Kategori
Society

Warga di Jaktim Disuruh Masuk Peti Karena Tak Pakai Masker

Warga di Jaktim Disuruh Masuk Peti Karena Tak Pakai Masker

Warga di Jaktim Disuruh Masuk Peti Karena Tak Pakai Masker – Sebuah video yang memperlihatkan warga diminta masuk peti mati karena tidak memakai masker viral di media sosial. Peristiwa itu disebutkan terjadi di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Dilansir https://planetpreset.com bukan tanpa alasan kenapa hukuman ini di berlakukan pemerintah agar ada efek jera dari masyarakat dan lebih perduli akan portokol.

1. Wakil Camat Pasar Rebo membenarkan kejadian tersebut 

Wakil Camat Pasar Rebo Santoso membenarkan kejadian tersebut. Santoso mengatakan, pihaknya memberikan hukuman denda senilai Rp250 ribu hingga sanksi kerja sosial.

Namun, kata Santoso, sejumlah warga ada yang diminta masuk ke dalam peti mati. Tujuannya agar pelanggar menyadari kesalahannya.

“Beberapa kita minta untuk merenung di lokasi peti mati, di mana tujuannya menyadarkan kita semua,” ucap Santoso, Jumat.

2. Ide berawal dari pasien COVID-19 yang meninggal 

Ide memasukkan pelanggar protokol penggunaan masker ini muncul dari pasien COVID-19 yang meninggal. Sebab, pasien COVID-19 yang meninggal akan dimasukkan ke dalam peti mati dan langsung dikubur dengan protokol kesehatan, tanpa bisa diantar keluarganya.

“Maka dari itu ada ide untuk menyadarkan kepada mereka semua, jika tidak tertib pada protokol, mereka akan berakhir di peti mati,” jelas Santoso.

3. Peti mati yang disediakan untuk merenung hanya satu 

Santoso mengatakan, pihaknya menyediakan satu peti mati untuk dipakai pelanggar protokol penggunaan masker. Di dalam peti, pelanggar diminta merenungkan perbuatannya.

“Tetapi juga punya peti mati lainnya sebagai simbol untuk mengingatkan orang yang melewati jalan ini,” jelas dia.

 

Kategori
Society

Kisah Penggali Kubur Melawan Rasa Takut Terhadap Corona

Kisah Penggali Kubur Melawan Rasa Takut Terhadap Corona

Kisah Penggali Kubur Melawan Rasa Takut Terhadap Corona – Virus Corona semakin mewabah di Indonesia. Hingga detik ini sudah lebih dari 26.473 orang terinfeksi dengan total kematian hingga mencapai 1613 orang lebih.

Banyaknya kasus ini membuat para garda terdepan penanganan Covid-19 dibuat sibuk, mulai dari para tim medis, petugas keamanan, relawan dan lainnya.

Tidak terkecuali untuk garda terakhir Covid-19 yaitu para petugas pemakaman khusus untuk korban Covid-19 di TPU Pondok Ranggon.

Tidak tanggung-tanggung, setiap harinya mereka bisa mengurus hingga 20 pemakaman para korban Covid-19.

Muhidir (35) salah satu petugas pemakaman bercerita bahwa dia dan timnya bisa mengurus hingga 37 pemakaman Covid 19 setiap harinya dibulan ke 2 pandemi ini berlangsung. Kesibukkan ini membuat mereka harus tetap berjaga di TPU hingga pukul 10.00 malam.

Selain itu, dia juga bercerita bahwa mereka tidak bisa pulang kerumah dan harus tidur di musholla TPU hingga seminggu karena kekhawatiran mereka terhadap keluarga dirumah.

“Iya mas, dulu kita sempet tidur di musholla bisa semingguan gak pulang. Karena kuta juga khawatir sama keluarga, apalagi pas diawal kan penanganan virus ini masih simpang siur.

Tapi sekarang alhamdulillah bisa pulang, tapi tetep disini kita mandi bersih-bersih dulu, terus pas sampai rumah kita langsung mandi lagi pakai air panas. Biar yakin udah aman pas ketemu anak istri.” Ujar Muhidir (35).

Khawatir akan terpapar virus corona

“Rasa kawatir dan rasa takutnya itu muncul lagi setelah ramai virus Corona dan saya juga selalu dilibatkan saat membantu proses pemakaman jenazahnya tapi untungnya saya di kasi APD sehingga rasa takut itu berkurang,” kisahnya.

Berbeda dengan Walhi yang juga salah satu tukang gali kubur di TPU Karang Joang tersebut.

Walhi juga mengaku sempat khawatir dan takut namun lantaran keseringan di paksa sehingga rasa takut itu juga perlahan menghilang.

“Kalau takut pasti ada ya, tapi namanya sudah tugas dan perintah dari pimpinan kita ya kita harus kita lakukan karena ini tanggung jawab saya. Jadi dipaksakan saja walaupun sebenarnya masih ada rasa takut itu,” katanya.

Lebih lanjut ia menuturkan, dirinya dan kawan-kawannya sudah menyiapkan lubang kuburan cadangan untuk mengantisipasi adanya jenazah yang dimakamkan secara dadakan dan dimalam hari.

Kategori
Society

PSBB Tangerang Diperpanjang, Bupati: Masyarakat harus Disiplin

PSBB Tangerang Diperpanjang, Bupati: Masyarakat harus Disiplin

PSBB Tangerang Diperpanjang – PSBB di Provinsi Banten tahap 9 terus diperpanjang dikarenakan terjadinya peningkatan kasus Virus Corona (Covid-19). Perpanjangan dilaksanakan hingga 4 September 2020.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan kondisi pandemi Virus Corona belum berakhir. Masyarakat diminta terus meningkatkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan: menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Dalam bulan Agustus saja peningkatan pada tanggal 17 Agustus tercatat lonjakan pasien Covid-19 sebanyak 40 orang, artinya peningkatan ini harus diwaspadai bersama. Kesadaran masyarakat agar terus ditingkatkan dalam kondisi antara ekonomi dan kesehatan yang terus terasa.

Untuk perkembangan sementara per tanggal 23 Agustus 2020,  menunjukan Kasus Covid-19 terkonfirmasi 587 orang, PDP 1065 orang,ODP 1.210 orang total keseluruhan 2.862 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, Provinsi Banten menempati urutan ke-14 Nasional kasus Covid-19.

“Kita mengalami peningkatan hampir di seluruh 8 Kab/Kota di Banten. Selain di Tangerang Raya diikuti oleh Kota Serang, dan di nasional pun mengalami peningkatan,” jelasya.

Sementara Wakil Gubernur Banten Andhika Hazrumi menyatakan, rapat terbatas dan akan dilanjut esok hari.

“Terkendala teknis, rapat dilanjut esok dengan pak Gubernur Banten,” ucapnya.

Dikatakan, secara garis besar peningkatan kasus covid-19 dibeberapa Kabupaten/Kota di Banten mengalami peningkatan dan akhirnya PSBB terus berlanjut.

Masyarakat harus lebih peduli akan situasi saat ini

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan Provinsi Banten menempati urutan ke-14 Nasional kasus Covid-19. “Kita mengalami peningkatan hampir di seluruh 8 Kab/Kota di Banten, selain di Tangerang Raya diikuti oleh Kota Serang, dan di nasional pun mengalami peningkatan” ujarnya.

“Masih banyak masyarakat yang belum menyadari pemberlakuan PSBB.  PSBB kami perpanjang, hal ini dilakukan pemerintah agar wabah ini segera teratasi dan kita bisa beraktivitas seperti biasa kembali,” tandasnya.

Provinsi Banten sendiri sejauh ini telah menyelenggarakan pengujian massal menggunakan alat rapid test yang telah dilaksanakan di tiga wilayah di Tangerang Raya dan saat ini tengah mengintensifkan pengujian test corona menggunakan metode swab test.

Kategori
Society

Anak Bunuh Ibu Kandung, Mayat Disembunyikan di Sofa

Anak Bunuh Ibu Kandung, Mayat Disembunyikan di Sofa

Anak Bunuh Ibu Kandung, Mayat Disembunyikan di Sofa – Seorang pria di Mesir nekat mencekik ibu kandungnya sendiri hingga tewas. Tersangka juga mengambil tabungan dan barang berharga milik korban.

Menyadur Gulf News, Senin (24/8/2020), Ashraf Al Maghrabi bahkan menyembunyikan jasad ibunya di dalam sofa agar pebuatannya tak diketahui anggota keluarganya yang lain.

Insiden pembunuhan dan perampokan ini berawal ketika ibu dan anak ini terlibat perselisihan terkait pekerjaan.

Korban mendesak pelaku agar mencari penghasilan untuk menghidupi anak-anaknya yang kini tinggal bersama mantan istrinya.

Tak terima, Ashraf pun yang kehilangan akal langsung mencekik ibunya di atas sofa hingga ia pingsan. Untuk mengakhiri nyawa perempuan itu, pelaku menutup kepala korban dengan kantong plastik.

Tak cukup sampai di situ, korban yang mengalami kesakitan kemudian dipukul di bagian kepala dengan palu hingga tewas.

Setelah itu pelaku memasukkan tubuh ibunya ke dalam kabin penyimpanan sofa untuk menyembunyikan perbuatannya dari sauda-saudaranya yang kerap berkunjung ke rumah itu.

Esok harinya saat jenazah mulai mengeluarkan bau, Ashraf bergegas mengambil tabungan dan barang-barang berharga milik ibunya, termasuk ponsel, untuk dibawa kabur.

Sebelum meninggalkan rumah, ia sempat menghubungi saudara laki-lakinya, mengatakan bahwa sang ibu hilang.

Saudara laki-lakinya itu kemudian bertandang ke rumah ibunya dan menemukan perempuan malang itu di dalam sofa dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Curiga dengan Ashraf,  saudara laki-laki ini langsung mengajukan laporan ke kantor polisi terdekat.

Tim penyelidikan yang dibentuk oleh Direktur Investigasi Alexandria berhasil memecahkan kasus pembunuhan ini dan menangkap Ahsraf sebagai tersangka.

“Tersangka mengaku geram kepada korban, karena korban memarahinya untuk segera mencari pekerjaan” kata tersangka kepada tim penyidik.

Dengan memanfaatkan ponsel korban yang dibawa kabur, Ashraf berhasil diringkus kepolisian dan dijerat atas kasus pembunuhan berencana dan perampokan.

Kategori
Society

PN Jaksel Tolak Permohonan PK Djoko Tjandra

PN Jaksel Tolak Permohonan PK Djoko Tjandra

PN Jaksel Tolak Permohonan PK Djoko Tjandra, – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak upaya hukum peninjauan kembali (PK) yang telah diajukan buronan korupsi Djoko Soegiharto Tjandra alias Djoko Tjandra.

Buron kasus hak tagih (cessie) bank Bali, Djoko Soegiarto Tjandra empat kali tak hadir dalam sidang peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Alhasil, PN Jakarta Selatan memutuskan menolak permohonan Joko.

“Menetapkan menyatakan permohonan PK dari pemohon Djoko tidak dapat diterima dan berkas perkaranya tidak dilanjutkan ke Mahkamah Agung,” kata Humas PN Jakarta Selatan Suharno di lokasi, Rabu.

Jaksa minta hakim tolak PK Joko Tjandra

Sebelumnya, PN Jakarta Selatan kembali menggelar sidang PK Joko Soegiarto Tjandra untuk yang keempat kalinya. Sidang itu mengagendakan mendengarkan pendapat dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam sidang ini, Joko lagi-lagi mangkir.

“Jaksa meminta Majelis Hakim menyatakan, permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan Joko Soegiarto Tjandra harus dinyatakan ditolak dan tidak dapat diterima, dan tidak diteruskan perkaranya ke Mahkamah Agung (MA),” ujar Jaksa Ridwan Ismawanta di PN Jakarta Selatan, Senin 27 Juli 2020.

Pada sidang PK sebelumnya pada Senin 20 Juli 2020, Joko melalui kuasa hukumnya meminta agar sidang PK digelar secara virtual. Namun, menurut Ridwan, permintaan Joko tidak sesuai aturan yang tertuang dalam surat edaran Mahkamah agung (SEMA) Nomor 1 Tahun 2012.

“Persidangan telekonferensi hanya bisa diselenggarakan di Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, dan Rumah Tahanan. Dan itu hanya diperbolehkan untuk tahanan, terdakwa, atau saksi. Bukan PK terpidana,” ucapnya.

Joko diduga kabur ke Papua Nugini usai divonis 2 tahun penjara

Untuk diketahui, Joko mengajukan PK ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin 8 Juni 2020. Namun, Joko tidak hadir sebanyak empat kali sejak sidang pertama pada Senin, 29 Juni 2020.

Joko divonis bebas ketika persidangan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2008 lalu. Namun, Kejaksaan Agung tidak terima atas vonis itu. Mereka kemudian mengajukan PK ke Mahkamah Agung.

Hasilnya, Joko dinyatakan bersalah dalam perkara korupsi hak tagih Bank Bali dan dijatuhi vonis 2 tahun bui. Hakim agung ketika itu juga memerintahkan agar Joko membayar denda Rp15 juta dan uangnya senilai Rp546 miliar di Bank Bali dirampas untuk negara.

Namun, sehari setelah vonis dari MA, Joko sudah tidak lagi ditemukan di Indonesia. Ia diduga kabur ke Papua Nugini.

Surat keterangan sakit Joko tidak disertakan dengan bukti yang kuat

Joko tidak hadir dalam sidang karena alasan sakit. Melalui kuasa hukumnya, dia mengaku dirawat di Kuala Lumpur, Malaysia. Jaksa menilai, informasi surat yang menyatakan Joko Tjandra sakit itu tidak dapat diyakini kebenarannya.

“Karena, keterangan sakit tidak dibarengi dengan menunjukkan rekam medis dan fisik pemohon. Dengan kata lain, Joko Tjandra juga tidak menghormati persidangan. Kami berpendapat, pemeriksaan sidang PK tidak dapat dilaksanakan secara online,” ujarnya.

“Manakala dengan adanya keterangan sakit, maka sudah seharusnya Majelis Hakim meminta Joko Tjandra diperiksa di rumah sakit umum atau rumah sakit daerah,” sambungnya.

Kategori
Society

Terlilit Utang, Emak-emak ini Gadaikan Motor Pinjaman

Terlilit Utang, Emak-emak ini Gadaikan Motor Pinjaman

Terlilit Utang, Emak-emak ini Gadaikan Motor Pinjaman – Satreskrim Polresta Banyumas, Jawa Tengah menangkap seorang ibu rumah tangga karena menggadaikan satu unit sepeda motor pinjaman.

Pelaku berinisial DA (28), warga Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, ditangkap pada, Rabu (8/7/2020). Pelaku di tangkap ketika berada di rumahnya.

“Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta Banyumas,” kata Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka melalui Kasatreskrim AKP Berry.

Ia mengatakan penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan laporan korban atas nama Irena Yuliasih, warga Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, setelah mengetahui sepeda motornya digadaikan oleh DA.

Menurut dia, kejadian tersebut berawal dari kedatangan DA ke rumah korban untuk meminjam sepeda motor dengan alasan akan digunakan untuk menemui suami pelaku.

DA mengaku akan menemui suaminya untuk mengambil uang yang akan digunakan membayar utang kepada korban.

Korban pun meminjamkan sepeda motor berikut surat tanda nomor kendaraannya (STNK) kepada pelaku.

Tetapi, ternyata sepeda motor tersebut tidak digunakan untuk menemui suami pelaku, melainkan digadaikan kepada seseorang di wilayah Banyumas.

Terkait dengan laporan tersebut, Kasatreskrim mengatakan pihaknya segera melakukan penyelidikan dan mengamankan DA berikut satu unit sepeda motor Yamaha Mio milik korban yang telah digadaikan oleh pelaku.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku menggadaikan sepeda motor itu sebesar Rp1,5 juta karena terlilit utang,” katanya lagi.

Ketika di tanya oleh tim penyidik, Tersangka mengaku terpaksa melakukan aksi tersebut karna terliit hutang yang cukup besar oleh seorang raintenir. Dan bila tidak segera di lunasi, Raintenir itu mengatakan akan menyita rumah tersangka beserta isinya.

Ia mengatakan pelaku beserta barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Mio milik korban dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) serta STNK atas nama Irena Yuliasih telah disita di Mapolresta Banyumas untuk penyidikan lebih lanjut.

Menurut dia, pelaku bakal dijerat dengan Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara.

Kategori
Home Society

Ada yang Harganya Rp1,2 Triliun

Ada yang Harganya Rp1,2 Triliun

Ada yang Harganya Rp1,2 Triliun – Memiliki kekayaan berlimpah, sederet orang kaya Tanah Air ini menggelontorkan dana yang tak sedikit untuk membangun rumahnya. Bukan bernilai miliaran, bahkan ada yang nilainya ditaksir mencapai triliunan rupiah. Wow!

Dari video di saluran YouTube ada yang baru dengan tajuk ‘Ini Rumah Termahal di Indonesia seharga 1 Triliun’ yang tayang Maret 2020 lalu, menunjukkan tujuh rumah termahal di Indonesia.

Milik siapa saja ya rumah mewah nan megah itu? Nah, berikut ulasannya. poker deposit pulsa im3

Sandiaga Uno

20200414080800 1 rumah termewah di indonesia 001 astri agustina - Ada yang Harganya Rp1,2 TriliunPebisnis sekaligus politikus Sandiaga Uno yang dikenal kaya raya itu memiliki hunian yang mewah. Hunian tersebut berada di Jakarta dan ditaksir harganya mencapai Rp100 miliar.

Rumah tersebut memiliki luas 1300 meter persegi dan didominasi dengan warna putih. Rumah megahnya terdiri dari beberapa ruang khusus seperti ruang formal untuk menyambut tamu formal.

Setya Novanto

20200414080654 1 rumah termewah di indonesia 001 astri agustina - Ada yang Harganya Rp1,2 TriliunDiketahui Setya Novanto memiliki beberapa rumah mewah. Salah satu nya rumah di Kebayoran Baru yang dikabarkan seharga Rp204 miliar.

Rumah tersebut memiliki luas 1600 meter persegi dan berada empat lantai. Bila dibandingkan rumah yang ada di sampingnya, rumah tersebut terlihat mencolok.

Alshad Ahmad

20200414080656 1 rumah termewah di indonesia 004 astri agustina - Ada yang Harganya Rp1,2 TriliunRumah termewah lainnya adalah milik Alshad Ahmad, sepupu Raffi Ahmad. Rumah mewah yang berada di Bandung itu ditaksir memiliki harga Rp300 miliar.

Rumah mewah tersebut didesain bak rumah ala Eropa mewah dan dilapisi marmer mahal. Yang mencuri perhatian adalah furniturnya di rumahnya. Salah satunya adalah sofa senilai Rp2 miliar.

Susilo Bambang Yudhoyono

20200414080656 1 rumah termewah di indonesia 007 astri agustina - Ada yang Harganya Rp1,2 TriliunRumah milik Susilo Bambang Yudhoyono yang berada di Mega Kuningan termasuk dalam salah satu rumah termahal di Indonesia. Rumah mewah itu memiliki harga fantastis senilai Rp300 miliar.

Hunian megah tersebut dibangun dengan gaya modern kontemporer. Desain luarnya praktis dan fungsional namun terkesan mewah.

Hasim Hadado

20200414080657 1 rumah termewah di indonesia 005 astri agustina - Ada yang Harganya Rp1,2 TriliunRumah megah di Palu, Sulawesi Tengah milik Hasim Hadado sempat viral di media sosial. Soalnya, rumahnya bukan hanya mewah namun juga sukses bikin melongo karena dilapisi emas asli.

Bergaya Eropa klasik, di dalamnya terdapat kamar tidur yang jumlahnya mencapai 99 miliar. Rumah milik pengusaha kaya raya itu ditaksir mencapai Rp400 miliar.

HM. Fitno

20200414080655 1 rumah termewah di indonesia 003 astri agustina - Ada yang Harganya Rp1,2 TriliunPengusaha kaya raya yang dikenal sebagai Crazy Rick Pondok Indah yakni HM Fitno memiliki hunian super megah di Pondok Indah. Harganya ditaksir mencapai Rp280 miliar.

HM Fitno merupakan seorang pengusaha sukses di bidang properti dan fesyen.

Rumah 1,2 Triliun

20200414080658 1 rumah termewah di indonesia 006 astri agustina - Ada yang Harganya Rp1,2 TriliunRumah termahal di Indonesia berada di Bukit Golf Pondok Indah Jakarta Selatan. Rumah dengan dominasi warna putih itu ditaksir memiliki harga Rp 1,2 triliun.

Meski begitu, tidak diketahui secara pasti siapa pemilik rumah tersebut. Namun, sudah dipastikan bahwa pemilik rumah tersebut adalah salah satu rumah terkaya di Indonesia.

Kategori
Society Travel

Diincar Masyarakat Setelah Pandemi Berakhir

Diincar Masyarakat Setelah Pandemi Berakhir

Diincar Masyarakat Setelah Pandemi Berakhir – Pandemi segera berakhir sudah tentu menjadi keinginan semua orang di seluruh dunia tak terkecuali masyarakat Indonesia. Selain merindukan suasana kantor, sekolah, dan rumah ibadah, orang-orang pasti juga rindu dengan aktivitas jalan-jalan dan mengunjungi destinasi wisata.

Sejak pandemi dan pemberlakuan kebijakan social distancing yang ketat, geliat wisata terhenti. Bukan hanya karena akses jalan dan angkutan umum dibatasi, tapi juga destinasi wisata  banyak ditutup untuk sementara.

Kalau pandemi berakhir dan keadaan sudah normal kembali, bisa dipastikan bahwa orang-orang tidak akan ragu untuk langsung melaksanakan liburan.

Bagi milenial jaman now, liburan ke luar negeri menjadi impian yang harus segera diwujudkan. Namun situasi yang belum tentu kondusif di negara lain membuat liburan domestik menjadi pilihan yang aman dan paling realistis sembari menerapkan protokol kesehatan.

Lalu, destinasi wisata apa saja yang akan diminati masyarakat setelah pandemi berakhir? Berikut ulasannya;

1. Wisata Belanja di Mal

Selama pandemi, praktis banyak orang yang melakukan belanja secara online. Sensasi belanja online dan langsung ke toko tentu sangat berbeda. Kembalinya aktivitas normal, sudah tentu akan menarik minat orang-orang untuk berwisata belanja ke mal-mal maupun pertokoan favorit.

Mereka akan semangat untuk menjajal baju-baju, kosmetik, dan berbagai produk menarik yang dijual. Terlebih orang-orang yang tidak harus pergi ke luar kota, karena kini sebagian besar kota-kota di Indonesia sudah memiliki mal kebanggaan.

2. Wisata Kuliner dan Makan di Tempat

Serupa dengan belanja di mal, saat pandemi orang-orang tidak bebas untuk menikmati kuliner dan makan di tempat. Semua pesanan harus dibawa pulang atau order via online yang sebenarnya sungguh tidak menyenangkan.

 Kembalinya aktivitas normal, sudah tentu akan mendorong orang-orang untuk berwisata kuliner dan makan di restoran favorit. Tak hanya mendapatkan makanan yang lebih fresh dan hangat, tapi juga bisa merasakan suasananya untuk mengusir kebosanan.

3. Staycation Menginap di Hotel

Selama pandemi banyak orang yang masih ragu untuk menginap di hotel, meskipun hotel-hotel telah menerapkan protokol kesehatan. Usai pandemi, diprediksi kamar-kamar hotel akan kembali terisi penuh.

Selain untuk merasakan suasana tidur baru dan membuang bosan, orang-orang juga ingin memanfaatkan fasilitas lengkap hotel seperti gym, kolam renang, dan restorannya.

4. Menikmati Wahana Permainan dan Edukasi

Berbulan-bulan tinggal dan hanya bermain di rumah, sudah tentu bosan sekali. Tak hanya bagi orang-orang dewasa, anak-anak juga merasa jenuh. Maka dari itu, wisata yang memiliki wahana permainan dan edukasi bakal diminati dan ramai dikunjungi orang-orang pastinya.

Mulai dari wahana permainan Dufan, Jungleland, Taman Safari, Trans Studio, The Ranch, dan lain-lain yang ada di Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta hingga Malang.

5. Destinasi dengan Nuansa Pegunungan

Siapa yang bisa menolak kesejukan dan kesegaran daerah pegunungan. Selain bisa mengusir rasa stres dan kebosanan, juga keluar bersama keluarga dan teman-teman dan pastinya untuk menambah koleksi fotografi bukan.

Destinasi alam bernuansa pegunungan bakal banyak diminati masyarakat setelah pandemi berakhir. Beberapa destinasi yang ramai diincar mulai dari Puncak Bogor, Bandung, Lembang, Dieng, Kota Batu hingga wisata Gunung Bromo.