Kategori
Berkebun

Cara Menanam Bunga Mawar dengan Stek Batang di Pot

Cara Menanam Bunga Mawar dengan Stek Batang di Pot

Cara Menanam Bunga Mawar dengan Stek Batang di Pot – Di Indonesia, menemukan mawar yang wangi memang sulit, banyak customer yang menanyakan tentang mawar kampung, mawar yang berbau sangat wangi, tapi kami sendiri belum pernah menyetok produk jenis tersebut.

Cara Menanam Mawar dari Batang Stek

Menanam mawar dari stek jauh lebih mudah dan kami rekomendasikan dibandingkan dari benihnya.

Mawar akan lebih cepat tumbuh dari ketiak ruas-ruas batang, dibandingkan perkecambahan dari biji.

Karena, menanam mawar dari biji membutuhkan waktu minimal 60 hari sampai biji mawarnya berkecambah.

Alat dan Bahan

Berikut berbagai alat dan bahan yang Anda perlukan untuk menanam mawar dengan stek batang, selain batang dari mawar itu sendiri.

  • Satu toples air
  • Pisau atau gunting tanaman
  • Pot atau wadah tanam lainnya
  • Media tanam (tanah, pupuk kandang, kompos – 1:1:1)
  • Pensil atau ranting pohon.
  • Hormon penumbuh akar atau ZPT (opsional)
Langkah-langkah Penanaman
  • Tahapan dalam menanam stek batang mawar (rose cuttings) adalah sebagai berikut.
  • Potong batang pohon mawar sepanjang 15-20 cm
  • Masukkan batang pohon mawar sesaat sesudah dipotong ke dalam air.
  • Lubangi media tanam dalam pot menggunakan pensil atau ranting pohon. Usahakan kedalamannya kurang dari setengah dari tinggi batang mawar yang sudah dipotong.
  • Sebelum ditancapkan ke dalam lubang,
  • Tancapkan batang mawar yang telah dipotong dan dibuang daunnya tadi ke dalam media tanam.
Cara Menanam Stek Mawar Dengan Kentang

Selain cara konvensional yang kami jabarkan diatas, sebetulnya banyak orang yang juga menanam stek batang mawar langsung dengan ditancapkan pada umbi kentang.

Mengapa harus kentang? Karena kadar air di dalam kentang pas, bisa menyokong akar tumbuh prima pada pangkal cutting batang mawar yang telah ditancapkan di dalamnya.

Tips Tambahan

Berikut ini adalah tips-tips tambahan agar teknik penanaman mawar Anda berhasil:

  • Lebih baik lakukan stek batang ini di pagi hari agar tanaman masih segar.
  • Selalu gunakan pisau atau gunting yang steril.
  • Untuk mensterilkan gunting atau pisau, bisa menggunakan alkohol.
  • Stek batang mawar membutuhkan drainase yang baik. Air tidak boleh menggenangi pot. Media tanam harus gembur.
  • Simpan di tempat yang terkena sinar matahari, namun bukan sinar matahari langsung.
  • Sinar matahari langsung dapat membuat daun-daun mawar terbakar.
  • Lebih baik menggunakan pot yang kecil terlebih dahulu, sebelum memindahkannya ke pot yang lebih besar setelah stek mawar tumbuh dengan sempurna.
Kategori
Berkebun

Rempah-Rempah Tanam Sendiri di Rumah

Rempah-Rempah Tanam Sendiri di Rumah

Rempah-Rempah Tanam Sendiri di Rumah – Di tengah wabah Covid-19 ini, sudah seharusnya kita memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Pasalnya, ketika imunitas tubuh melemah, penyakit pun lebih mudah untuk menyerang.

Salah satu cara untuk memiliki imun yang bagus adalah dengan mengonsumsi rempah-rempah. Sejak dulu, rempah tradisional memang terkenal mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Bahkan, mantan pasien corona di Solo, Jawa Tengah, yang telah dinyatakan sembuh, mengaku bahwa resepnya untuk menjaga daya tahan tubuh adalah dengan mengonsumsi minuman empon-empon, jamu khas Jawa.

Popularitas rempah-rempah naik, harga pun ikut melambung

Lantaran popularitasnya yang meroket di masa corona ini, harga rempah-rempah pun ikut melambung tinggi.’ Misalnya seperti jahe merah, yang sebelumnya dibanderol dengan harga Rp25 ribu per kilogram, kini dijual seharga Rp80 ribu per kilogram.

Begitu juga dengan temulawak, kunyit, bawang putih, dan berbagai jenis rempah tradisional lainnya yang ikut mengalami lonjakan harga.

Menanam rempah-rempah sendiri merupakan solusi bijak

Lalu bagaimana? Kamu membutuhkan rempah tradisional untuk menjadi obat penangkal virus corona. Tapi di sisi lain, harganya yang bahkan lebih mahal dibandingkan bahan makanan pokok tentu membuat banyak orang berpikir dua kali.

Dengan begitu, kamu tak perlu lagi membelinya dengan harga mahal. Tinggal petik di kebun sendiri, maka tubuh dan kantong pun menjadi sehat!

Nah, rempah tradisional apa saja ya yang mudah untuk ditanam di halaman rumah?

Rempah-rempah yang mudah ditanam di rumah
Jahe

Di dalam jahe, terdapat kandungan protein, vitamin, dan zat bioaktif sehingga tanaman obat satu ini dipercaya dapat menangkal virus dan kuman jahat dari luar tubuh, termasuk virus COVID-19.

Selain dijadikan bahan minuman jamu, jahe juga bisa menjadi bahan masakan. Mulai dari masakan sehari-hari seperti sop, ikan, ayam, hingga kue.

Untuk menanam jahe di rumah, siapkan sepotong jahe. Jangan lupa untuk memilih yang memilih potongan jahe yang memiliki mata. Nantinya, mata tersebut akan tumbuh menjadi daun

Tanam jahe tersebut di dalam media tanam, dan siram secara rutin. Pastikan tanaman jahe tidak terlalu terguyur air ketika hujan, dan pastikan jahe mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Kunyit

Kunyit merupakan salah satu rempah-rempah yang banyak fungsinya. Selain untuk dijadikan obat tradisional, kunyit juga bisa menjadi bahan masakan, bahkan bahan kosmetik.

Persediaan kunyit di kebun tentunya akan sangat membantu kamu yang kerap memanfaatkan tanaman ini.

Cara menanam kunyit di rumah mirip dengan cara menanam jahe. Cukup siapkan sepotong kunyit, lalu tanam ke dalam tanah yang sudah dicampur media tanam.

Bahkan, kamu bisa menanam kunyit di dalam ruangan, selama mendapatkan kebutuhan air dan sinar matahari yang cukup.

Cabai rawit

Kalau tanaman yang satu ini tak perlu diragukan lagi. Semua orang pasti membutuhkan kehadiran cabai rawit di rumahnya. Sayangnya, rempah satu ini harganya sangat fluktuatif. Bisa normal, dan bisa tiba-tiba melonjak hingga dua kali lipat.

Untuk menanam cabai di rumah, rendam biji cabai rawit ke dalam air bersih dan pilih biji yang tenggelam. Jemur biji tersebut selama tiga hari hingga kering sebelum ditanam. Cangkul tanah dengan kedalaman 40 cm, buatkan bedengan dengan lebar 100 – 110 cm, tinggi 30 – 40 cm.

Cabai rawit pun bisa langsung dipanen setelah 2,5 bulan – 3 bulan pasca ditanam.

Ketumbar

Coriander alias ketumbar bisa dimanfaatkan untuk masakan sehari-hari di rumah. Misalnya bijinya yang bisa dibuat bacem, dendeng, ayam bakar, atau bacem. Sedangkan daunnya, bisa digunakan untuk sop atau soto ayam.

Cara menanam ketumbar di rumah sanat sederhana. Masukkan biji ke tanah sedalam ¼ inci. Letakkan di tempat yang teduh karena tanaman ketumbar tidak memerlukan sinar matahari penuh.

Daunnya bisa dipanen sekitar 60-75 hari setelah ditanam, sedangkan bijinya matang dalam waktu 100 hari.

Lengkuas

Lengkuas tak bisa dipisahkan dari makanan khas Indonesia. Sebut saja rendang, empal, ayam goreng kuning, semua membutuhkan lengkuas. Cara menanamnya sangat mudah. Pilih bibit lengkuas dari tanaman yang sudah tua dan bebas dari hama.

Patahkan bibit lengkuas menjadi 4 bagian. Biasanya, terdapat sekitar 3-4 mata tunas. Jemur mata tunas tersebut dalam sehari. Buat lubang kira-kira 10-15 cm, dan masukkan bibit lengkuas tadi dengan posisi tunas menyembul di atas.

Tutupi dengan tanah, tapi pastikan tunas lengkuas tidak tertutup. Sirami dengan air secukupnya.

Kencur

Aroma khas dari kencur bisa membuat aroma masakan seperti seblak, urap, dan opor lebih sedap. Menanam kencur mirip-mirip dengan menanam lengkuas. Kamu perlu mencari bibit kencur yang berusia tua namun tetap segar dan sehat.

Biarkan hingga 1-2 minggu sampai muncul tunasnya, lalu tanam di dalam tanah. Letakkan tunas kencur di tanah dengan kedalaman 20-30 cm. Kencur bisa dipanen dalam waktu 8-12 bulan setelah ditanam.

Kategori
Berkebun

Cara Menanam Jahe Merah

Cara Menanam Jahe Merah

Cara Menanam Jahe Merah – Jahe merah adalah salah satu jenis tanaman obat yang memiliki banyak manfaat. Jadi jangan heran jika jahe ini diminati oleh banyak kalangan. Permintaan pasar pun meningkat dari tahun ke tahun.

Selain banyak manfaatnya, jahe merah juga memiliki harga jual yang cukup tinggi. Begitu banyak petani mulai membudidayakan jahe merah. Tumbuhnya jahe merah tidak membutuhkan sumber dana yang besar. Namun, hasil jahe merah bisa menjadi sangat besar.

Budidaya jahe merah belakangan ini banyak diminati oleh para petani, karena dengan membudidayakannya banyak manfaat yang bisa diperoleh, jahe merah selain bisa dimanfaatkan untuk tanaman obat, peluang bisnis budidaya jahe merah juga masih terbuka lebar, karena permintaan pasar akan jahe merah masih terbilang tinggi.

Budidaya jahe merah tidak harus dilakukan pada lahan yang luas, pada lahan yang sempit sekalipun masih bisa dilakukan.

Menanam jahe merah selain bisa dilakukan pada areal persawahan, dapat pula dilakukan pada media karung ataupun polybag yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan anda.

SYARAT TUMBUH JAHE MERAH

Ada beberapa karakteristik yang harus terpenuhi untuk menanam jahe merah, antara lain:

  • Jahe merah tumbuh pada iklim dengan curah hujan 2.500 hingga 4.000 mm per tahun
  • Jahe merah yang masih muda yang berusia 2 – 7 bulan membutuhkan matahari yang cukup sehingga harus berada di tempat yang terbuka dengan suhu udara sedang antara 20 hingga 35 derajat celcius.
  • Rentang derajat keasaman tanah pada pertumbuhan jahe merah cukup tinggi, yakni 4,3 sampai 7,4 dan tumbuh di jenis tanah gembur yang mengandung humus.
PERSIAPAN MEDIA TANAM

Seperti yang disebutkan di atas, media tanam yang digunakan adalah karung bekas atau polybag. Karung berukuran besar akan membuat hasil panen jahe merah semakin besar. Namun, disarankan untuk memakai karung dengan ukuran 40×50 cm.

Siapkan tanah, pupuk organik, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1 atau 3:2:1.

PROSES PEMBIBITAN

Proses pembibitan jahe merah ini terdiri dari beberapa langkah, diantaranya:

  • Persiapan pembibitan

Agar mendapatkan hasil panen yang optimal salah satunya dilakukan dengan bibit yang berkualitas.

Bibit berkualitas adalah bibit yang memenuhi syarat mutu genetik, mutu fisiologik (persentase tumbuh yang tinggi), dan mutu fisik (bibit yang bebas hama dan penyakit).

Bibit jahe merah berasal dari jahe yang sudah tua ( berumur 9-10 bulan ) dan tidak ada tanda pembusukan pada jahe tersebut dan pastikan tidak terdapat lecet pada rimpang yang biasanya terjadi saat penggalian.

Rimpang jahe yang baru dipanen dijemur sementara (tidak sampai kering), kemudian disimpan sekitar 1-1,5 bulan.

Jangan menyimpan rimpang untuk bibit terlalu lama karna akan mempengaruhi mutu bibit jahe merah. Potonglah rimpang yang akan dijadikan bibit dengan cutter yang bersih dan steril, dimana setiap potongan memiliki 3-5 mata tunas.

  • Pengecambahan

Pada proses ini kita harus memeriksa apakah ada serangan jamur pada bibit jamur merah. Rendam bibit pada larutan fungisida (misalnya Dithane M-45) selama 15 menit.

Atau Anda cukup merendam sebentar bibit jahe merah lalu meletakkannya pada tempat yang lembab agar kecambah muncul. Periksa bibit jahe tersebut secara teratur jika terdapat rimpang yang busuk maka sebaiknya buang dan jauhkan dan juga basahi/siram setiap hari hingga kecambah muncul. Biasanya butuh waktu 2 minggu.

  • Penyemaian

Proses penyemaian jahe merah biasanya digunakan menggunakan peti kayu. Cara melakukannya cukup mudah, letakkan bibit jahe merah pada peti kayu, berikan sekam padi atau abu gosok, benih akan tumbuh setelah 2-4 minggu.  Bibit yang sudah siap tanam adalah bibit yang telah bertunas sekitar 5 – 10 cm. Lalu rimpang yang tersisa bisa ditanam kembali di tempat penyemaian agar tumbuh bibit baru.

Kategori
Berkebun

Tips Menanam Kol atau Kubis

Tips Menanam Kol atau Kubis

Tips Menanam Kol atau Kubis – Kubis memiliki bentuk yang unik, bulat, namun tidak bulat sempurna, serta ada pula kubis dengan bentuk yang sedikit gepeng. Berdasarkan proses pertumbuhannya, mulanya kubis tumbuh seperti tanaman pada umumnya, dimana daunnya tumbuh dengan normal. Ketika sudah mulai dewasa, daun-daun tersebut akan melengkung dan tumbuh merapat. Warna kubis juga beragam. Ada kubis putih (forma alba), kubis hijau (forma viridis), dan kubis dengan warna ungu kemerahan (forma rubra).

Agar kol tumbuh dengan baik, kondisi tanah dan iklim memiliki pengaruh yang cukup besar. Tanaman kubis bisa hidup pada suhu 10-24 derajat C dengan suhu optimal 17 derajat C. Sebagian besar varietas kubis tahan terhadap cuaca dingin (kurang dari 6-10 derajat C), namun untuk waktu yang lama, kubis akan menjadi rusak kecuali koloni berdaun kecil. Tanaman kubis juga membutuhkan irigasi yang baik, baik untuk irigasi maupun drainase. Sbobet88 Casino

Diketahui bahwa kubis memiliki beragam kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti vitamin, mineral, dan sejumlah senyawa baik. Vitamin C adalah vitamin dengan kadar tertinggi selain A,B, dan E yang terkandung di dalam kubis. Hal inilah yang membuat kubis menjadi senjata ampuh untuk mencegah skorbut atau sariawan akut.

Untuk kandungan mineralnya, kubis memiliki zat besi, natrium, fosfor, kalium, dan kalsium. Meski demikian, kubis juga tidak baik jika terlalu banyak dikonsumsi oleh Anda yang memiliki permasalahan dengan lambung. Hal ini dikarenakan oleh kandungan senyawanya yang dapat merangsang peningkatan gas di lambung, yang kemudian mengakibatkan perut kembung.

Persiapan Media Tanam

Beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum menanam kubis adalah media tanamnya. Sedikit informasi, bahwa kubis dapat ditanam dengan metode hidroponik. Namun lebih lanjut dalam artikel ini akan membahas cara menanam kubis dengan media tanam tanah. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu disiapkan.

  • Tanah gembur dan kaya nutrisi
  • Pupuk kandang
  • Polybag yang sudah diberi lubang di bagian bawahnya
  • Air secukupnya
  • Cetok

Persiapan Media Tanam

Jika media tanam Anda sudah siap, jangan lupa untuk menyiapkan benih atau biji kubis yang ingin ditanam. Anda bisa mendapatkan di toko bibit tanaman terdekat atau dari petani lokal. Sebelum membeli, Anda harus menentukan terlebih dahulu jenis kubis yang ingin Anda budidayakan. Ingat, kubis tidak hanya terdiri dari satu jenis saja.

Berdasarkan warnanya, ada jenis kubis putih (forma alba), kubis hijau (forma viridis), dan kubis dengan warna ungu kemerahan (forma rubra). Sedangan berdasarkan bentuknya, terdapat kubis krop, kubis daun, kubis umbi, kubis tunas, dan kubis bunga. Ragam jenis ini tentunya memiliki sifat dan manfaat yang sedikit berbeda satu sama lainnya meskipun tidak terlalu signifikan.

Penyemaian Benih Kubis

Berikut ini adalah cara menanam kubis dalam tahap penyemaian bibit:

  • Campurlah tanah gembur yang kaya dengan nutrisi dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
  • Masukkan campuran tanah dan pupuk kandang ke dalam polybag yang telah disiapkan.
  • Buatlah sedikit lubang di bagian tengah tanah.
  • Masukkan biji kubis, maksimal dua biji di masing-masing polybag.
  • Tutuplah dengan campuran tanah yang tersisa.
  • Padatkan tanah dengan perlahan.
  • Siram tempat penyemaian dengan air secukupnya.
  • Letakkan di tempat yang teduh atau yang tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Pantaulah perkembangan benih kubis.
  • Benih sudah siap tanam saat berumur 3 sampai 4 minggu dengan jumlah daun sekitar 4 -5 daun

Jika Anda menggunakan tempat tanam selain polybag, misalnya seperti kotak kayu atau semacamnya, Anda bisa menebar lebih dari satu benih. Namun, jangan lupa memberi sedikit jarak tanam antara benih satu dengan benih lainnya. Hal ini dilakukan guna mengoptimalkan pertumbuhan bibit satu dengan yang lain.

Kategori
Berkebun

Manfaat Berkebun di Tengah Pandemi Corona

Manfaat Berkebun di Tengah Pandemi Corona

Manfaat Berkebun di Tengah Pandemi Corona – Akhir pekan tiba, waktunya berkebun! Berkebun bukan hanya tentang membuat rumah anda terlihat bagus dan asri. Penelitian menunjukan berbagai manfaat berkebun. Mulai dari membantu penurunan berat badan dan tekanan darah hingga dapat meningkatkan suasana hati juga kesehatan mental.

Berkebun pun kini tengah jadi tren seiring pandemi Corona mengharuskan sebagian besar orang di rumah saja. Berkebun di rumah menjadi salah satu hobi yang banyak dicoba untuk mengisi kegiatan.

Supermodel Bella Hadid menghabiskan waktu di rumah perkebunannya selama pandemi virus corona. Di rumah itu dia juga berkebun. Dia sempat mengunggah aktivitasnya di Instagram saat sedang menanam bibit lavender bersama sang ibu, Yolanda Hadid.

Seperti Bella, berkebun dapat memberikan kegembiraan. Aktivitas ini dilakukan banyak orang selama masa pandemi corona yang mengharuskan semua orang di rumah saja.

Selain menyenangkan, ternyata berkebun juga memberikan manfaat kesehatan, terutama di tengah pandemi. Carla Manly, psikolog klinis dan penulis, mengatakan itu bahkan bisa menjadi bentuk meditasi.

“Kita sering berpikir bahwa untuk bermeditasi kita harus diam dan benar-benar tenang, belajar melepaskan pikiran kita dari jenis meditasi dasar itu. Kita mengalami perkembangan hal-hal lain seperti meditasi terbimbing, dan apa yang saya sebut meditasi bergerak,” kata Carla.

Ia menjelaskan tujuan meditasi adalah untuk melepaskan kekhawatiran di masa lalu dan kecemasan tentang masa depan. “Ketika kita terlibat dalam sesuatu seperti berkebun, kita sangat mampu, dalam arti meditatif, melepaskan pikiran kita dan fokus pada saat ini pada apa yang kita lakukan,” kata dia.

Carla yang juga rajin berkebun mengatakan aktivitas ini bisa sangat bermanfaat karena memungkinkan kita melihat bagaimana kita sebagai individu dapat membuat perbedaan, terutama di saat-saat seperti ini di mana kehidupan bisa terasa sangat stagnan.

“Akhir pekan lalu saya menanam biji bunga matahari,” katanya. “Saya menunggu mereka untuk memunculkan kepala kecil mereka, dan kemudian saya akan dapat melihat [bahwa] saya mempengaruhi perubahan. Saya telah melakukan sesuatu yang positif.”

Ketika Anda melakukan sesuatu yang terasa bermanfaat, Carla menjelaskan bahwa kadar dopamin dan serotonin kita meningkat. Ini membuat Anda dalam suasana hati yang lebih baik.

Berkebun tak harus dilakukan di tanah luas seperti di rumah perkebunan Bella Hadid. Anda juga bisa melakukannya di pekarangan kecil atau di pot-pot bunga, baik di dalam atau luar ruangan. Manfaatnya sama.

“Bagi sebagian orang, memiliki taman yang penuh sebenarnya bisa menyebabkan stres,” katanya. “Mungkin terasa seperti satu tuntutan terlalu banyak ketika mereka sudah memiliki jadwal yang sibuk atau anak-anak yang harus diurus. Jadi fakta bahwa mereka dapat menjaga tiga tanaman ramuan tetap hidup di ambang jendela mereka mungkin terasa seperti pencapaian besar. ”

Berkebun sebagai meditasi sangat berguna jika Anda tidak menyukai meditasi duduk tradisional. Alih-alih memaksakan diri untuk duduk dan bernapas selama 15 menit, yang dikatakan Carla dapat menimbulkan lebih banyak stres jika Anda merasa gagal, Anda harus menemukan apa yang cocok untuk Anda.

“Anda tidak perlu melakukan meditasi duduk,” katanya. “Jika Anda bisa mendapatkan manfaat menghilangkan stres yang sama dengan berjalan, merajut, berkebun, mengapa tidak? Anda tidak perlu melakukan apa yang dilakukan orang lain. “

Kategori
Berkebun

Tips Budidaya Supaya Lengkeng Cepat Berbuah

Tips Budidaya Supaya Lengkeng Cepat Berbuah

Tips Budidaya Supaya Lengkeng Cepat Berbuah – Lengkeng bisa disebut kelengkeng, mata kucing, longan, dimocarpus longan, suku lerak-lerakan atau Sapindaceae) adalah tanaman buah-buahan yang berasal dari daratan Asia Tenggara.

Lengkeng merupakan salah satu jenis buah yang banyak dijumpai di Indoensia. Meskipun harganya lebih mahal dibandingkan dengan jenis buah yang lain, namun penggemar buah yang satu ini tidak pernah surut.

Pilih Bibit Lengkeng Berkualitas

Langkah pertama yang harus Anda lakukan jika ingin mendapatkan hasil lengkeng berkualitas adalah dengan memilih bibit terbaik.

Percuma saja jika proses perawatan maksimal namun bibit yang Anda gunakan berkualitas buruk. Ada berbagai jenis bibit lengkeng yang bisa dipilih baik berupa bibit stek, cangkok, ataupun biji.

  1. Biji

Ketika akan memilih bibit dalam bentuk biji, maka pilih biji yang berasal dari buah lengkeng yang sudah tua.

Bibit dari biji lengkeng lebih mudah didapatkan namun kelemahannya bibit dari biji memiliki pertumbuhan yang tergolong lambat.

  1. Cangkok dan Stek

Bibit yang berasal dari stek dan juga cangkok biasanya lebih banyak diminati dibandingkan dengan bibit biji. Jika ingin menggunakan bibit cangkok, pilihlah bibit yang berasal dari indukan yang produktif.

Hal yang sama juga harus Anda lakukan ketika akan memilih bibit stek. Batang yang baik untuk bibit stek adalah yang berukuran 15-20 cm.

Persiapan Lahan Untuk Tumbuh

Agar proses pertumbuhan dan perkembangan selama budidaya lengkeng berjalan dengan maksimal, maka Anda harus mempersiapkan media tanam yang sesuai.

Lengkeng akan berbuah lebat jika ditanam di lahan yang terkena sinar matahari penuh. Untuk mencukupi kebutuhan haranya jangan lupa untuk menambahkan pupuk dasar pada lahan sebelum penanaman bibit.

Pengairan dan Pemupukan Sesuai Kebutuhan

Proses penyiraman lengkeng dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore hari apalagi ketika memasuki musim kemarau.

Namun, ketika musim hujan Anda tidak perlu melakukan penyiraman dua kali sehari namun cukup pastikan bahwa tanah tidak tergenang air.

Untuk pemupukan, lakukan pemberian pupuk dasar di awal-awal masa penanaman. Setelah tanaman cukup besar, maka Anda bisa memberikan pupuk susulan.

Jenis pupuk yang bisa diberikan yaitu pupuk kandang dengan jangka waktu pemberian sekitar 1 bulan sekali.

Perawatan Selama Proses Pertumbuhan

Setelah memberi nutrisi dan air yang cukup, Anda tidak bisa meninggalkannya begitu saja. Agar lengkeng dapat berbuah lebat ketika panen, maka perhatikan juga perawatan rutin yang harus dilakukan.

Beberapa perawatan rutin yang harus dilakukan antara lain penggemburan tanah, pemangkasan,  penyiangan, serta pemberantasan hama.

  1. Penggemburan tanah

Ketika tanaman sudah cukup besar, tanah yang berada di sekitar lengkeng cenderung mengeras.

Oleh karena itu, Anda harus melakukan penggemburan tanah secara rutin di area sekitar lengkeng, agar akarnya dapat bergerak lebih leluasa dan dapat menyerap nutrisi dengan lebih mudah.

  1. Pemangkasan

Pemangkasan daun dan ranting juga harus dilakukan secara rutin agar tanaman lebih produktif. Dengan melakukan pemangkasan secara rutin, maka nutrisi yang diserap oleh akar akan sepenuhnya mengalir ke bagian buah sehingga buah dapat berbuah dengan lebat.

  1. Penyiangan gulma

Untuk penyiangan gulma dilakukan kondisional. Ketika gulma sudah banyak tumbuh di sekitar tanaman lengkeng, maka Anda harus segera melakukan penyiangan. Jika dibiarkan terlalu lama, maka gulma akan mengambil banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman.

  1. Pemberantasan hama

Hama embun jelaga merupakan jenis hama yang berbentuk symbiosis antara semut dan juga cendawan. Untuk mengatasi serangan hama ini, Anda harus langsung memangikas atau memotong ranting yang terinfeksi agar tidak menyebar ke bagian tanaman lain.

Sedangkan ulat penghisap biasanya menyerang bagian daun lengkeng. Gejala serangan yang ditunjukkan yatu daun berubah warna menjadi hitam dan tidak dapat berfotosintesis.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat menggunakan insektisida untuk memberantas hama tersebut.

Lakukan Pemanenan dengan Cara yang Tepat

Agar tidak rusak, maka proses pemanenan dilakukan ketika matahari tidak terik. Anda bisa melakukannya di pagi ataupun sore hari.

Selain itu, proses pemanen lengkeng juga harus dilakukan satu kali untuk satu pohon. Sebelum melakukan proses pemanenan, Anda harus tahu dulu apa saja ciri-ciri lengkeng yang sudah bisa dipanen.

Beberapa ciri-cirinya yaitu:

  1. Berumur sekitar 4-6 bulan setelah berbunga
  2. Buah berwarna coklat tua
  3. Memiliki rasa yang manis
Kategori
Berkebun

Tips Menanam Kiwi Dalam Polybag/Pot

Tips Menanam Kiwi Dalam Polybag/Pot

Tips Menanam Kiwi Dalam Polybag/Pot – Buah kiwi yang normal berbentuk oval, kira-kira sebesar telur ayam. Kulit berwarna hijau-kecokelatan dan daging buah berwarna hijau terang atau keemasan dengan biji kecil, hitam, dan bisa dimakan.

Tekstur buah ini sangat halus dan rasanya yang unik, saat ini buah kiwi sudah ditanam di berbagai negara.

Buah kiwi kaya akan serat, daripada itu kiwi mempunyai kandungan anti oksidan yang tinggi pada kulit buahnya, kadar antioksidan di kulit kiwi tersebut lebih tinggi tiga kali lebih banyak daripada daging buahnya.

Antioksidan di kulit tersebut mempunyai manfaat, diantaranya anti kanker, anti peradangan, anti alergen serta bisa melawan bakteri Staphylococcus dan E-coli yang bisa membuat manusia keracunan makanan.

Daripada itu, buah kiwi bisa menurunkan tekanan darah tinggi sebab adanya ion potasium pada buah kiwi. Berikut cara menanam Kiwi dalam Pot atau Polybag.

Pembibitan Buah Kiwi

Cara memperoleh bibit buah kiwi bisa dilakukan dengan cara menyemaikan biji buah kiwi yang telah dikeringkan sebelumnya.

Rendam biji kiwi selama sekitar 4 sampai 6 jam kemudian keringkan dengan memakai lap. Sesudah itu, simpan biji kiwi dan bungkus dengan tisu atau kapas dengan lama waktu semalaman.

Lalu keluarkan biji kiwi kemudian sebarkan dengan merata diatas media tanah humus selama sekitar 10 hari sampai daun kecambah mulai tumbuh.

Hindarkan penyemaian dari paparan sinar matahari secara langsung, sehingga baiknya penyemaian diletakkan dalam ruangan tanpa cahaya matahari supaya proses pertumbuhan kecambah lebih cepat. Sesudah bibit berdaun, bibit bisa dipindah tanamkan ke pot atau polibag tanam.

Cara Menanam Kiwi Dalam Pot

Sesudah bibit berdaun lalu segera lakukan penanaman. Sediakan polybag atau Pot dengan ukuran sesuai dengan bibit yang akan ditanam.

Kemudian masukkan campuran tanah humus dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1 dan sedikit air. Sesudah itu, masukkan media tanam dalam pot atau polybag tanam tersebut sampai setengah tinggi polybag atau pot.

Lalu masukkan bibit kiwi dan tambahkan media tanam lagi sampai penuh. Taruh tabulampot kiwi tersebut di tempat yang sejuk.

Cara Merawat Kiwi Dalam Pot

Lakukan pemupukan pada tanaman atau pohon kiwi dengan memakai pupuk kandang atau pupuk kompos dengan rutin yaitu sebanyak 3 sampai 4 kali sampai pohon kiwi mencapai ketinggian sekitar 1 meter, bila sudah lebih pemupukan bisa dikurangi menjadi 2 kali seminggu.

Penyiraman juga harus dilakukan dengan rutin, akan leih baik bila penyiraman dilakukan dengan air yang dicampurkan dengan air cucian beras dengan perbandingan 4:1.

Penyiraman tersebut bisa dilakukan 2 kali sehari. Apabila tanaman atau pohon kiwi telah semakin besar dan dirasa pot sudah tidak cukup untuk pertumbuhannya, segera lakukan pergantian pot dengan ukuran yang lebih besar.

Jika tanaman telah mulai merambat, buatlah ajir untuk media merambat sulur tanaman kiwi.

Masa Panen Kiwi

Buah kiwi bisa dipanen 3 sampai 4 bulan sesudah penanaman tergantung kondisi cuaca dan perkembangan tanaman. Proses panen buah kiwi bisa dilakukan dengan memotong tangkai buah memakai gunting supaya tidak merusak tanaman buah.

Kategori
Berkebun

Panduan Cara Budidaya Tanaman Nanas Agar Cepat Berbuah

Panduan Cara Budidaya Tanaman Nanas Agar Cepat Berbuah

91 20171018084954 10395234 - Panduan Cara Budidaya Tanaman Nanas Agar Cepat BerbuahPanduan Cara Budidaya Tanaman Nanas Agar Cepat Berbuah – Pada Kesempatan kali ini akan membagikan tips menanam nanas. Tanaman yang dapat tubuh diseluruh daerah tropis ini memiliki rasa manis dan asam tentunya sangat menyegarkan. Selain itu nanas juga memiliki daging buah tebal dan berwarna kekuningan serta nama latin dari tanaman ini adalah Ananas comosus 

Namun anda tidak perlu khawatir karena kami akan membagikan tahap-tahap budidaya nanas dengan benar agar hasil buah berlimpah Kami rangkumkan beberapa tips Daftar Kiss918 berikut ini :

Pemilihan Bibit Nanas Berkualitas Unggulan 

Ciri ciri bibit nanas berkualitas unggulan yaitu daun tebal dan berisi, bebas dari serangan hama dan penyakit, masa pertumbuhan seragam.

Pada pemilihan bibit nanas anda bisa menggunakan dua cara yaitu generatif dan vegetatif, dalam dua cara ini tentu terdapat salah satu cara yang lebih efesien yaitu teknik vegetatif karena anda tidak memerlukan waktu lama dalam proses budidaya dibandingkan dengan teknik generatif yang mengambil bibit langsung ditunas nanas.

Pengolahan Lahan Tanam

Setelah bibit nanas siap, tahap selanjutnya dalam cara menanam nanas adalah pengolahan lahan. Meskipun budidaya nanas dapat dilakukan dalam polybag ataupun pot, namun disini kami akan menjelaskan cara pengolahan lahan tanam nanas menggunakan bedengan atau lahan kosong disekitar area rumah anda.

Sebelum memulai pengolahan lahan pastikan lokasi yang anda pilih sudah memenuhi syarat tumbuh tanaman nanas diatas, agar hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan.

Dibawah ini adalah langkah-langkah pengolahan lahan tanam nanas:

  • Siapkan alat berupa cangkul dan sabit serta pupuk kandang kering
  • Lalu bersihkan lahan dari rumput maupun tumbuhan yang dapat menghambat pertumbuhan nanas
  • Setelah lahan sudah bersihkan gembur tanah menggunakan cangkul dengan kedalam 30 cm, pada proses ini anda bisa menambahkan pupuk kandang kering dengan perbandingan 3:1 agar kedua media tanam tersebut tercampur rata
  • Langkah selanjutnya buatlah bedengan dengan lebar 80 sampai 120 cm dan ketinggian mencapai 40 cm. Namun untuk panjangnya bisa mengikuti kondisi lahan anda atau berdasar jumlah tanaman nanas yang akan ditanam
  • Begitu bedengan siap, lakukan pengecekan ph atau kadar keasaman tanah. Pastikan pH tanah mencapai 4,5 hingga 6,5 namun jika kadar keasaman tanah terlalu tinggi lakukan proses pengapuran terlebih dulu yang bertujuan agar tanah menjadi stabil.
  • Diamkan hingga satu minggu sampai bedengan benar-benar siap ditanam.

Proses Penanaman Nanas

Pada langkah selanjutnya anda akan melakukan proses penanaman nanas, perlu diingat penanaman nanas sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menghindari tanaman mudah layu atau mati.

Berikut cara menanam nanas yang baik dan benar, yaitu :

  • Sebelum melakukan penanaman nanas, buatlah lubang diarea bedengan dengan ukuran 30X30X30 cm serta jarak antar tanaman mencapai 40 X 60 cm.
  • Lalu buat juga drainase disekitar area bedengan agar pengaliran air lancar dan bedengan tidak tergenang air saat masuk musim penghujan
  • Tanam bibit nanas dengan kedalam mencapai 3 sampai 5 cm pada bagian pangkal
  • Setiap lubang ditanam satu bibit nanas, tujuanya agar setiap tanaman mendapat asupan nutrisi dan ruang pertumbuhan yang cukup
  • Setelah itu padatkan kembali tanah disekitar area penanaman agar tanaman dapat tumbuh dengan kokoh.
  • Langkah terakhir adalah penyiraman, lakukan penyiraman begitu bibit nanas selesai ditanam agar kebutuhan akan air terpenuhi dan penyerapan unsur hara dapat dilakukan dengan mudah.

Proses Pemeliharaan Tanaman Nanas

Dalam cara menanam nanas, langkah terpenting berikutnya adalah pemeliharaan. Pada proses ini anda akan melakukan pemeliharaan agar tanaman benar benar memperoleh asupan nutrisi dan terhindar dari serangan hama serta penyakit.

Dibawah ini beberapa cara pemeliharaan tanaman nanas yang bisa anda lakukan

  • Penyiraman

Pada umumnya tanaman nanas termaksud tumbuhan yang dapat bertahan dalam kondisi yang panas maupun lokasi yang jarang mendapat asupan air.

Namun jika anda menginginkan hasil buah nanas yang berkualitas unggulan ada baiknya untuk melakukan proses penyiraman agar penyerapan unsur hara dapat dilakukan secara maksimal. Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari tujuannya agar nanas lebih terangsang untuk berbuah, penyiraman dilakukan seminggu sekali saja.

  • Penyulaman

Pada proses pemeliharaan tanaman nanas berikutnya adalah penyulaman, kegiatan dilakukan untuk mengganti calon tanaman nanas yang mati namun hanya bisa dilakukan pada bibit nanas berumur 1 minggu kebawah. Jika penyulaman dilakukan pada bibit nanas yang berumur lebih dari seminggu akan beresiko mengalami pertumbuhan yang tidak seragam.

  • Penyiangan

Lahan tanaman nanas akan mudah terserang gulma atau tumbuh pengganggu lainnya, sebab lahan akan menerima unsur hara yang tinggi sehingga merangsang gulma cepat tumbuh. Oleh karena itu anda harus sering melakukan penyiangan agar lahan dan tanaman nanas terhindari dari gulma seperti rumput.

  • Penggemburan

Proses pemilharan tanaman nanas yang satu ini cukup mudah, anda hanya perlu melakukan pengemburan tanah disekitar area lahan atau bedengan lalu timbun disekitar tanaman nanas agar tanaman lebih kokoh.

  • Pemupukan

Dalam proses pemupukan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tanaman nanas akan unsur hara sehingga proses pertumbuhan dan pembuahan dapat dilakukan secara maksimal. Pada proses pemupukan anda dapat melakukan 2 tahap yakni saat tanaman nanas berumur 2 sampai 3 bulan sejak awal penanam dan dilanjutkan pada tanaman yang berumur 3 sampai 4 bulan, lakukan pemupukan hingga tanaman nanas berbunga dan berbuah.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pada kasus tanaman nanas diserang oleh hama dan penyakit dapat mengakibatkan tumbuhan nanas megalami masalah pertumbuhan bahkan mati. Selain itu banyak sekali petani pemula yang kurangnya pengetahuan mengenai pengendalian hama dan penyakit, oleh karena itu mereka sering mengalami gagal panen.

Kami disini sangat menyarankan untuk melakukan penyemprotan agar hama dan penyakit dapat terkendali, anda bisa menggunakan insektisida untuk penyemprotan dan perendaman pangkal bibit menggunakan fungsida yang bertujuan agar akar nanas tidak mudah busuk.

Proses Panen Nanas

Cara menanam nanas yang terakhir adalah panen, proses yang sangat ditunggu-tunggu oleh petani namun tahukah anda ternyata bibit dari teknik vegetatif  lebih cepat dipanen dibandingan bibit dari teknik generatif.

Dalam proses panen anda bisa melakukannya dengan cara memotong tangkai buah menggunakan pisau yang steril dan tajam, lakukan panen dengan teliti dan hati-hati agar kualitas buah nanas terjaga atau tidak rusak. Panen dapat dilakukan sebanyak 3 periode yakni 25 % panen pertama, 50% panen kedua dan 25% panen ketiga.

Sekian informasi di atas dan semoga bermanfaat..

Kategori
Berkebun

Cara Budidaya Labu Madu

Cara Budidaya Labu Madu

Cara Budidaya Labu Madu – Labu madu mungkin terdengar tidak familiar bagi Anda cara menaman bunga iris kuning . Labu madu yang memiliki nama latin Cucurbita Moschata merupakan salah satu kelompok tanaman labu-labuan yang sedang menjadi trend dan banyak di gandrungi masyarakat. Mari kita check dibawah ini!

Pemilihan Benih

Untuk pemilihan benih, tentu usahakan benih berasal dari benih yang berkualitas. Sebab faktor penentu produktivitas hasil panen sangat ditentukan oleh kualitas benih yang ada.

Oleh karena itu, belilah benih di toko benih yang terpercaya. Selain itu jangan lupa  untuk memperhatikan tanggal kadaluarsa pada kemasan dan pastikan bahwa benih yang anda beli telah tersertifikasi resmi dari dinas terkait.

Penyemaian Benih

Sebaiknya lakukan penyemaian untuk mendapatkan hasil tanaman yang seragam serta tingkat adaptasi tanaman yang tinggi saat di pindah ke lahan. Lakukan cara berikut :

  • Siapkan media tanam berupa campuran tanah yang telah diayak dan diambil bagian halusnya saja.
  • Dengan pupuk kandang atau kompos yang telah di ayak halus juga.
  • Campurkan media tanam hingga merata.
  • Kemudian siapkan plastik polibag transparn berdiameter 5 cm.
  • Bolongi bagian dasar plastik polibag agar air siraman tidak menggenang di media.
  • Masukkan media tanam kedalam plastik, isi hingga padat dan penuh.
  • Kemudian tempatkan persemaian pada lokasi yang ternaungi dan hanya terkena intensitas cahaya matahari sebanyak 50%.
  • Setelah itu, buat bulang tanam sedalam 0,5-1 cm pada setiap polibag.
  • Kemudian tanamkan benih kesetiap lubang tanam, tutup kembali lubang tanam hingga benih tidak terlihat.
  • Setelah itu, siram menggunakan air secukupnya.
  • Tunggu 3-5 hari maka benih akan mulai berkecambah.
  • Lakukan pemeliharaan rutin seperti penyiraman hingga tanaman berumur 2-3 minggu dan siap dipindahkan ke lahan tanam.
Persiapan Lahan Tanam

Sambil menunggu bibit labu madu siap dipindahkan ke lahan. Maka sebaiknya persiapkan lahan tanam terlebih dahulu. Ikuti cara berikut dalam menyiapkan lahan tanam labu madu.

  • Gemburkan lahan tanam dengan cara mencangkul seluru lahan tanam pada lokasi tanam yang telah ditentukan.
  • Sebaiknya pilih lokasi tanam yang luas, terbuka dan terpapar cahaya matahari langsung.
  • Setelah lahan tanam gembur maka tahap selanjutnya ialah membuat bedengan.
  • Ukuran bedengan disesuaikan dengan ukuran lahan.
  • Namun, idealnya adalah ukurang bedengan dengan pangan 3 meter lebar 1 meter dan tinggi 20-30 cm.
  • Setelah itu buat lubang tanam dengan kedalaman 25 cm dan jarak 25-30 cm per tanaman.
  • Jika lahan anda sempit maka buat jarak tanam cukup 25 cm saja ini akan dapat menambah populasi tanaman pada lahan anda.
  • Setelah itu masukkan pupuk kandang kesetiap lubang tanam sebanyak 0,5 kg.
  • Kemudian diamkan lahan tanam dan tunggu hingga bibit siap dipindahkan.
Penanaman

Setelaah bibit berumur 2-3 minggu atau saat tinghi binit telah mencapai 7-10 cm. Maka bibit sudah cukup umur untuk dipindahkan kelahan tanam. Lakukan cara berikut :

  • Pilih bibit dengan kualitas yang baik, seperti sehat, tidak cacat dan tidak terpapar hama dan penyakit.
  • Lakukan penanaman pada pagi hari atau sore hari saat cuaca tidak terlalu terik.
  • Setelah itu, buka plastik polibag dengan hati-hati jangan sampai merusak akar tanaman.
  • Selanjutnya masukkan binit beserta media tanah kedalam lubang tanam.
  • Tutup kembali lubang tanam dengan menggunakan tanah hingga padat dan tanaman dapat tumbuh tegak sempurna.
  • Opsional, taburkan Furadan 3G dengan dosis 3 gram dengan jarak 2 cm dari perakaran.
  • Setelah iti biarkan selama 3 hari baru kemudian lakukan penyiraman pada lahan tanam.
  • Jika ada bibit yang mati atau tidak tumbuh optimal.maka sebaiknya di sulam dan diganti dengan benih yang baru.
Perawatan dan Pemeliharaan

Sebagaimana jenis tanaman yang lain, untuk menghasilkan panen yang melimpah maka labu madu juga harus di rawat secara intensif. Lakukan cara berikut :

Penyiraman

Penyiraman dilakukam setiap 1 kali dalam sehari. Atau dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca. Tentunya saat cuaca kering sebaiknya tingkatkan volume atau intensitas penyiraman. Sebaliknya jika musim penghujan datang maka tidak perlu lagi disiram.

Sebaiknya pastikan bahwa masa tanam anda tidak mendekati musim penghujan karena hal ini akan berbahaya bagi pertumbujan terutama tanaman labu yang akan lebih rentan mengalami kebusukan buah saat musim penghujan.

Pemupukan

Pemupukan sangat penting dilakukan, mengingat kadar unsur hara yang dibutuhkan tanaman tidak selalu dapat diberikan oleh tanah.

Oleh sebab itu, berikan pemupukan setiap 1 bulan sekali menggunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang.

Selain itu pada saat awal masa pertumbuhan anda dapat memberika pupuk NPK 3 gram pertanaman untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman menjadi optimal.

Penyiangan

Penyiangan berfungsi untuk menyingkirkan gulma yang dapat menganggu pertumbuhan tanaman. Selain itu, gulma yang tumbuh disekitar tanaman akan menghalangi penyerapan unsur hara bagi tanaman.

Oleh karena itu lakukan penyiangan secara rutin setiap 2-3 minggu sekali. Cukup lakukan dengan mencabut gulma pada bedengan tanaman, atau menggunakan cangkul untuk membersihkan gilma di sekitar bedengan.

Pengajiran

Labu madu merupakan tanaman yang tumbuh merambat, sehingga sangat perlu dilakukan pengajuran agar tanaman dapat tumbuh sesuai dengan bentuk yang dikehendaki.

Anda bisa membuat bentuk ajir seperti huruf V terbalik atau membuat para-paa sehingga buah tanaman tidak sampai jatuh ke tahah.

Pemangkasan dan Pengendalian HPT

Pemangkasan dan pengendalian HPT penting dilakukan agar hasil panen dapat melimpah. Sebaiknya lakukan penyemprotan menggunakan pestisida dosis rendah secara ruti sejak tanaman berumur 1 bulan setelah tanam hingga menjelang tanaman berbuah.

Panen 

Setelah mencapai umur 3 bulan setelah tanam atau 90 hari setelah tanam maka labu madu akan mulai berbuah. Setelah 1-3 minggu dari masa munculnya bunga maka buah tanaman akan dapat dipenen.

Kriteria buah yang siap panen adalah warna kulit yang mulai kekuningan dan saat anda memukul buahnya maka akan berbunyi berdenting. Artinya bahwa buah telah siap dipetik. Jka dibiarkan saja dan tak segera di panen maka buah akan rentan mengalami kebusukan.

Kategori
Berkebun

Cara Menanam Pepaya Yang Benar

Cara Menanam Pepaya Yang Benar

Cara Menanam Pepaya Yang Benar -Tanaman yang berasal dari Hindia Barat dan Amerika Tengah ini terbilang sangat mudah untuk dibudidayakan di Indonesia. Tanaman pepaya di Indonesia adalah di daerah Malang, Sleman, Sukabumi, Toraja bahkan hingga sampai Manado.

Walaupun cara menanam pepaya terbilang cukup mudah untuk dilakukan, sebelumnya Anda harus memperhatikan terlebih dahulu apa saja syarat yang dibutuhkan pepaya supaya dapat tumbuh dengan baik!

Beberapa syarat tanaman pepaya yang perlu diketahui:

  • Pepaya dapat tumbuh pada ketinggian 500-1000 meter diatas permukaan laut, dengan kata lain bisa ditanam dalam berbagai kondisi.
  • Tanah gembur dan mengandung banyak humus adalah tanah yang cocok untuk melakukan budidaya pepaya.
  • PH tanah yang dibutuhkan adalah 6-7
  • Curah hujan yang dibutuhkan adalah 1000-2000 mm per tahun
  • Suhu udara yang dibutuhkan adalah sekitar 40%
  • Memiliki drainase yang baik supaya air tidak menggenangi tanah
1. Persiapkan Benih

Supaya bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal, sebaiknya Anda membeli bibit pepaya unggulan di toko pertanian.

Untuk selanjutnya Anda bisa melakukan langkah berikut ini.

  • Rendam benih pepaya sebanyak 60 gram ke dalam larutan Benlate T 0,5gram / lt
  • Siapkan media semai yang akan digunakan dengan membuat campuran 2 ember tanah yang sudah diayak dengan 1 ember pupuk kandang matang.
  • Siapkan polybag yang berukuran 20x15cm.
2. Semai Benih

Setelah benih siap dan persiapan media tanam sudah selesai maka selanjutnya Anda bisa mulai memasuki tahapan persemaian.

Pada tahap ini Anda bisa melakukan langkah langkah berikut ini.

  • Masukkan benih ke dalam polybag dengan kedalaman 1 cm
  • Siram setiap hari
  • Biasanya pada usia 2 minggu benih sudah mulai berkecambah
  • Setelah memasuki usia 3 bulan bibit pepaya sudah dapat dipindah ke media tanam
3. Persiapkan Lahan

Biasanya pada usia 2 bulan bibit sudah dapat dipindah ke lahan yang digunakan sebagai media tanam, namun untuk meminimalisir resiko tanaman pepaya mati maka sebaiknya Anda melakukan pemindahan pada usia 3 bulan.

Pada tahap ini Anda bisa melakukan langkah langkah berikut ini.

  • Tanah yang akan digunakan sebagai media tanam harus bersih dari rumput dan semak.
  • Gemburkan tanah dengan cara mencangkul
  • Birkan tanah yang sudah dicangkul selama 1 minggu, ini dimaksudkan supaya racun yang ada di dalam tanah bisa hilang dengan terbawa angin ataupun terpapar sinar matahari.
  • Perhatikan PH tanah, apabila kurang dari 5 maka Anda perlu melakukan pengapuran dan diamkan selama 2 minggu supaya PH tanah menjadi netral.
  • Gunakan pupuk kandang supaya tanah kaya dengan unsur hara, proses ini sangat penting karena akan menunjang optimalnya pertumbuhan pepaya. Diamkan selama satu minggu.
  • Setelah satu minggu mulai buat bedengan dengan lebar 2,5 meter, tinggi sekitar 30 cm dan jarak antar bedengan sekitar 50cm.
  • Buat lubang tanam diatas bedengan dengan ukuran 50x50x50 dan jarak tanam 2×3 meter.
4. Tanam Bibit

Waktu terbaik untuk menanam pepaya adalah pada saat musim hujan. Ini dimaksudkan supaya pepaya bisa mendapatkan cukup suplai air untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman pepaya.

5. Siram Tanaman Pepaya

Apabila waktu menanam tanaman pepaya Anda adalah musim hujan, maka Anda tidak perlu terlalu sering menyiram. Sebaiknya cukup dilakukan satu kali sehari pada pagi hari saja.

Namun kalau waktu menanam tanaman pepaya Anda adalah musim kemarau, maka sebaiknya Anda menyiram tanaman pepaya ini dua kali sehari pada pagi dan sore hari.

6. Lakukan Penyiangan

Penyiangan sangat penting supaya tanaman pepaya bisa berkembang optimal. Bersihkan lahan sekitar Anda menanam pepaya dari gulma ataupun tanaman tanaman lain yang mengganggu, supaya nutrisi tidak terserap oleh gulma yang bisa menghambat pertumbuhan pepaya.

7. Beri Pupuk Tambahan

Pemupukan susulan sangat penting supaya nutrisi tanaman pepaya dapat terjaga dengan baik.

Aturannya sebagai berikut:

  • Pemupukan susulan pertama Anda lakukan pada waktu tanaman berusia 1 minggu
  • Pemupukan susulan kedua Anda lakukan pada waktu tanaman berusia 1 bulan
  • Pemupukan susulan ketiga Anda lakukan pada waktu tanaman berusia 3 bulan
  • Pemupukan susulan keempat Anda lakukan pada waktu tanaman berusia 6 bulan
  • Pemupukan susulan seterusnya Anda lakukan setiap 3 bulan sekali
8. Panen

Ini adalah masa yang paling ditunggu tunggu. Pepaya dapat dipanen setelah masa tanam mencapai 10-12 bulan, dan setelah masa panen pertama ini pepaya akan terus menghasilkan buah hingga tanaman pepaya berusia kurang lebih 4 tahun.

Setelah tanaman pepaya berusia 4 tahun maka tanaman pepaya akan masuk ke masa kurang produktif, jadi Anda perlu menggantinya dengan tanaman yang baru kembali.

Ciri ciri pepaya yang siap panen adalah saat warna buah sudah mulai menguning. Anda bisa menggunakan songgo untuk memanen buah pepaya untuk menghindari kerusakan pada fisik buah pepaya yang aka menjatuhkan nilai jualnya.

Tidak terlalu sulit bukan dalam melakukan budidaya pepaya ini? Anda hanya perlu memperhatikan baik baik cara menanam pepaya yang benar supaya Anda bisa mendapatkan hasil yang optimal.