalisasi pedesaan dan di sektor pertanian memperkuat teknologi pertanian berbasis teknologi. Misalnya, teknologi pertanian memakai drone dan kami juga punya aplikasi bisa mengetahui antara pasar pertanian dengan tanah koordinat itu bagaimana bisa disingkronkan,” ujarnya.

Menurut Ridwan Kamil, inovasi teknologi pertanian berbasis digital adalah syarat utama dalam menyesuaikan kebutuhan ke depan. Sebab, selama ini petani hanya menggunakan feeling dalam berusaha tani dan mengetahui perkembangan harga pangan.

“Kalau yang lakunya kentang, dimana-mana nanam kentang. Padahal kemiringannya tidak cocok dan kualitas tanah tidak cocok. Jadi, aplikasi yang sedang kita bangun itu akan menginformasikan pasar dimana, produk pertanian yang lagi naik apa, dihubungkan dengan geografis lahan nanti dimacingkan dengan produk yang pas,” terangnya.

Meningkatkan Ketahanan Pangan

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menjamin keamanan dan meningkatkan ketahanan pangan pasca covid 19 khususnya di Provinsi Jabar. Kementan melalukan karantina pertanian yang baik melalui online sistem, sehingga sesudah covid 19 atau perlambatan-perlambatan yang lain diakibatkan covid 19, dipastikan nantinya akselerasi ini akan kembali muncul dengan baik.

“Saya ingin menyampaikan berbagai hal akibat dampak Covid 19, khususnya dalam mengakselerasi pertanian untuk menjawab kepentingan masyarakat lebih khususnya Jawa Barat, kita telah sepakat sama-sama mengakselerasinya,” katanya.

“Kita sepakat untuk kompak melakukan upaya-upaya agar masyarakt tetap produktif walau hidup dalam kondisi baru atau kondisi normal sesudah covid 19 yang ada,” tegas Syahrul.

Selain akselerasi perkarantinaan, Syahrul mengungkapkan terobosan Kementan dalam meningkatkan produksi pangan sehingga swasembada pangan kokoh yakni dengan meningkatkan berbagai ragam produksi pangan (tidak hanya pangan pokok) dan meningkatkan produk turunan.

Dengan demikian, sudah saatnya cara bertani dengan membangun klaster tertentu sesudah covid 19 sehingga tidak hanya fokus pada beras, namun berbagai macam pangan dapat diproduksi dan diolah menjadi banyak produk turunan.

“Saya juga mengapresiasi Pak Gubernur Jabar dengan segala upaya yang ada serius mempersiapkan after covid 19 atau dalam kondisi covid masyarakat tetap produktif di bidang pertanian,” pungkas Syahrul.

Kategori
Berkebun

Cara Ajak Anak Berkebun

Cara Ajak Anak Berkebun

Cara Ajak Anak Berkebun – Kegiatan menanam atau berkebun cukup ramai dibicarakan di media sosial semenjak pandemi Covid-19. Rupanya berkebun bisa membantu ‘membunuh’ rasa bosan baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.

Selain menanam tanaman, aktivitas berkebun juga bisa menanamkan nilai-nilai penting dalam hidup termasuk kerja keras, kesabaran, pengetahuan dan tanggung jawab.

Alam memainkan peran dalam perkembangan kesejahteraan (well-being) anak. “Jika kita berkebun, mikroba penting di tanah yang bisa meningkatkan serotonin (zat kimia di otak) dan bau tanah setelah hujan (petrikor) mempengaruhi otak dengan cara meningkatkan suasana hati,” jelas Jones dari Good House Keeping.


Melihat berbagai manfaat tersebut, melibatkan anak dalam aktivitas berkebun adalah sebuah hal yang baik. Lalu bagaimana caranya agar mereka tertarik dan bersemangat? idn poker deposit pulsa indosat


1. Mulai dari yang kecil

Sebaiknya mulai dengan sesuatu yang kecil dulu. Anda tak perlu menyediakan lahan luas untuk mulai mengajak anak berkebun. Mulai saja dengan menanam tomat di pot atau bunga matahari di pot dan diletakkan di depan jendela rumah. Kalau mau di tanah boleh juga tanam cabe

Proyek-proyek kecil seperti ini bisa Anda gunakan untuk mengajarkan anak tentang dasar berkebun seperti media tanah yang baik, pentingnya sinar matahari dan menyiram tanaman.

2. Biarkan anak memilih jenis tanaman

Untuk menumbuhkan ketertarikan anak terhadap berkebun, biarkan anak sendiri memilih jenis tanaman yang ingin mereka tanam. Sebagai contoh, tomat ceri untuk bahan masakan dan bisa memproduksi buah lebih cepat daripada tomat besar. Sayuran berdaun hijau semisal, sawi, bayam atau kangkung yang bisa tumbuh cepat dan bisa dipanen lebih dari sekali. Atau tanaman hias yang saat berbunga memiliki warna-warni.


3. Buat perlengkapan sendiri

Kegiatan berkebun bisa Anda gabungkan dengan aktivitas kerajinan tangan. Namun dalam hal ini, Anda harus ajak anak membuat sendiri perlengkapan berkebun mereka. Alana Cama, Schools and Groups Programme Manager di Royal Horticultural Society menyarankan untuk membuat penyiram tanaman (watering can) cukup dari botol bekas.

Sediakan botol dan lubangi pada bagian tutupnya. “Ajak anak untuk mendekorasi bagian luar botol, buat beberapa lubang pada tutupnya dan Anda mendapatkan sebuah penyiram tanaman, yang bisa digunakan untuk menyiram tanaman atau menebar biji,” kata Cama.  

4. Konsisten

Kunci keberhasilan berkebun adalah konsistensi. Konsisten ini mulai dari perawatan hingga tanggung jawab akan penggunaan alat. Ajarkan anak cara menggunakan penyiram tanaman, cara mengisi ulang sekaligus penyimpanan saat tidak digunakan, Dan tunjukkan juga bagaimana cara menghilangkan tanaman liar di sekitar tanaman utama.

5. Buat penanda tanaman

Anda bisa menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab lewat penanda tanaman. Anak bisa membubuhkan papan kertas bertuliskan namanya plus gambar yang menarik agar dia bersemangat merawat.

Ajak pula dia memanfaatkan batu-batu sekitar tanaman untuk ditata mengitari tanaman sehingga tampilan taman lebih menarik sekaligus memberikan anak aktivitas lain.

6. Ajak anak olah hasil panen

Saat panen tiba, biarkan anak merasakan sendiri memanen tanaman jika Anda menanam tanaman sayur. Ajak anak untuk turut mengolah hasil panennya.

Jika menanam sawi, ajak anak untuk memotong sawi. Untuk tanaman tomat ceri bisa dijadikan topping juga seledri bisa digunakan untuk campuran sup.


7. Belajar membuat pupuk kompos

“Anda bisa berkeliling dapur dan melihat apa yang bisa dijadikan kompos. Ada beberapa benda aneh yang tidak Anda bayangkan seperti rambut atau stik es krim,” kata Ben Raskin.

Bantu anak untuk memahami pentingnya kompos bagi tanah dan buat tanaman. Ben berkata menjelaskan pada anak bahwa sesendok tanah mengandung banyak organisme seperti hutan kecil dan bisa membuat mereka bersemangat.

Kategori
Agriculture and Forestry

Pentingnya Pertanian Modern untuk Keberhasilan Pembangunan Desa Terpencil

Pentingnya Pertanian Modern

Pentingnya Pertanian ModernPerkembangan teknologi saai ini sudah mengubah hampir keseluruhan aspek kehidupan masyarakat untuk saat ini. Termasuk juga dalam hal pertanian. Bila sebelumnya banyak petani di desa menggunakan cara manual, maka dengan perkembangan teknologi cara yang digunakan pun beralih ke mesin-mesin pertanian. Inilah yang dikenal dengan istilah pertanian modern. Namun, seperti apakah pertanian modern tersebut, jenis-jenisnya serta manfaatnya bagi masyarakat? Berikut ulasannya yang bisa Anda simak.

maxresdefault - Pentingnya Pertanian Modern untuk Keberhasilan Pembangunan Desa Terpencil

Baca juga : Metode Peningkatan Produksi Pertanian di Indonesia

Apa Itu Pertanian Modern?

Pertanian modern memiliki pengertian yakni sistem pertanian yang menggunakan peralatan canggih dalam pelaksanaannya. Contohnya saja dalam hal membajak sawah, petani menggunakan peralatan dan mesin-mesin canggih seperti traktor. Adanya pertanian modern ini dikarenakan dampak positif dari perkembangan teknologi.

Petani Rasakan Manfaat Transformasi Pertanian Modern Berkat Alsintan - Pentingnya Pertanian Modern untuk Keberhasilan Pembangunan Desa Terpencil

Hal lainnya yang membedakan antara pertanian tradisional dengan pertanian modern adalah dari segi cara penanaman, perawatan tanaman hingga pemanenan. Penanaman dalam pertanian modern tidak dilakukan secara manual, tetapi menggunakan mesin transplanter. Keuntungannya adalah menanam padi akan lebih cepat, begitu juga dengan masa pemanenan yang akan semakin singkat dengan inovasi pupuk modern.

Konsep pertanian modern sudah banyak diterapkan di berbagai negara di dunia. Salah satu contoh kesuksesan dari pertanian modern seperti yang diterapkan di Jepang. Adanya pola pikir modern masyarakat disana juga mempengaruhi pada kesuksesan pertanian ini. Namun, pertanian modern juga tetap harus memperhatikan aspek-aspek tradisional, seperti dalam menjaga kelestarian lingkungan agar terhindar dari kerusakan alam.

Beberapa Contoh Penerapan Pertanian Modern

Pertanian Hridoponik

7e4a3bbd7472af87153aae07abe4d485 - Pentingnya Pertanian Modern untuk Keberhasilan Pembangunan Desa Terpencil

Sebenarnya, konsep hidroponik sudah ada sejak lama, namun baru beberapa tahun terakhir mulai dikenal luas di Indonesia. Pada awalnya, model pertanian modern hidroponik digunakan oleh para ilmuwan dalam meneliti tanaman berdasarkan kandungan air. Pertanian hidroponik tidak menggunakan unsur tanah dan kebutuhan airnya lebih sedikit dibandingkan dengan pertanian menggunakan tanah.

Keuntungan yang bisa Anda peroleh bila menerapkan pertanian hidroponik adalah air akan terus mengalami sirkulasi di dalam sistem dan bisa digunakan untuk hal lainnya. Semisalnya saja untuk budidaya ikan. Selain itu tanaman hidroponik cenderung steril, bersih dan tidak menghasilkan polusi terhadap lingkungan serta tanaman akan tumbuh semakin cepat.

Pertanian Organik Terintegrasi

58VUM6y8p PZzMwvlAId9Jd55xc cV7N4Jdag5ITo7AEw14pnhLKfmp4ksaZz6SXOGiGyu MtzyKVyhVAufRdCO1YrYDu9pldwRj4sPL9lkYORJUsZHixNMbCgkcK5zwdTjwGg - Pentingnya Pertanian Modern untuk Keberhasilan Pembangunan Desa Terpencil

Penerapan pertanian modern selanjutnya adalah pertanian organik yang terintegrasi. Artinya pertanian ini menggunakan sistem budidaya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami serta tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Contohnya saja pupuk yang digunakan adalah pupuk organik yang berasal dari limbah peternakan. Limbah tersebut akan diolah menggunakan teknologi pertanian modern dan mudah digunakan.

Manfaat Pertanian Modern

Manfaat Penggunaan Mesin Padi Modern untuk Pertanian - Pentingnya Pertanian Modern untuk Keberhasilan Pembangunan Desa Terpencil

Dalam perjalanannya, penerapan pertanian modern jelas akan membawa manfaat yang tidak sedikit bagi masyarakat. Terutama masyarakat di wilayah pedesaan yang masih mengandalkan faktor pertanian sebagai tumpuan hidup. Beberapa manfaat dari pertanian modern tersebut pertama dapat meningkatkan hasil pertanian secara optimal. Hal ini dikarenakan masa panen yang lebih singkat dibandingkan dengan cara manual, termasuk pula cara penanamannya karena menggunakan mesin canggih.

images - Pentingnya Pertanian Modern untuk Keberhasilan Pembangunan Desa Terpencil

Kedua, pertanian modern sebagai pelengkap dari pola pertanian yang sudah ada sebelumnya. Pertanian modern ini bukanlah untuk menghilangkan cara lama, tetapi saling melengkapi. Sehingga pertanian di sebuah desa dapat berjalan secara efektif dan efisien. Manfaat ketiga yakni untuk menciptakan sebuah sistem terpadu antara pertanian dengan industri.

Hasil dari pertanian modern tidak hanya dari segi kuantitas saja melainkan juga dari segi kualitas. Apabila kualitas pertanian baik, maka nilai ekspornya akan semakin tinggi. Dengan demikian, dapat memberikan pengaruh yang cukup besar bagi pembangunan sebuah desa agraris berkonsep pertanian modern serta memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya.

jual drone agriculture murah - Pentingnya Pertanian Modern untuk Keberhasilan Pembangunan Desa Terpencil

Itulah beberapa poin mengenai pentingnya pertanian modern bagi pembangunan desa. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Kategori
Agriculture and Forestry

Metode Peningkatan Produksi Pertanian di Indonesia

Produksi Pertanian di Indonesia

Produksi Pertanian di Indonesia – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara agraris terbesar di Dunia dan pertanian masih menjadi salah satu mata pencaharian yang banyak ditemukan.

Baca juga : Teknologi Pertanian yang Telah di Terapkan di Indonesia

Melihat besarnya potensi pertanian yang ada, sudah selayaknya Indonesia mejadi lumbung pertanian di Asia Tenggara atau bahkan dunia. Sayangnya, produksi pertanian tidak selalu berjalan mulus dari waktu ke waktu. Menghadapi hal tersebut, pemerintah pun menyiapkan beberapa program dan metode untuk meningkatkan hasil produksi pertanian. Apa saja? Cari tahu selengkapnya pada artikel berikut ini.

Intensitas Pertanian

Metode peningkatan produksi pertanian yang pertama dan sering dilakukan adalah melalui intensifikasi pertanian. Dilakukan dengan cara mengelola lahan pertanian sebaik mungkin yang bertujuan meningkatkan hasil produksi. Intensifikasi sangat cocok diterapkan untuk daerah dengan potensi pertanian yang sempit. Misalnya, di wilayah Jawa dan Bali.
Adapun cara yang dapat dilakukan untuk menyukseskan program intensifikasi pertanian adalah dengan sapta usaha tani. Sapta usaha tani tersebut meliputi kegiatan seperti pemilihan bibit unggul, pengolahan tanah yang baik, dan melakukan pemupukan yang tepat. Selain itu juga dilakukan penyuluhan mengenai pengendalian hama penyakit, irigasi, pengelolaan pasca-panen serta pemasaran hasil pertanian.

Versifikasi Produk Pertanian

Cara kedua yang bisa dilakukan adalah lewat program divesifikasi pertanian. Diversifikasi pertanian merupakan usaha meningkatkan produksi pertanian dengan beberapa jenis produksi. Tujuannya untuk menghindari ketergantungan hanya dari satu jenis tanaman pertanian saja. Dengan begitu, tanaman lain yang berpotensi menguntungkan juga semakin dikenal oleh masyarakat.

Cara diversifikasi pertanian adalah dengan penanaman beragam jenis tanaman dalam satu lahan pertanian. Keuntungannya akan berlipat ganda pada saat yang panen dalam lahan yang sama. Seperti ketika Anda menanam cabai rawit dan tomat sekaligus. Jadi, ketika dalam satu musim panen terdapat tanaman yang gagal panen masih ada tanaman lainnya yang dapat dijadikan cadangan sebagai sumber pendapatan bagi para petani.

Pemanfaatan Lahan Rawa

Dalam meningkatkan produksi pertanian, pemerintah juga melakukan terobosan yang inovatif dengan optimalisasi lahan rawa. Selama ini, lahan rawa dianggap kurang memiliki nilai yang produktif, maka dari itulah Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki program Selamatkan Rawa, Selamatkan Petani atau SERASI. Program ini pun cukup berhasil meningkatkan produktivitas pertanian.

Di Indonesia sendiri luas lahan rawa yang memiliki nilai potensial seluas 33.4 juta hektare. Dari luas tersebut, ada sekitar 14.2 juta hektare sudah diberdayakan untuk pemanfaatan sawah, 3.1 juta hektare lainnya sebagai lahan hortikultura dan 1.9 juta hektare digunakan untuk tanaman tahunan. Metode SERASI ini dilakukan dengan cara menormalisasi irigasi. Teutama pada saluran air, pintu air, tanggul hingga pompa. Tidak hanya itu saja, pengolahan tanah, pemupukan dan pengendalian hama penyakit juga menjadi perhatian.

Pemberian Alat dan Mesin Pertanian dari Pemerintah

Terakhir, peningaktan produksi pertanian harus dilakukan secara berkala dengan dukungan para stakeholder terkait seperti Kementerian Pertanian (Kementan). Dukungan ini bisa dilakukan dengan pemberian alat dan mesin pertanian atau Alsintan untuk petani. Alat dan mesin tersebut digunakan ketika petani mulai melakukan pengolahan, panen, hingga pasca panen.

Contoh dari pemberian alat dan mesin pertanian ini adalah pengadaan mesin tanam pindah bibit padi. Tujuannya tidak lain adalah agar petani dapat meningkatkan kerja tanam dan menurunkan biaya produksi. Selain itu, mesin juga bermanfaat untuk menghemat tenaga para petani.

Hingga saat ini, keempat metode tersebut menjadi fokus utama pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian. Dukungan dari petani dan masyarakat memang dibutuhkan demi tercapainya kesuksesan kedaulatan hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.

Kategori
Agriculture and Forestry

Teknologi Pertanian yang Telah di Terapkan di Indonesia

Teknologi Pertanian

Teknologi Pertanian – Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi pertanian juga kian canggih hal ini tentu memiliki dampak yang positif bagi para petani. Dengan bantuan teknologi pertanian, efektifitas penanaman, perawatan, hingga panen bisa lebih meningkat. Selain itu, biaya operasional yang harus dikeluarkan oleh petani semakin menurun dengan hasil produksi yang meningkat.

Baca juga : Rekomendasi Alat Pertanian Modern, Pekerjaan Lebih Efisien!

Transplanter

Teknologi pertanian transplanter direkomendasikan oleh Litbang (Penelitian dan pengembangan) Kementerian Pertanian untuk toto 4D deposit pulsa memberikan jarak yang pas antar padi yang ditanam. Konsep teknologi pertanian ini menganut sistem jajar legowo dari Jawa Timur dalam proses penanaman padi. Transplater dipercaya bisa meningkatkan produksi padi hingga 30%. Jarak yang tepat antar padi lebih memudahkan petani dalam hal perawatan.
Harga satu unit mesin transplanter ini sekitar Rp 75 juta. Tapi, Anda tak perlu khawatir karena pemerintah akan memberikan bantuan mesin ini kepada para petani. Ketika digunakan untuk menanam padi, mesin ini tidak akan tenggelam di lumpur sawah karena sudah dilengkapi dengan pengapung. Meski begitu, transplanter dirancang dengan berat seringan mungkin agar tidak menyulitkan petani.

Indo Combine Harvester

Dengan menggunakan teknologi pertanian indo combine harvester petani akan dimudahkan dalam urusan panen padi mulai dari pemotongan, pengangkutan, perontokan, pembersihan, sortasi, hingga pengantongan. Dengan indo combine harvester, Anda tidak lagi membutuhkan banyak orang untuk memanen padi, karena satu mesin ini hanya butuh tiga orang saja, dengan kapasitas kerja empat sampai enam jam per hektar.
Teknologi ini akan semakin baik performanya jika digunakan pada lahan yang basah. Indo combine transplanter memiliki gaya tekan ke permukaan tanah 0.13kg/cm2, memperkecil kemungkinan bagi mesin untuk terperosok dalam tanah. Hebatnya lagi, teknologi pertanian ini mampu menghasilkan gabah dengan tingkat kebersihan 99.5%.

Mesin Pemilah Bibit Unggul

Bibit unggul akan menghasilkan tanaman dengan kualitas yang baik pula. Jika dulunya petani tidak bisa menentukan bibit mana yang akan menghasilkan tumbuhan terbaik, kini dengan teknologi pertanian, hal tersebut bisa diketahui. Penggunaan mesin pemilah bibit unggul ini banyak digunakan oleh perusahaa penyedia bibit.

Alat Pengering Kedelai

Teknologi pertanian ini sangat membantu Anda untuk mencegah penurunan kualitas kedelai akibat proses pengeringan yang terlambat. Dengan alat pengering ini, proses pengeringan kedelai yang biasanya berlangsung selama delapan hari, bisa dipersingkat menjadi satu hari saja. Tak hanya itu saja, mesin ini juga akan meningkatkan daya tumbuh benih kedelai hingga 90.3%.

Instalasi pengolah limbah

Limbah ternak seringnya tidak terkelola dengan baik oleh para petani. Padahal, limbah ternak ini bisa dimanfaatkan untuk hal yang lebih baik. Daripada mencemari lingkungan, lebih baik limbah ini digunakan untuk pupuk organik. Jika Anda tidak memiliki banyak waktu untuk mengolah sendiri limbah menjadi pupuk, ada instalasi pengolah limbah. Dengan mengggunakan instalasi pengolah limbah, barang yang awalnya tidak bermanfaat bisa diubah menjadi pupuk organik dan biogas.

Semua teknologi pertanian di atas sengaja dirancang dan dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi kerja petani. Di samping itu, penggunaan teknologi pertanian tersebut membuktikan bahwa petani zaman sekarang bisa go digital seiring dengan perkembangan teknologi.

Kategori
Agriculture and Forestry

Rekomendasi Alat Pertanian Modern, Pekerjaan Lebih Efisien!

Alat Pertanian Modern

Alat Pertanian ModernKecanggihan teknologi membuat segala pekerjaan kita jadi lebih mudah. Di sektor pertanian, beragam alat canggih diperkenalkan untuk mempercepat proses cocok tanam. Kenali yuk apa saja alat pertanian modern masa kini!

Baca juga : Hutan primer mempertahankan kadar karbon

Saat ini pemeliharaan lahan lebih mudah untuk dilakukan dengan bantuan berbagai alat modern. Baik saat penanaman, menunggu masa panen, hingga saat panen. Lahan akan lebih mudah dirawat, tanaman juga lebih subur, dan hasilnya lebih melimpah.

Traktor

Pemakaian alat dan mesin modern tentunya bisa mempercepat proses pengolahan produksi pertanian. Traktor menjadi salah satu alat yang paling menunjang kegiatan petani dalam hal pengolahan tanah.

Traktor Kubota KRT-140 ini bisa menjadi salah satu alat yang digunakan untuk mengolah tanah lebih mudah. Dengan memakai mesin diesel Kubota sebagai penggeraknya, traktor ini memiliki sistem Direct Injection yang menghasilkan tenaga responsif serta irit bahan bakar. Anda bisa membelinya dengan harga Rp 95 juta.

Garu Piring

Sebelum melakukan proses penanaman bibit, maka para petani perlu melakuan pengolahan tanah. Hal ini harus dilakuan dengan baik dan benar supaya nantinya proses penanaman bisa lebih baik dan benih yang ditanam bisa tumbuh lebih subur. Untuk itu para petani membutuhkan garu piring.

Alat ini gunanya adalah untuk membersihkan rumput. Selain itu bisa digunakan untuk menutupi tanah yang baru saja disebar benih. Dengan piringan-piringan kecil, alat ini akan membalikkan tanah dangkal pada lahan pertanian. Satu piringan garu bisa membalikkan tanah dalam jumlah banyak.

Bajak Singkal

Para petani yang memakai alat pertanian yang baik akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Lahan harus diolah secara benar dengan alat yang tepat supaya proses penanaman jadi lebih baik. Salah satu alat yang digunakan sebelum penanaman adalah bajak singkal.

Alat yang satu ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan rotavator. Bajak singkal hadir dalam 2 jenis yakni yang memiliki satu arah dan bajak singkal yang memiliki dua arah. Alat ini digunakan untuk membalikkan lapisan tanah supaya lebih gembur.

Pemanen Tebu

Saat memanen tebu akan lebih cepat dan mudah jika Anda memakai alat pemanen tebu. Mesin pemanen tebu telah dikembangkan sejak tahun 1920-an.

Mesin ini mampu memotong dedaunan tebu dan memotong tebu menjadi batang-batang yang lebih kecil. Setelahnya tebu dimasukan ke penampung atau ditumpahkan ke kotak pengejar yang ditarik oleh traktor dan bergerak beriringan dengan mesin.

Mesin Panen Tebu Mini ini bisa digunakan untuk membantu melakukan pemanenan batang tebu. Hasil lebih banyak dalam waktu singkat, pekerjaan memanen jadi lebih cepat dilakukan. Alat ini memerlukan bahan bakar sebanyak 20 liter per hektar dengan kapasitas kerja kurang dari 0, 13 hektar per jam.

Kategori
Agriculture and Forestry

Hutan primer mempertahankan kadar karbon

Hutan primer mempertahankan kadar karbon. Upaya agar dapat mengurangi emisi untuk mencegah lebih banyak hutan yang keluar dari zona aman.

Namun, temuan positif ini hanya dapat terjadi apabila ekosistem hutan mempunyai waktu cukup untuk beradaptasi, kondisi vegetasinya tetap utuh, dan emisi gas rumah kaca secara global dapat dibatasi untuk menghindari peningkatan suhu global di atas ambang batas.

“Setiap kenaikan suhu yang terjadi akan menyebabkan hilangnya karbon hutan dengan cepat,” katanya.

Para peneliti melakukan penelitian dengan membuat plot-plot pengamatan di hutan tropis seluruh dunia, mengukur diameter dan tinggi setiap pohon, dan mendapatkan nilai simpanan karbon. Kemudian, para peniliti mengunjungi kembali plot pengamatan yang telah dibuat setiap beberapa tahun sekali untuk menentukan tingkat pertumbuhan dan daya hidupnya.

“Bagi kami, kejutan terbesarnya adalah betapa tahannya hutan tropis terhadap kenaikan suhu meskipun hanya sampai pada titik tertentu,” kata Terry Sunderland, penulis jurnal dan peneliti asosiasi senior CIFOR dan profesor di Universitas British Columbia Kanada.

“Untuk mencegah terjadinya bencana akibat perubahan iklim, sangat diperlukan perlindungan jangka panjang dan pengelolaan hutan berkelanjutan, namun juga harus diikuti dengan pengurangan emisi dan fokus pada sektor ekonomi yang tidak terlalu bergantung pada bahan bakar fosil tersebut.”

Menurut sebuah studi terbaru, para ilmuwan telah merinci reaksi hutan tropis yang utuh dapat menyimpan 40 persen karbon dalam berbagai vegetasi terhadap variabilitas iklim dan mencoba  memahami secara tepat seberapa sensitif tipe ekosistem ini terhadap perubahan suhu dari waktu ke waktu.

Panduan internasional di bawah Perjanjian Paris tahun 2015 tentang perubahan iklim menyatakan untuk membatasi suhu rata-rata dan menghentikannya dari kenaikan lebih dari 1,5 hingga 2 derajat celcius setelah masa pra-industri.

“Jika kita mampu membatasi perubahan iklim, ekosistem hutan tropis masih dapat terus menyimpan karbon dalam jumlah banyak. Nilai ambang batas 32 derajat celcius yang ada telah menyoroti betapa pentingnya pengurangan emisi untuk menghindari terlalu banyak hutan yang keluar dari zona aman.”

Membuat proyeksi bagaimana bumi bereaksi terhadap perubahan lingkungan dan menghangatnya lapisan atmosfer bukan perkara yang sangat mudah.

Riset ini sudah melibatkan tim yang terdiri dari 225 ilmuwan di seluruh dunia dan telah melakukan pengukuran serta pemantauan pada lebih dari setengah juta pohon dari 800 hutan tropis.

Menurut laporan ini, ekosistem hutan akan melepaskan karbon dioksida ke atmosfer apabila jumlah karbon yang diperoleh dari pertumbuhan pohon kurang dari jumlah karbon yang hilang akibat kematian dan dekomposisi pohon.

Dalam jangka panjang, suhu memiliki pengaruh terbesar terkait cadangan karbon hutan yang menyebabkan pertumbuhannya kurang optimal, diikuti oleh kekeringan yang merupakan faktor kedua terbesar penyebab menurunnya daya hidup pohon.

Para peneliti melakukan penelitian dengan membuat plot-plot pengamatan di hutan tropis seluruh dunia, mengukur diameter dan tinggi setiap pohon, dan mendapatkan nilai simpanan karbon. Kemudian, para peniliti mengunjungi kembali plot pengamatan yang telah dibuat setiap beberapa tahun sekali untuk menentukan tingkat pertumbuhan dan daya hidupnya.

“Analisis kami menunjukkan bahwa sampai pada titik tertentu, hutan tropis secara mengejutkan mampu bertahan terhadap perbedaan suhu,” kata Martin Sullivan, pemimpin riset dan penulis utama dari Universitas Leeds dan Universitas Metropolitan Manchester Inggris.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal ini menunjukkan bahwa hutan tropis dapat mempertahankan kapasitas simpanan karbon dalam jumlah banyak meskipun terpapar suhu tinggi 32 derajat celcius di siang hari.

Kategori
Agriculture and Forestry

Pertanian Modern Berteknologi Canggih dan Otomatis di Indonesia

Pertanian Modern Berteknologi Canggih dan Otomatis di Indonesia,- Era baru industri pertanian Indonesia! Sebuah karya kolaborasi petani dengan pemuda Indonesia. Hasil dari penggabungan antara pengalaman petani dan pendekatan sains dan teknologi.

Hasil kerjasama dari Koperasi Pertanian Gerbang Emas sebagai wadah petani yang fokus pada komoditi hidroponik paprika dan Sixplus Agrotech sebagai wadah para pemuda yang memiliki inovasi di bidang teknologi. Mempersembahkan kolaborasi untuk masa depan pertanian Indonesia. Sebuah karya untuk menjadikan sistem pertanian terotomatisasi dan terintegrasi pertama di indonesia.

Lahan pertanian ini, terletak di Desa Cibodas Maribaya Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Lahan pertama yang diujicobakan adalah lahan produksi tanaman paprika. Dimana, tanaman ini merupakan tanaman yang cukup sulit perawatannya dan memiliki nilai jual yang tinggi dipasaran.

Sebuah terobosan untuk membuat era baru industri pertanian menjadi lebih bersaing, berkualitas dan bernilai mutu tinggi guna menghadapi MEA. Harapannya, untuk membuat para petani dan produk pertanian Indonesia memiliki value lebih di mata masyarakat global untuk masa depan pertanian Indonesia.

Proses produksi yang melibatkan unsur teknologi otomatis ini, memudahkan kinerja para petani. Selain itu, membuat kualitas produk yang dijual akan lebih berkualitas dikarenakan proses produksinya diintegrasikan dengan sensor-sensor tertentu yang dikontrol melalui komputer.

Pendekatan sains dan teknologi yang diterapkan dalam kebun ini adalah :

  • Automatic Drip Irrigation
  • Automatic Fogging System
  • Control Room
  • Aplikasi Database Produksi terintegrasi dengan Sensor.
  • Aplikasi Website untuk Pemasaran

Seluruh proses tersebut akan tercatat dan masuk ke dalam database kami, sehingga para petani dapat dengan mudah mengevaluasi dan menganalisis hal-hal terkait produksi. Sehingga, pengambilan keputusan menjadi tepat dan terarah.

Fungsi utama dari fogging system ini adalah untuk merekayasa suhu sebagai langkah preventif datangnya hama dan menekan jumlah residu pestisida terkandung. Drip Irrigation diterapkan dengan proses otomatisasi yang diintegrasikan dengan sensor kelembaban sehingga proses penyiraman menjadi lebih terkontrol.

Pada kebun ini, proses produksi yang terintegrasi dengan sensor akan langsung terekam dalam aplikasi database yang telah dibangun. Sehingga, proses analisis untuk evaluasi langkah dan metode produksi akan menjadi lebih terukur. Luas lahan hampir 2000m2 ini dikontrol hanya melalui satu ruangan khusus untuk pengkabutan dan penyiraman yang digabungkan dengan judgement para petani untuk variabel lain yang terjadi pada lahan produksi.

Proses pengembangan lahan produksi ini akan terus berkembang, Sixplus Agrotech sebagai pihak developer akan terus mengeluarkan inovasi-inovasi terbaru guna mendukung proses produksi pertanian ini. Bahkan, Sixplus Agrotech akan fokus membangun seluruh sistem dari mulai tanam sampai ke proses penjualannya.

Diharapkan, banyak lahan lain di Indonesia yang akan menyusul pengimplementasian sistem pertanian ini. Mengingat, bahwa Indonesia dianugerahkan lahan yang sangat luas dan subur dan pada hakikatnya Indonesia merupakan negara agraris. Semoga ke depannya, dunia pertanian ini yang telah terintegrasi dengan teknologi menjadi “tambang emas” baru untuk masyarakat Indonesia khususnya untuk kesejahteraan petani.

Ayo Kita Majukan Pertanian Indonesia!

Kategori
Uncategorized

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!