Kategori
Berkebun

Nih Alasan Wajib Kenapa Kamu Harus Mulai Berkebun

Nih Alasan Wajib Kenapa Kamu Harus Mulai Berkebun

Nih Alasan Wajib Kenapa Kamu Harus Mulai Berkebun – Kamu belum pernah berkebun sama sekali. Berarti kamu telah melewatkan hal yang sangat menyenangkan dari berkebun.

Sementara berkebun bisa dilakukan oleh semua orang yang bisa dimulai dari sekarang. Apalagi di Indonesia memiliki iklim dan tanah yang subur.

Sebenarnya tidak terlalu rumit, namun tetap butuh ketekunan dalam menjalaninya. Berkebun banyak manfaatnya loh. Kini, berkebun telah menjadi sebuah lifestyle baru, terutama untuk mereka yang hidup di kota metropolitan.

Tren ini dipopulerkan Indonesia Berkebun yang diinisiasi oleh Ridwan Kamil. Awalnya komunitas ini bernama Jakarta Berkebun. Konsep yang diterapkan adalah urban farming. Pemerintah pun mendukung penuh komunitas tersebut. Lalu kira-kira, apa manfaat berkebun tersebut?

1. Mengurangi stress. 

Setelah lelah beraktifitas, aroma dedaunan dan bunga-bunga di tanam akan membuat pikiran kita kembali fresh.

2. Memperbaiki mood. 

Kondisi mental kita akan membaik selama berkebun, ini sudah dibuktikan oleh studi dari Essex Universities. Mereka memberikan kuisioner pada 269 orang dalam penelitian tersebut.

3. Meningkatkan rasa percaya diri.

Rasa percaya diri timbul dari usaha dan perjuangan untuk menghidupkan serta merawat tanaman yang kita tanam di dalam kebun.

4. Manfaat kesehatan. 

Bukan hanya olahraga saja yang mampu membakar kalori, berkebun juga terbukti bisa membakar kalori 280-380 kalori per jam. Ini setara dengan berlari selama 30 menit.

5. Mempercepat proses penyembuhan. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang sakit akan lebih cepat sembuh jika berada di lingkungan yang banyak ditumbuhi tanaman hijau.

6. Memperpanjang umur. 

Berkebun adalah aktivitas yang cukup banyak melibatkan fisik kita. Hal inilah yang menjadi rahasia panjang umur banyak orang. Manusia biasanya semakin malas bergerak seiring bertambahnya usia.

7. Menghemat pengeluaran. 

Kamu tidak perlu lagi selalu membeli sayuran karena bisa langsung ambil dari kebun sendiri. Sehat, fresh, dan bergizi!

8. Mendekatkan hubungan. 

Berkebunlah dengan kekasih atau keluargamu, kegiatan ini bisa mempererat hubungan kalian.

Jika kita bisa melakukan kegiatan memberi banyak manfaat, kenapa tidak segera melakukannnya.

Kategori
Berkebun

3 Cara Ini Bantu Siasati Berkebun di Tengah Kota, Bisa kok!

3 Cara Ini Bantu Siasati Berkebun di Tengah Kota, Bisa kok!

3 Cara Ini Bantu Siasati Berkebun di Tengah Kota, Bisa kok! Isu kualitas udara yang buruk apalagi bagi yang tinggal di perkotaan memang sudah menjadi makanan sehari-hari. Pemerintah pun sangat sering meghimbau warga menggunakan transportasi umum sebagai salah satu solusi atas pencemaran udara. Tetapi bukan hanya pemerintah, masyarakat pun dapat berperan aktif dalam mengurangi permasalah udara yang semakin hari semakin kotor.

Dengan memanfaatkan lahan kosong yang tersedia di tempat tinggal bisa menjadi solusi, mulai dari yang tinggal di apartemen bertingkat hingga rumah tapak juga bisa loh. Berikut tiga cara untuk mengurangi polusi udara jika tinggal di perkotaan:

1. Jika memilikii rooftop atau balkon, manfaatkan lahan untuk bercocok tanam

Jika kamu tipikial orang yang senang tinggal di ketinggian atau tinggal di apartemen, memanfaatkan balkon sebagai area bercocok tanam bukan hal yang aneh lagi. Sekarang, kekurangan akan lahan bukan masalah serius lagi, pasalnya banyak media tanaman yang dpat digunakan dalam mengatasi kekurangan lahan tersebut.

2. Tanaman hidroponik juga bisa jadi solusi lho!

Bagi kamu yang tidak mempunyai taman belakang rumah atau balkoni, jangan sedih! Kamu tetap bisa berkontribusi dalam mengurangi polusi udara lho, caranya dengan menggunakan konsep tanaman hidroponik yaitu memanfaatkan pipa paralaon sebagai media tanaman yang tentunya sudah dilapisi bahan yang mirip tanah agar tanaman hidup. Penempatan hidroponik juga cukup mudah, pasalnya hidroponik bisa dipasang di dinding sehingga tidak membutuhkan ruang yang terlalu luas.

3. Rumah tapak juga bisa go-green

Selain dua lokasi sebelumnya, persebaran rumah dengan konsep cluster juga banyak di perkotaan apalagi di daerah pinggiran kota. Biasanya rumah-rumah dengan konsep cluster memiliki kebun belakang atau backyard, nah tempat tersebut sangat cocok untuk bercocok tanam karena biasanya backyard sudah berupa tanah dan siap untuk ditanami.

 bagaimana apakah kamu tertatik buat berkebun? kegiatan 1 ini tidak akan menyita waktumu kok. justru membuat kamu akan merasa happy.. semoga sukses ya guys! terima kasih..

Kategori
Berkebun

5 Sayuran Dipanen dalam Waktu Singkat

5 Sayuran Dipanen dalam Waktu Singkat

5 Sayuran Dipanen dalam Waktu Singkat – Untuk menanam sayuran dalam waktu singkat, anda perlu waktu sekitar 30 hari sejak menanam hingga panen. Kalau dihitung-hitung, dari awal anda di rumah aja sampai sekarang harusnya sudah panen dong.

Daripada bosan di rumah aja, mending cobain menanam sendiri sayuran di bawah ini. Sebagai tambahan, anda gak perlu punya lahan yang luas buat menanamnya. Bahkan, di kosan atau apartemen pun bisa.

1. Kangkung

Sayuran yang satu ini juga bisa dipanen dalam waktu 30 hari, lho. Kebayang gak sih segarnya kangkung yang dipetik langsung dari hasil tanam sendiri? Daftar Joker123

Tanam biji kangkung ke dalam tanah, siram dan tunggu hingga 30 hari ke depan. Ingat, jika sudah tumbuh daun, siram secara rutin ya. Karena tanaman kangkung suka banget dengan air.

2. Bayam

Menanam bayam mulai dari biji ternyata gak butuh waktu yang lama banget. Sekitar 4-5 minggu anda bisa memanennya.

Tanam biji bayam di dalam tanah, pot, atau polybag, siram secara rutin dan tunggu hingga tumbuh besar. Dengan sedikit kesabaran, anda akan bisa memanen daun bayam segar langsung dari kebunmu.

3. Daun bawang

Anda bisa menanamnya di dalam tanah ataupun di air. Bisa menanam dari sisa memasakmu terdahulu, lho. Daun bawang akan tumbuh subur jika kebutuhan airnya terpenuhi.

Hindarkan daun bawang dari sengatan matahari langsung agar tumbuh sehat dan subur serta gak ‘gosong’. Tiga sampai empat minggu kemudian, anda sudah bisa memanen daun bawang untuk memasak.

4. Selada

Membayangkan enaknya daun selada segar yang crunchy dipanen dari kebun sendiri. Anda bisa menanam selada dari sisa batangnya.

Tumbuhkan di dalam air terlebih dahulu atau langsung menanamnya langsung di dalam tanah.

Tanaman selada juga fleksibel kok, dia bisa ditanam secara konvensional atau hidroponik. Tinggal pilih yang paling mudah menurutmu. Sekitar 30 hari, selada bisa dipetik daunnya.

5. Wortel

Menanam wortel perlu waktu. Jika anda punya waktu 30 hari saja untuk memanen tanaman, baby carrot bisa anda dapatkan.

Wortel yang masih imut dan muda enak kan dibuat sebagai side dish dari makan steak bikinan sendiri. Gak perlu repot untuk memotongnya dan rasanya lebih manis.

Tanam biji wortel di dalam tanah, dan siram secara rutin. Kalau anda ragu untuk langsung menanamnya di dalam tanah, anda bisa merendam terlebih dahulu bijinya. Lalu baru tanam ke dalam tanah. Bisa juga ke dalam gelas plastik bekas air mineral.

***

Wah, lumayan juga ya daripada gak ada kegiatan selama di rumah aja. Yang penting bukan jumlah sayuran yang bisa dipanen, namun anda juga bisa berlatih lebih sabar dan telaten dalam merawat tanaman.

Kategori
Berkebun

Memanfaatkan Halaman Rumah untuk Berkebun

Memanfaatkan Halaman Rumah untuk Berkebun

Memanfaatkan Halaman Rumah untuk Berkebun – Meskipun tersedia lahan hijau, hal ini jarang dimaksimalkan oleh pemilik rumah dengan berbagai alasan, dari tidak ada waktu, takut serangga, tidak punya bakat untuk berkebun, atau tidak suka tangannya kotor. Padahal, dengan merawat taman sekecil apa pun di rumah, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup.

Banyak yang tidak menyadari bahwa berkebun merupakan aktivitas fisik yang memiliki intensitas setara dengan lari di atas treadmil berkecepatan 5 km/jam. Selain mempercantik halaman rumah, dengan menyisihkan beberapa menit sehari untuk merawat tanaman Anda juga telah meningkatkan kesehatan jantung.

Apa kamu sudah pernah berkebun? Kini, berkebun sudah menjadi gaya hidup baru bagi sebagian orang yang tinggal di kota-kota besar. Kegiatan satu ini memang bisa kamu lakukan dengan mudah di mana saja, bahkan di halaman rumah sekalipun.

Menyehatkan tubuh

Saat berkebun, kamu akan melakukan berbagai kegiatan yang menguras tenaga, seperti menggemburkan tanah, mencabuti rumput, memangkas tanaman, memotong rumput, membersihkan pot, menyiram bunga, hingga memberikan pupuk.

Melakukan kegiatan fisik semacam itu tentu akan berimbas baik untuk kesehatanmu. Kalau berkebun di pagi hari, kamu juga bisa mendapatkan vitamin D dari sinar matahari pagi.

Mengurangi stres

Gak hanya baik untuk kesehatan, berkebun juga bisa membantu menyegarkan pikiran dan meningkatkan kondisi psikologis. Merawat dan melihat tanamanmu tumbuh setiap hari tentu sangat menyenangkan, bukan?

Membuat udara di sekitar rumah menjadi lebih segar

Kita tentu sudah tahu bahwa tanaman memiliki kemampuan untuk menyerap gas karbondioksida dan mengubahnya menjadi gas oksigen. Semakin banyak tumbuhan yang kamu tanam, maka semakin banyak gas oksigen yang akan dihasilkan. Dengan begitu, keberadaan tanaman bisa membuat udara di sekeliling rumahmu menjadi lebih segar.

Sesempit apapun halaman rumahmu, kamu tetap bisa berkebun

Kamu gak perlu lahan yang luas untuk bisa berkebun. Dengan halaman rumah yang sempit sekalipun, terutama di kota-kota besar, kamu tetap bisa bercocok tanam dengan menggunakan berbagai inovasi yang ada. Beberapa dari inovasi tersebut misalnya vertikultur, hidroponik, aeroponik, dan tabulampot.

Mempercantik tampilan halaman rumah

Keberadaan tanaman di halaman rumah tentu bisa membuat rumahmu menjadi estetis dan hijau, apalagi kalau kamu menanam jenis tanaman bunga yang cantik. Selain itu, saat ini tersedia banyak inspirasi desain taman di internet yang bisa kamu coba. Bikin betah, kan?

Bisa dikonsumsi atau menjadi peluang bisnis

Kalau menanam tanaman buah atau sayur, kamu tentu bisa memanen dan mengonsumsinya. Produk buah atau sayur yang kamu dapatkan pun lebih segar dan juga menyehatkan karena sifatnya organik. Selain dikonsumsi sendiri, kamu juga tentunya bisa meraup rupiah dengan menjual buah atau sayur hasil panenmu.

Kategori
Berkebun

Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

hot thread fbz5906mjrdw - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho! Untuk menanam sayuran dalam waktu singkat, kamu perlu waktu sekitar 30 hari sejak menanam hingga panen. Kalau dihitung-hitung, dari awal kamu di rumah aja sampai sekarang harusnya sudah panen dong, ya?

Daripada bosan di rumah aja, mending cobain menanam sendiri lima sayuran di bawah ini. Sebagai tambahan, kamu gak perlu punya lahan yang luas buat menanamnya. Bahkan, di kosan atau apartemen pun bisa.

1. Wortel 

klasifikasi wortel 1 - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Menanam wortel perlu waktu. Jika kamu punya waktu 30 hari saja untuk memanen tanaman, baby carrot bisa kamu dapatkan. Wortel yang masih imut dan muda enak kan dibuat sebagai side dish dari makan steak bikinan sendiri. Gak perlu repot untuk memotongnya dan rasanya lebih manis.

Tanam biji wortel di dalam tanah, dan siram secara rutin. Kalau kamu ragu untuk langsung menanamnya di dalam tanah, kamu bisa merendam terlebih dahulu bijinya. Lalu baru tanam ke dalam tanah. Bisa juga ke dalam gelas plastik bekas air mineral.

2.Kangkung 

Kangkung Darat atau Kangkung Cabut 678x381 - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Sayuran yang satu ini juga bisa dipanen dalam waktu 30 hari, lho. Kebayang gak sih segarnya kangkung yang dipetik langsung dari hasil tanam sendiri? Tanam biji kangkung ke dalam tanah, siram dan tunggu hingga 30 hari ke depan. Ingat, jika sudah tumbuh daun, siram secara rutin ya. Karena tanaman kangkung suka banget dengan air.

3. Daun bawang 

1 bf731aa2735fcb4dc2454bd35dc89494 - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Kamu bisa menanamnya di dalam tanah ataupun di air. Bisa menanam dari sisa memasakmu terdahulu, lho. Daun bawang akan tumbuh subur jika kebutuhan airnya terpenuhi. Hindarkan daun bawang dari sengatan matahari langsung agar tumbuh sehat dan subur serta gak ‘gosong’. Tiga sampai empat minggu kemudian, kamu sudah bisa memanen daun bawang untuk memasak.

4. Bayam 

1 db48744048e75cab5d33c525683b8f2e - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Menanam bayam mulai dari biji ternyata gak butuh waktu yang lama banget. Sekitar 4-5 minggu kamu bisa memanennya. Tanam biji bayam di dalam tanah, pot, atau polybag, siram secara rutin dan tunggu hingga tumbuh besar. Dengan sedikit kesabaran, kamu akan bisa memanen daun bayam segar langsung dari kebunmu.

5. Selada 

Cara Budidaya Selada Keriting Organik - Berkebun di Rumah, Sayuran Ini Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat Lho!

Membayangkan enaknya daun selada segar yang crunchy dipanen dari kebun sendiri. Kamu bisa menanam selada dari sisa batangnya. Tumbuhkan di dalam air terlebih dahulu atau langsung menanamnya langsung di dalam tanah. Tanaman selada juga fleksibel kok, dia bisa ditanam secara konvensional atau hidroponik. Tinggal pilih yang paling mudah menurutmu. Sekitar 30 hari, selada bisa dipetik daunnya.

Wah, lumayan juga ya daripada gak ada kegiatan selama di rumah aja. Yang penting bukan jumlah sayuran yang bisa dipanen, namun kamu juga bisa berlatih lebih sabar dan telaten dalam merawat tanaman. Mau coba menanam sayuran sendiri?

Kategori
Berkebun

Cara Menanam Bunga Mawar dengan Stek Batang di Pot

Cara Menanam Bunga Mawar dengan Stek Batang di Pot

Cara Menanam Bunga Mawar dengan Stek Batang di Pot – Di Indonesia, menemukan mawar yang wangi memang sulit, banyak customer yang menanyakan tentang mawar kampung, mawar yang berbau sangat wangi, tapi kami sendiri belum pernah menyetok produk jenis tersebut.

Cara Menanam Mawar dari Batang Stek

Menanam mawar dari stek jauh lebih mudah dan kami rekomendasikan dibandingkan dari benihnya.

Mawar akan lebih cepat tumbuh dari ketiak ruas-ruas batang, dibandingkan perkecambahan dari biji.

Karena, menanam mawar dari biji membutuhkan waktu minimal 60 hari sampai biji mawarnya berkecambah.

Alat dan Bahan

Berikut berbagai alat dan bahan yang Anda perlukan untuk menanam mawar dengan stek batang, selain batang dari mawar itu sendiri.

  • Satu toples air
  • Pisau atau gunting tanaman
  • Pot atau wadah tanam lainnya
  • Media tanam (tanah, pupuk kandang, kompos – 1:1:1)
  • Pensil atau ranting pohon.
  • Hormon penumbuh akar atau ZPT (opsional)
Langkah-langkah Penanaman
  • Tahapan dalam menanam stek batang mawar (rose cuttings) adalah sebagai berikut.
  • Potong batang pohon mawar sepanjang 15-20 cm
  • Masukkan batang pohon mawar sesaat sesudah dipotong ke dalam air.
  • Lubangi media tanam dalam pot menggunakan pensil atau ranting pohon. Usahakan kedalamannya kurang dari setengah dari tinggi batang mawar yang sudah dipotong.
  • Sebelum ditancapkan ke dalam lubang,
  • Tancapkan batang mawar yang telah dipotong dan dibuang daunnya tadi ke dalam media tanam.
Cara Menanam Stek Mawar Dengan Kentang

Selain cara konvensional yang kami jabarkan diatas, sebetulnya banyak orang yang juga menanam stek batang mawar langsung dengan ditancapkan pada umbi kentang.

Mengapa harus kentang? Karena kadar air di dalam kentang pas, bisa menyokong akar tumbuh prima pada pangkal cutting batang mawar yang telah ditancapkan di dalamnya.

Tips Tambahan

Berikut ini adalah tips-tips tambahan agar teknik penanaman mawar Anda berhasil:

  • Lebih baik lakukan stek batang ini di pagi hari agar tanaman masih segar.
  • Selalu gunakan pisau atau gunting yang steril.
  • Untuk mensterilkan gunting atau pisau, bisa menggunakan alkohol.
  • Stek batang mawar membutuhkan drainase yang baik. Air tidak boleh menggenangi pot. Media tanam harus gembur.
  • Simpan di tempat yang terkena sinar matahari, namun bukan sinar matahari langsung.
  • Sinar matahari langsung dapat membuat daun-daun mawar terbakar.
  • Lebih baik menggunakan pot yang kecil terlebih dahulu, sebelum memindahkannya ke pot yang lebih besar setelah stek mawar tumbuh dengan sempurna.
Kategori
Berkebun

Rempah-Rempah Tanam Sendiri di Rumah

Rempah-Rempah Tanam Sendiri di Rumah

Rempah-Rempah Tanam Sendiri di Rumah – Di tengah wabah Covid-19 ini, sudah seharusnya kita memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Pasalnya, ketika imunitas tubuh melemah, penyakit pun lebih mudah untuk menyerang.

Salah satu cara untuk memiliki imun yang bagus adalah dengan mengonsumsi rempah-rempah. Sejak dulu, rempah tradisional memang terkenal mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Bahkan, mantan pasien corona di Solo, Jawa Tengah, yang telah dinyatakan sembuh, mengaku bahwa resepnya untuk menjaga daya tahan tubuh adalah dengan mengonsumsi minuman empon-empon, jamu khas Jawa.

Popularitas rempah-rempah naik, harga pun ikut melambung

Lantaran popularitasnya yang meroket di masa corona ini, harga rempah-rempah pun ikut melambung tinggi.’ Misalnya seperti jahe merah, yang sebelumnya dibanderol dengan harga Rp25 ribu per kilogram, kini dijual seharga Rp80 ribu per kilogram.

Begitu juga dengan temulawak, kunyit, bawang putih, dan berbagai jenis rempah tradisional lainnya yang ikut mengalami lonjakan harga.

Menanam rempah-rempah sendiri merupakan solusi bijak

Lalu bagaimana? Kamu membutuhkan rempah tradisional untuk menjadi obat penangkal virus corona. Tapi di sisi lain, harganya yang bahkan lebih mahal dibandingkan bahan makanan pokok tentu membuat banyak orang berpikir dua kali.

Dengan begitu, kamu tak perlu lagi membelinya dengan harga mahal. Tinggal petik di kebun sendiri, maka tubuh dan kantong pun menjadi sehat!

Nah, rempah tradisional apa saja ya yang mudah untuk ditanam di halaman rumah?

Rempah-rempah yang mudah ditanam di rumah
Jahe

Di dalam jahe, terdapat kandungan protein, vitamin, dan zat bioaktif sehingga tanaman obat satu ini dipercaya dapat menangkal virus dan kuman jahat dari luar tubuh, termasuk virus COVID-19.

Selain dijadikan bahan minuman jamu, jahe juga bisa menjadi bahan masakan. Mulai dari masakan sehari-hari seperti sop, ikan, ayam, hingga kue.

Untuk menanam jahe di rumah, siapkan sepotong jahe. Jangan lupa untuk memilih yang memilih potongan jahe yang memiliki mata. Nantinya, mata tersebut akan tumbuh menjadi daun

Tanam jahe tersebut di dalam media tanam, dan siram secara rutin. Pastikan tanaman jahe tidak terlalu terguyur air ketika hujan, dan pastikan jahe mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Kunyit

Kunyit merupakan salah satu rempah-rempah yang banyak fungsinya. Selain untuk dijadikan obat tradisional, kunyit juga bisa menjadi bahan masakan, bahkan bahan kosmetik.

Persediaan kunyit di kebun tentunya akan sangat membantu kamu yang kerap memanfaatkan tanaman ini.

Cara menanam kunyit di rumah mirip dengan cara menanam jahe. Cukup siapkan sepotong kunyit, lalu tanam ke dalam tanah yang sudah dicampur media tanam.

Bahkan, kamu bisa menanam kunyit di dalam ruangan, selama mendapatkan kebutuhan air dan sinar matahari yang cukup.

Cabai rawit

Kalau tanaman yang satu ini tak perlu diragukan lagi. Semua orang pasti membutuhkan kehadiran cabai rawit di rumahnya. Sayangnya, rempah satu ini harganya sangat fluktuatif. Bisa normal, dan bisa tiba-tiba melonjak hingga dua kali lipat.

Untuk menanam cabai di rumah, rendam biji cabai rawit ke dalam air bersih dan pilih biji yang tenggelam. Jemur biji tersebut selama tiga hari hingga kering sebelum ditanam. Cangkul tanah dengan kedalaman 40 cm, buatkan bedengan dengan lebar 100 – 110 cm, tinggi 30 – 40 cm.

Cabai rawit pun bisa langsung dipanen setelah 2,5 bulan – 3 bulan pasca ditanam.

Ketumbar

Coriander alias ketumbar bisa dimanfaatkan untuk masakan sehari-hari di rumah. Misalnya bijinya yang bisa dibuat bacem, dendeng, ayam bakar, atau bacem. Sedangkan daunnya, bisa digunakan untuk sop atau soto ayam.

Cara menanam ketumbar di rumah sanat sederhana. Masukkan biji ke tanah sedalam ¼ inci. Letakkan di tempat yang teduh karena tanaman ketumbar tidak memerlukan sinar matahari penuh.

Daunnya bisa dipanen sekitar 60-75 hari setelah ditanam, sedangkan bijinya matang dalam waktu 100 hari.

Lengkuas

Lengkuas tak bisa dipisahkan dari makanan khas Indonesia. Sebut saja rendang, empal, ayam goreng kuning, semua membutuhkan lengkuas. Cara menanamnya sangat mudah. Pilih bibit lengkuas dari tanaman yang sudah tua dan bebas dari hama.

Patahkan bibit lengkuas menjadi 4 bagian. Biasanya, terdapat sekitar 3-4 mata tunas. Jemur mata tunas tersebut dalam sehari. Buat lubang kira-kira 10-15 cm, dan masukkan bibit lengkuas tadi dengan posisi tunas menyembul di atas.

Tutupi dengan tanah, tapi pastikan tunas lengkuas tidak tertutup. Sirami dengan air secukupnya.

Kencur

Aroma khas dari kencur bisa membuat aroma masakan seperti seblak, urap, dan opor lebih sedap. Menanam kencur mirip-mirip dengan menanam lengkuas. Kamu perlu mencari bibit kencur yang berusia tua namun tetap segar dan sehat.

Biarkan hingga 1-2 minggu sampai muncul tunasnya, lalu tanam di dalam tanah. Letakkan tunas kencur di tanah dengan kedalaman 20-30 cm. Kencur bisa dipanen dalam waktu 8-12 bulan setelah ditanam.

Kategori
Berkebun

Cara Menanam Jahe Merah

Cara Menanam Jahe Merah

Cara Menanam Jahe Merah – Jahe merah adalah salah satu jenis tanaman obat yang memiliki banyak manfaat. Jadi jangan heran jika jahe ini diminati oleh banyak kalangan. Permintaan pasar pun meningkat dari tahun ke tahun.

Selain banyak manfaatnya, jahe merah juga memiliki harga jual yang cukup tinggi. Begitu banyak petani mulai membudidayakan jahe merah. Tumbuhnya jahe merah tidak membutuhkan sumber dana yang besar. Namun, hasil jahe merah bisa menjadi sangat besar.

Budidaya jahe merah belakangan ini banyak diminati oleh para petani, karena dengan membudidayakannya banyak manfaat yang bisa diperoleh, jahe merah selain bisa dimanfaatkan untuk tanaman obat, peluang bisnis budidaya jahe merah juga masih terbuka lebar, karena permintaan pasar akan jahe merah masih terbilang tinggi.

Budidaya jahe merah tidak harus dilakukan pada lahan yang luas, pada lahan yang sempit sekalipun masih bisa dilakukan.

Menanam jahe merah selain bisa dilakukan pada areal persawahan, dapat pula dilakukan pada media karung ataupun polybag yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan anda.

SYARAT TUMBUH JAHE MERAH

Ada beberapa karakteristik yang harus terpenuhi untuk menanam jahe merah, antara lain:

  • Jahe merah tumbuh pada iklim dengan curah hujan 2.500 hingga 4.000 mm per tahun
  • Jahe merah yang masih muda yang berusia 2 – 7 bulan membutuhkan matahari yang cukup sehingga harus berada di tempat yang terbuka dengan suhu udara sedang antara 20 hingga 35 derajat celcius.
  • Rentang derajat keasaman tanah pada pertumbuhan jahe merah cukup tinggi, yakni 4,3 sampai 7,4 dan tumbuh di jenis tanah gembur yang mengandung humus.
PERSIAPAN MEDIA TANAM

Seperti yang disebutkan di atas, media tanam yang digunakan adalah karung bekas atau polybag. Karung berukuran besar akan membuat hasil panen jahe merah semakin besar. Namun, disarankan untuk memakai karung dengan ukuran 40×50 cm.

Siapkan tanah, pupuk organik, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1 atau 3:2:1.

PROSES PEMBIBITAN

Proses pembibitan jahe merah ini terdiri dari beberapa langkah, diantaranya:

  • Persiapan pembibitan

Agar mendapatkan hasil panen yang optimal salah satunya dilakukan dengan bibit yang berkualitas.

Bibit berkualitas adalah bibit yang memenuhi syarat mutu genetik, mutu fisiologik (persentase tumbuh yang tinggi), dan mutu fisik (bibit yang bebas hama dan penyakit).

Bibit jahe merah berasal dari jahe yang sudah tua ( berumur 9-10 bulan ) dan tidak ada tanda pembusukan pada jahe tersebut dan pastikan tidak terdapat lecet pada rimpang yang biasanya terjadi saat penggalian.

Rimpang jahe yang baru dipanen dijemur sementara (tidak sampai kering), kemudian disimpan sekitar 1-1,5 bulan.

Jangan menyimpan rimpang untuk bibit terlalu lama karna akan mempengaruhi mutu bibit jahe merah. Potonglah rimpang yang akan dijadikan bibit dengan cutter yang bersih dan steril, dimana setiap potongan memiliki 3-5 mata tunas.

  • Pengecambahan

Pada proses ini kita harus memeriksa apakah ada serangan jamur pada bibit jamur merah. Rendam bibit pada larutan fungisida (misalnya Dithane M-45) selama 15 menit.

Atau Anda cukup merendam sebentar bibit jahe merah lalu meletakkannya pada tempat yang lembab agar kecambah muncul. Periksa bibit jahe tersebut secara teratur jika terdapat rimpang yang busuk maka sebaiknya buang dan jauhkan dan juga basahi/siram setiap hari hingga kecambah muncul. Biasanya butuh waktu 2 minggu.

  • Penyemaian

Proses penyemaian jahe merah biasanya digunakan menggunakan peti kayu. Cara melakukannya cukup mudah, letakkan bibit jahe merah pada peti kayu, berikan sekam padi atau abu gosok, benih akan tumbuh setelah 2-4 minggu.  Bibit yang sudah siap tanam adalah bibit yang telah bertunas sekitar 5 – 10 cm. Lalu rimpang yang tersisa bisa ditanam kembali di tempat penyemaian agar tumbuh bibit baru.

Kategori
Berkebun

Tips Menanam Kol atau Kubis

Tips Menanam Kol atau Kubis

Tips Menanam Kol atau Kubis – Kubis memiliki bentuk yang unik, bulat, namun tidak bulat sempurna, serta ada pula kubis dengan bentuk yang sedikit gepeng. Berdasarkan proses pertumbuhannya, mulanya kubis tumbuh seperti tanaman pada umumnya, dimana daunnya tumbuh dengan normal. Ketika sudah mulai dewasa, daun-daun tersebut akan melengkung dan tumbuh merapat. Warna kubis juga beragam. Ada kubis putih (forma alba), kubis hijau (forma viridis), dan kubis dengan warna ungu kemerahan (forma rubra).

Agar kol tumbuh dengan baik, kondisi tanah dan iklim memiliki pengaruh yang cukup besar. Tanaman kubis bisa hidup pada suhu 10-24 derajat C dengan suhu optimal 17 derajat C. Sebagian besar varietas kubis tahan terhadap cuaca dingin (kurang dari 6-10 derajat C), namun untuk waktu yang lama, kubis akan menjadi rusak kecuali koloni berdaun kecil. Tanaman kubis juga membutuhkan irigasi yang baik, baik untuk irigasi maupun drainase. Sbobet88 Casino

Diketahui bahwa kubis memiliki beragam kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti vitamin, mineral, dan sejumlah senyawa baik. Vitamin C adalah vitamin dengan kadar tertinggi selain A,B, dan E yang terkandung di dalam kubis. Hal inilah yang membuat kubis menjadi senjata ampuh untuk mencegah skorbut atau sariawan akut.

Untuk kandungan mineralnya, kubis memiliki zat besi, natrium, fosfor, kalium, dan kalsium. Meski demikian, kubis juga tidak baik jika terlalu banyak dikonsumsi oleh Anda yang memiliki permasalahan dengan lambung. Hal ini dikarenakan oleh kandungan senyawanya yang dapat merangsang peningkatan gas di lambung, yang kemudian mengakibatkan perut kembung.

Persiapan Media Tanam

Beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum menanam kubis adalah media tanamnya. Sedikit informasi, bahwa kubis dapat ditanam dengan metode hidroponik. Namun lebih lanjut dalam artikel ini akan membahas cara menanam kubis dengan media tanam tanah. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu disiapkan.

  • Tanah gembur dan kaya nutrisi
  • Pupuk kandang
  • Polybag yang sudah diberi lubang di bagian bawahnya
  • Air secukupnya
  • Cetok

Persiapan Media Tanam

Jika media tanam Anda sudah siap, jangan lupa untuk menyiapkan benih atau biji kubis yang ingin ditanam. Anda bisa mendapatkan di toko bibit tanaman terdekat atau dari petani lokal. Sebelum membeli, Anda harus menentukan terlebih dahulu jenis kubis yang ingin Anda budidayakan. Ingat, kubis tidak hanya terdiri dari satu jenis saja.

Berdasarkan warnanya, ada jenis kubis putih (forma alba), kubis hijau (forma viridis), dan kubis dengan warna ungu kemerahan (forma rubra). Sedangan berdasarkan bentuknya, terdapat kubis krop, kubis daun, kubis umbi, kubis tunas, dan kubis bunga. Ragam jenis ini tentunya memiliki sifat dan manfaat yang sedikit berbeda satu sama lainnya meskipun tidak terlalu signifikan.

Penyemaian Benih Kubis

Berikut ini adalah cara menanam kubis dalam tahap penyemaian bibit:

  • Campurlah tanah gembur yang kaya dengan nutrisi dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
  • Masukkan campuran tanah dan pupuk kandang ke dalam polybag yang telah disiapkan.
  • Buatlah sedikit lubang di bagian tengah tanah.
  • Masukkan biji kubis, maksimal dua biji di masing-masing polybag.
  • Tutuplah dengan campuran tanah yang tersisa.
  • Padatkan tanah dengan perlahan.
  • Siram tempat penyemaian dengan air secukupnya.
  • Letakkan di tempat yang teduh atau yang tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Pantaulah perkembangan benih kubis.
  • Benih sudah siap tanam saat berumur 3 sampai 4 minggu dengan jumlah daun sekitar 4 -5 daun

Jika Anda menggunakan tempat tanam selain polybag, misalnya seperti kotak kayu atau semacamnya, Anda bisa menebar lebih dari satu benih. Namun, jangan lupa memberi sedikit jarak tanam antara benih satu dengan benih lainnya. Hal ini dilakukan guna mengoptimalkan pertumbuhan bibit satu dengan yang lain.

Kategori
Berkebun

Manfaat Berkebun di Tengah Pandemi Corona

Manfaat Berkebun di Tengah Pandemi Corona

Manfaat Berkebun di Tengah Pandemi Corona – Akhir pekan tiba, waktunya berkebun! Berkebun bukan hanya tentang membuat rumah anda terlihat bagus dan asri. Penelitian menunjukan berbagai manfaat berkebun. Mulai dari membantu penurunan berat badan dan tekanan darah hingga dapat meningkatkan suasana hati juga kesehatan mental.

Berkebun pun kini tengah jadi tren seiring pandemi Corona mengharuskan sebagian besar orang di rumah saja. Berkebun di rumah menjadi salah satu hobi yang banyak dicoba untuk mengisi kegiatan.

Supermodel Bella Hadid menghabiskan waktu di rumah perkebunannya selama pandemi virus corona. Di rumah itu dia juga berkebun. Dia sempat mengunggah aktivitasnya di Instagram saat sedang menanam bibit lavender bersama sang ibu, Yolanda Hadid.

Seperti Bella, berkebun dapat memberikan kegembiraan. Aktivitas ini dilakukan banyak orang selama masa pandemi corona yang mengharuskan semua orang di rumah saja.

Selain menyenangkan, ternyata berkebun juga memberikan manfaat kesehatan, terutama di tengah pandemi. Carla Manly, psikolog klinis dan penulis, mengatakan itu bahkan bisa menjadi bentuk meditasi.

“Kita sering berpikir bahwa untuk bermeditasi kita harus diam dan benar-benar tenang, belajar melepaskan pikiran kita dari jenis meditasi dasar itu. Kita mengalami perkembangan hal-hal lain seperti meditasi terbimbing, dan apa yang saya sebut meditasi bergerak,” kata Carla.

Ia menjelaskan tujuan meditasi adalah untuk melepaskan kekhawatiran di masa lalu dan kecemasan tentang masa depan. “Ketika kita terlibat dalam sesuatu seperti berkebun, kita sangat mampu, dalam arti meditatif, melepaskan pikiran kita dan fokus pada saat ini pada apa yang kita lakukan,” kata dia.

Carla yang juga rajin berkebun mengatakan aktivitas ini bisa sangat bermanfaat karena memungkinkan kita melihat bagaimana kita sebagai individu dapat membuat perbedaan, terutama di saat-saat seperti ini di mana kehidupan bisa terasa sangat stagnan.

“Akhir pekan lalu saya menanam biji bunga matahari,” katanya. “Saya menunggu mereka untuk memunculkan kepala kecil mereka, dan kemudian saya akan dapat melihat [bahwa] saya mempengaruhi perubahan. Saya telah melakukan sesuatu yang positif.”

Ketika Anda melakukan sesuatu yang terasa bermanfaat, Carla menjelaskan bahwa kadar dopamin dan serotonin kita meningkat. Ini membuat Anda dalam suasana hati yang lebih baik.

Berkebun tak harus dilakukan di tanah luas seperti di rumah perkebunan Bella Hadid. Anda juga bisa melakukannya di pekarangan kecil atau di pot-pot bunga, baik di dalam atau luar ruangan. Manfaatnya sama.

“Bagi sebagian orang, memiliki taman yang penuh sebenarnya bisa menyebabkan stres,” katanya. “Mungkin terasa seperti satu tuntutan terlalu banyak ketika mereka sudah memiliki jadwal yang sibuk atau anak-anak yang harus diurus. Jadi fakta bahwa mereka dapat menjaga tiga tanaman ramuan tetap hidup di ambang jendela mereka mungkin terasa seperti pencapaian besar. ”

Berkebun sebagai meditasi sangat berguna jika Anda tidak menyukai meditasi duduk tradisional. Alih-alih memaksakan diri untuk duduk dan bernapas selama 15 menit, yang dikatakan Carla dapat menimbulkan lebih banyak stres jika Anda merasa gagal, Anda harus menemukan apa yang cocok untuk Anda.

“Anda tidak perlu melakukan meditasi duduk,” katanya. “Jika Anda bisa mendapatkan manfaat menghilangkan stres yang sama dengan berjalan, merajut, berkebun, mengapa tidak? Anda tidak perlu melakukan apa yang dilakukan orang lain. “