Kategori
Berkebun

Tips Berkebun Dengan Anak Dengan Aman Dan Menyenangkan

Saat ini berkebun merupakan salah satu aktvitas yang sangat bagus bila diajarkan pada anak-anak, karena anak-anak bisa mendapatkan keterampilan baru sembari bermain.

Memang sudah menjadi sifat anak-anak untuk selalu bersenang-senang di luar ruangan sambil bermain tanah dan menciptkan benda-benda dan menonton tanamannya tumbuh. Ternyata selain menyenangkan, berkebun juga bisa memberikan manfaat pembelajaran yang baik bagi anak-anak.

Baca Juga: Cara Menanam Melon

Dilansir dari Better Health, berkebun adalah kesempatan untuk mengajarkan anak tentang tanggung jawab, kepercayaan diri, kecintaan terhadap lingkungan, aktivitas fisik, kreativitas, kerjasama, dan manfaat tanaman.

Berkebun Sesuai Usia

Tidak pernah terlalu dini untuk mengajarkan anak-anak berkebun. Justru akan ada lebih banyak hal yang bisa diajarkan saat semakin muda usia anak.

Dilansir dari Kids Gardening, ada beberapa tips yang dapat dicoba untuk mengajarkan anak-anak berkebun sesuai usianya.

Usia pra-sekolah (3 – 4 tahun)

Untuk anak usia ini, berkebun sepenuhnya merupakan aktivitas bermain. Orangtua disarankan untuk menunjukkan bahwa berkebun adalah aktivitas menyenangkan.

Ajak anak-anak melakukan ‘petualangan’ berburu gulma, menangkap serangga dan katak, menciumi bunga-bunga, dan mencicipi buah yang tumbuh di kebun.

Biarkan anak-anak menanam biji semangka atau jeruk yang baru saja ia makan. Sambil bermain, orang tua bisa menjelaskan siklus hidup tanaman yang membuat anak tertarik.

Hal yang perlu diingat, pada usia ini, anak-anak rentan melakukan hal berbahaya, seperti bermain gunting kebun atau menyentuh ulat bulu. Maka dari itu, sangat penting selalu mengawasi anak-anak selama di kebun.

Usia TK (5 tahun)

Jadikan kebun sebagai “panggung sandiwara.” Anak-anak di usia ini akan lebih aktif bermain bersama orang lain dengan imajinasi tentunya.

Kebun merupakan tempat yang tepat untuk membangun latar imajinasi seperti benteng, rumah pohon atau lubang persembunyian.

Biarkan anak-anak memimpin permainannya. Ikut serta dalam imajinasinya, seperti mengumpulkan ranting pohon untuk pagar benteng atau memancing “Totoro” dan “Tingker Bell” di kebun menggunakan tanaman kesukaannya.

Akhirnya, anak-anak usia ini memiliki rentang perhatian dan ketangkasan untuk terlibat menciptakan dunia mereka sendiri.

Usia awal Sekolah Dasar (6 – 7 tahun)

Kemampuan membaca dan matematika anak usia ini lebih baik, sehingga menambah pengetahuan baru dalam berkebun.

Anak-anak saat usia ini sudah mampu menamai tanaman dengan spidol, membaca bungkus pupuk, dan membayar bibit yang dibeli.

Namun mereka masih memiliki rasa ingin tahu terhadap alam. Tanah, lubang, dan air memiliki daya tarik yang tak ada habisnya, sama seperti serangga. Untuk anak-anak seusia ini, “melakukan” dan menikmati prosesnya masih lebih penting daripada hasil akhir.

Usia pertengahan Sekolah Dasar (8 – 9 tahun)

Pada usia ini, pengajaran tentang berkebun beralih ke tingkat yang lebih serius. Anak-anak sudah mampu menggambar grafik, memikirkan berapa tinggi bunga lily akan tumbuh, atau berapa jarak antara satu pot ke pot lainnya.

Kemampuan anak untuk menggunakan alat turut meningkat pada usia ini. Ajak mereka membangun pagar atau hiasan taman.

Usia akhir Sekolah Dasar (10 – 11 tahun)

Saat usia ini, berkebun menjadi sebuah perayaan untuk anak-anak atas kemampuannya untuk melintasi beberapa disiplin ilmu yang mereka kuasai dan minati.

Mereka belajar sains, matematika, dan seni di sekolah, maka tuangkan ilmu mereka dalam kegiatan ini.

Ajak mereka melakukan sebuah projek berkaitan dengan berkebun, seperti menanam biji bunga matahari dan menjual bibitnya ke teman-teman atau tetangga. Bisa juga membuat projek yang berkaitan dengan ekosistem taman.

Usia remaja awal (12 – 13 tahun)

Anak-anak pada usia ini akan melakukan sesuatu yang dianggap ‘keren’, sehingga orangtua perlu membawa kegiatan berkebun di level yang berbeda.

Kabar baiknya usia ini adalah tahun-tahun saat guru dan sekolah memberi proyek berkebun.

Tentu saja mereka tetap harus diawasi oleh orang yang lebih tua, seperti guru biologi atau orangtua.

Tips Aman Di Kebun Bersama Anak

Kebun merupakan tempat yang menyenangkan, tapi bisa jadi berbahaya jika tidak waspada. Sebelum memulai berkebun, beritahu anak-anak tentang apa saja yang harus dilakukan, seperti bertanya pada orangtua sebelum menyentuh serangga dan minta bantuan saat menggunakan benda tajam.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut ada beberapa persiapan yang sebaiknya dilakukan sebelum memulai aktivitas berkebun, antara lain:

  1. Gunakan kacamata pengaman, sepatu yang kokoh seperti boot karet, dan celana panjang untuk mencegah cedera saat menggunakan alat dan peralatan listrik.
  2. Lindungi pendengaran saat menggunakan mesin yang bising. Kebisingan dapat berpotensi membahayakan pendengaran.
  3. Gunakan sarung tangan untuk mengurangi risiko iritasi kulit, luka, dan kontaminan bahan-bahan tertentu.
  4. Gunakan obat nyamuk yang mengandung DEET untuk melindungi diri dari nyamuk dan kutu.
  5. Kenakan juga kemeja lengan panjang dan celana yang terselip di kaus kaki. Jika memungkinkan pakai sepatu boot karet.
  6. Kurangi risiko terpapar sinar matahari dengan mengenakan lengan panjang, topi, dan tabir surya dengan SPF 15 atau lebih tinggi. Paparan matahari terlalu lama meningkatkan risiko kanker kulit.
Kategori
Bisnis

Cara Memulai Bisnis Tanpa Modal

Cara Memulai Bisnis Tanpa Modal dan Menguntungkan

Cara Memulai Bisnis Tanpa Modal – Kunci terpenting untuk memulai bisnis tanpa modal adalah Anda bisa memanfaatkan sumber daya yang ada saat ini. Termasuk diri Anda sendiri!

Nah, pada artikel ini kami ingin memberikan beberapa tips singkat mengenai cara usaha tanpa modal. Penasaran apa saja? Yuk, langsung dibaca ulasannya di bawah ini.

Kalau Anda termasuk orang yang bercita-cita menjadi seorang wirausahawan tapi tak punya modal, maka berikut ini ada 5 tips yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkannya:

Mulai dari apa yang Anda miliki
Menjalankan sebuah bisnis yang sukses, tentu dimulai dari bagaimana Anda memanfaatkan sumber daya yang tersedia saat ini. Hal tersebut bisa diterapkan di awal langkah Anda, yakni dengan mencari ide bisnis.

Mulailah untuk menjawab beberapa pertanyaan seperti:

  • Bidang apa yang Anda kuasai?
  • Apa saja keahlian Anda?
  • Apakah Anda memiliki minat tertentu yang kemudian bisa diubah menjadi sebuah bisnis berbasis service atau layanan?
  • Aset apa saja yang Anda punya saat ini? Dan lain-lain.
  • Bahkan, dengan mengandalkan berbagai kompetensi dasar (basic skill) saja sudah bisa menjadi bekal untuk cara memulai bisnis tanpa modal. Termasuk dengan memanfaatkan aset-aset kecil seperti laptop dan internet.

Pokoknya, semakin Anda mencari tahu apa saja yang bisa diandalkan, maka semakin banyak pula sumber daya yang bisa Anda gunakan untuk membangun bisnis.

Rela bersusah payah
Jika Anda antusias untuk menemukan cara memulai usaha tanpa modal, Anda juga harus siap melakukan apapun untuk mencapainya. Karena otomatis kalau Anda tidak mempunyai modal, persaingan bisnis bisa semakin ketat. Makanya, demi menghemat biaya, Anda harus rela melakukan semuanya sendiri.

Menjalani bisnis sendiri sudah pasti akan melelahkan. Namun perlu diingat, bahwa semua hasil dari jerih payah ini akan ada hasilnya untuk Anda. Apalagi, dengan melakukan semua sendiri, Anda bisa menguasai banyak fungsi bisnis dengan lebih mendalam.

Cara Memulai Bisnis Tanpa Modal

Mengandalkan platform online
Mengandalkan sistem online akan sangat berguna khususnya bagi sebuah bisnis yang baru saja merintis. Ada banyak cara memulai bisnis online tanpa modal, salah satunya ialah dengan membangun website.

Dengan menggunakan website, Anda bisa memperkenalkan layanan bisnis secara praktis, sekaligus memudahkan pelanggan untuk menjangkau bisnis Anda. Berikut adalah beberapa keuntungan memiliki website bisnis.

Pertahankan pekerjaan Anda saat ini
Memutuskan berhenti dari pekerjaan saat ini demi mengeksplorasi hasrat Anda untuk memulai bisnis, memang terdengar menjanjikan. Tapi nyatanya, hal ini bukanlah solusi terbaik untuk dilakukan. Pebisnis yang sukses memang tidak boleh takut mengambil resiko tapi mereka juga harus tetap realistis.

Langkah tepat yang bisa Anda lakukan adalah dengan cara membangun bisnis saat masih bekerja. Karena, pekerjaan dapat memberikan Anda keamanan untuk memperoleh penghasilan yang stabil, sekaligus menjadi solusi dikala bisnis Anda sedang mengalami penurunan.

Yup, menjalankan bisnis sambil bekerja memang akan menguras mental dan banyak energi. Akan tetapi, selagi Anda mau bertahan dalam beberapa bulan, tidak menutup kemungkinan posisi bisnis Anda bisa menjadi lebih baik.

Kategori
Obat Herbal Pertanian

Khasiat Bangle Hantu bagi Kesehatan

Khasiat Bangle Hantu untuk Kesehatan Tubuh

Bangle Hantu – Tanaman bangle hantu terdengar sedikit menyeramkan, tetapi sebenarnya berkhasiat dijadikan obat herbal. Tanaman ini memiliki beberapa nama yang berbeda di setiap daerah. Misalnya, di Sumatera lebih dikenal dengan nama bunglai hanti, sedangkan live22 apk masyarakat Sunda menyebutnya panglai hideung. Tanaman obat ini memiliki nama Latin Zingiber ottensii Valeton: borne red beehive ginger.

Herba ini berbatang semu, tingginya mencapai 2 meter, tumbuh merumpun dan tegak. Daunnya tunggal berbentuk lanset dengan ujung yang meruncing. Buah bangle hantu berbentuk bulat berwarna hitam. Rimpang tanaman ini berwarna ungu kotor dengan aroma yang sangat khas dan menusuk.

Bagian yang bisa dimanfaatkan dari tanaman ini adalah rimpang dan daun. Tanaman ini mengandung terpenoids dan dairylheptanoid. Dari kandungannya tersebut, tanaman ini bisa digunakan untuk mengobati gatal, sakit pinggang, demam, encok, dan batuk.

Baca juga: Tips Jitu Cara Budidaya Ikan Lele Untuk Pemula, Pasti Untung

Untuk mengatasi gatal, remas daun dan gosok-gosokkan pada bagian yang gatal. Sementara itu, untuk mengatasi batuk, rebus satu ruas rimpang dan ditambah segenggam daun saga dengan segelas air. Minum air rebusan dua kali sehari hingga batuk mereda.

Rimpang bangle hantu dapat menghasilkan 0,38 persen minyak berwarna pucat kekuningan berbau khas camphorous. Minyak yang terkandung pada rimpang tanaman ini merupakan campuran antara mono dan seskuiterpen dengan zierumbon yang menjadi komponen paling dominan dari kesuluruhan total minyak.

Senyawa penting lainnya yang dimiliki oleh bangle hantu adalah terpinen-4-ol, p-cymene, sabinene, dan humelene. Tanaman herba ini dapat berfungsi sebagai antibakteri, anti-oksidan, dan antifungi.

Secara empiris, tanaman obat ini bisa digunakan untuk mengobati demam, batuk, kejang pada anak, menghangatkan dan membersihkan darah, serta berguna sebagai obat sakit pinggang.

Hingga saat ini belum ditemukan literatur yang membahas kontraindikasi dari penggunaan panglai hideung sebagai tanaman obat. Namun, tidak disarankan menggunakan tanaman ini dengan dosis tinggi.

Kategori
Bisnis

Apa Kabar Biaya Pelatihan Kartu Prakerja?

Keputusan Ada di tangan Komite Kartu Prakerja

Biaya Pelatihan Kartu Prakerja – Pemerintah masih mengkaji rencana pemangkasan bantuan biaya pelatihan Kartu Prakerja dari Rp1 juta menjadi Rp500 ribu. Kebijakan tersebut juga bakal ditentukan apakah akan diberlakukan pada pembukaan Kartu Prakerja gelombang IV.

“Ini menunggu keputusan komite apakah bisa dilakukan di batch IV atau pola lama ini menunggu persetujuan komite cipta kerja,” kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin dalam video conference, Senin (22/6).

1. Rencana pemangkasan karena banyak permintaan menambah insentif

Rudy menyampaikan bahwa ada permintaan untuk menurunkan bantuan biaya pelatihan. Apalagi, rata-rata biaya pelatihan di bawah Rp500 ribu.

“Sehingga melihat rata-rata Rp470 ribu harga pelatihan bisa kita kurangi biaya pelatihan tersebut sehingga insentif bisa besar,” ucapnya.

2. Jumlah peserta akan ditingkatkan sebanyak 880 ribu orang

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Suharso Monoarfa mengatakan akan dialokasikan untuk meningkatkan jumlah peserta Kartu Prakerja. Ia menyebut pemerintah akan menambah jumlahnya sebanyak 880 ribu orang.
“Mudah-mudahan bisa nambah yang tadinya target 5,6 juta jadi 6,5 juta. 6,5 jutaan kemungkinan bisa meng-cover 1,7 atau sampai 2 juta yang kena PHK,” katanya.

Baca juga: William Utomo: Kelanjutan Bisnis Digital Pasca Pandemik

Senada dengan Suharso, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan bahwa biaya pelatihan Kartu Prakerja akan dievaluasi dan jumlah pesertanya ditingkatkan.
“Nilai pelatihan yang Rp1 juta akan diturunkan, karena memang gak kepakai juga selama dua batch yang jalan. Diturunkan, jumlah peserta kita tambah,” jelas Suahasil.

3. Anggaran dan jumlah peserta Kartu Prakerja mengalami peningkatan dari rencana awal

Sebagai informasi, anggaran Kartu Prakerja tahun ini ditingkatkan dari rencana awal Rp10 triliun menjadi Rp20 triliun. Peningkatan anggaran ini diikuti dengan penambahan penerima Kartu Prakerja, dari dua juta orang menjadi 5,6 juta orang sepanjang tahun ini.

Setiap peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan biaya untuk pelatihan skilling (kemampuan), upskilling (peningkatan kemampuan), dan re-skilling (penggantian kemampuan). Para peserta masing-masing akan mendapatkan bantuan dari pemerintah sebesar Rp3,55 juta.

Rinciannya, bantuan pembiayaan pelatihan mencapai Rp1 juta per orang yang akan dibayarkan langsung kepada lembaga pelatihan, lalu insentif langsung Rp600 ribu per bulan yang berlangsung selama empat bulan. Insentif tersebut ditujukan sebagai uang saku bagi para peserta. Serta insentif setelah menyelesaikan survei kerja senilai Rp150 ribu.

Hingga saat ini, baru ada 456.265 peserta Kartu Prakerja atau 8,14 persen dari target 5,6 juta peserta.

Sumber: Idntimes.com

Kategori
Berkebun

5 Kesalahan Umum Dalam Berkebun Yang Wajib Dihindari

Kesalahan Berkebun – Berkebun ternyata bukanlah kegiatan asal tanam di tanah. Karena ada banyak sekali hal yang harus kamu pahami ketika berkebun. Bagi untuk kamu yang pemula maka kamu harus mempelajari kesalahan umum dalam berkebun agar bisa sukses nanti kedepannya.

Baca Juga: 4 Cara Berkebun Di Halaman Rumah Sempit

Seperti halnya mahluk hidup, tanaman juga punya kebutuhan yang spesifik soal faktor-faktor yang diperlukan untuk menunjang kehidupnnya. Mulai dari tanah, matahari, air dan lain-lain berbeda juga kebutuhannya. Hal ini lah yang sering kurang diperhatikan oleh pemula saat download idn poker.

Untuk itu kamu bisa hindari beberapa kesalahan umum berkebun berikut ini.

1. Mengabaikan Kondisi Lingkungan

Salah satu hal paling penting dalam mulai berkebun adalah mengamati kondisi lingkungan. Ketahui arah datangnya cahaya matahari dan bagaimana letak kebun atau lokasi untuk menanam.

Cari tahu juga berapa lama paparan sinar matahari di bagian barat, timur, selatan, atau utara rumah. Di sisi mana saja pot bisa ditaruh. Selain itu, perhatikan akses untuk sumber air, pastikan tidak jauh dari lokasi menanam.

2. Tidak Siapkan Tanah Yang Subur

Tanah yang gembur dan subur adalah kunci perkembangan tanaman. Jangan asal pakai media tanam atau tanah liat. Pastikan tanah bisa menyimpan air, mengandung nutrisi, sekaligus gembur. Caranya, campur tanah, pupuk, sekam basah, dan sekam bakar dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1.

3. Terlalu Banyak / Sedikit Menyiram

Seperti juga halnya kebutuhan akan sinar matahari, kebutuhan air tanaman pun berbeda-beda. Kebanyakan kita sekadar menyiramnya, tanpa dengan pasti tahu kebutuhan tanaman.

Untuk tanaman yang ditanam di tanah, sirami sampai tanah benar-benar basah. Untuk yang ditanam di pot, siram secukupnya sampai tanah terlihat menetes dari lubang di bawah. Air tidak boleh menggenang di pot karena terlalu banyak air dapat membuat akar busuk.

Idealnya tanaman disiram 1 sampai 2 kali per hari, pada pagi hari sebelum pukul 9 dan sore setelah pukul 16. Jangan lupa juga, ketika kita bepergian dan di rumah tidak ada orang, kecukupan air tanaman juga harus tetap terjamin. Misalnya, dengan membuat sistem penyiraman otomatis.

4. Tidak Mengantisipasi Hama / Serangga

Serangga, ulat, atau hama mungkin akan mendatangi daun-daun sayuran yang kita tanam. Tidak terlalu perlu menggunakan pestisida, apalagi yang tidak alami. Kita bisa memberi tanaman pengalih, misalnya tanaman bunga di samping sayuran kita. Dengan begitu, serangga bisa makan dari tanaman bunga itu.

5. Menanam Tanaman Yang Jarang Dikonsumsi

Kesalahan umum dalam berkebun selanjutnya adalah asal menanam tanaman. Memang, ketika ide untuk berkebun terasa menggoda, kamu pasti cenderung untuk tidak memedulikan jenis tanamannya.

Sebaiknya, jangan asal membeli atau menanam banyak bibit atau benih. Tanamlah yang gemar kamu sekeluarga konsumsi. Dengan begitu, kita pun bersemangat merawatnya dan kebun pun membawa manfaat yang optimal.

Baca Juga: Tips Menanam Hidroponik Pakai Botol Bekas

Itulah tadi beberapa kesalahan umum dalam berkebun. Semoga dengan artikel diatas bisa menambah wawasan dan informasi terbaru buat kamu.

Kategori
Bisnis

William Utomo: Kelanjutan Bisnis Digital Pasca Pandemik

Perilaku digital masyarakat tentukan kelangsungan bisnis

Bisnis Digital Pasca Pandemik – Untuk menciptakan usaha yang berkelanjutan, menerapkan strategi adaptif adalah salah satu hal yang patut diperhitungkan. Seperti namanya, strategi ini melibatkan penyesuaian berdasarkan situasi lingkungan baru. COVID-19 yang melanda dunia, tak terkecuali Indonesia, juga memaksa bisnis dari berbagai macam sektor untuk melakukan adaptasi ke arah yang lebih digital.

Pada kesempatan kali ini, Founder dan COO IDN Media, William Utomo, akan membagikan pandangannya terkait perubahan tren bisnis pasca pandemik yang kemungkinan besar akan terjadi dikarenakan semakin maraknya akselerasi digital belakangan ini.

1. Perubahan perilaku digital masyarakat tingkatkan digital adoption rate

Keharusan untuk tetap tinggal di rumah agar rantai penyebaran COVID-19 tak semakin meluas menyebabkan konsumsi digital semakin memuncak. Peningkatan digital adoption rate ini terjadi karena bertambahnya kecenderungan masyarakat untuk melakukan banyak hal secara online, mulai dari mengonsumsi berita, berbelanja kebutuhan sehari-hari, mencari hiburan, hingga bekerja pun dilaksanakan secara online.

“Dari apa yang IDN Media lihat sejauh ini, bekerja, berkomunikasi, bahkan meeting dengan klien yang dilakukan secara virtual ternyata malah membuat segala sesuatunya menjadi lebih efektif dan efisien. It saves everyone’s time. Anggapan bahwa bertemu dengan orang akan terasa lebih nyaman bila bertatap muka langsung mungkin masih relevan, tapi hanya dalam beberapa keadaan saja,” terang William.

William juga menegaskan, “Perubahan mendadak seperti ini mengharuskan kita untuk dapat beradaptasi dalam waktu yang cukup singkat. Toh, jika tak bisa melakukan meeting karena situasi jalan yang tak kondusif, misalnya, kita masih tetap bisa melaksanakannya secara virtual, kok. Dengan kemampuan mengadaptasi transformasi digital, banyak hal yang tak mungkin menjadi mungkin. Intinya, focus on our goal dan be resourceful.”

Baca juga: IHSG Selasa Pagi Melemah, Waktunya Investasi

2. Kesadaran akan nilai suatu konten mulai tumbuh

Bidang usaha yang malah naik daun di tengah pandemik ternyata tak selalu berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan primer, tetapi juga kebutuhan sekunder, bahkan tersier. Dengan semakin bertambahnya kesadaran digital, industri teknologi berbasis digital pun menjadi salah satu pihak yang diuntungkan oleh fenomena ini.

“Contohnya, masyarakat yang tadinya enggan membayar untuk mendapatkan akses ke layanan media streaming digital, seperti Netflix, kini mau membayar Rp50 ribu per bulan untuk memperoleh quality content. Dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), orang-orang pun semakin mau melihat value dari suatu konten atau layanan,” William memberi contoh.

Kesadaran akan nilai suatu konten atau layanan yang kemudian didukung melalui paid subscription tentu akan membentuk suatu ekosistem konten digital yang lebih baik dan sehat. Dengan demikian, bisnis digital pun dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

3. Platform digital yang mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat

Platform digital yang dapat memberikan kontribusi nyata ke masyarakat, terutama di tengah situasi tak menentu akibat pandemik COVID-19 pasti akan makin diapresiasi oleh masyarakat. YouTube, misalnya, yang tetap konsisten menawarkan pundi-pundi rupiah bagi para kreatornya meski pandemik masih enggan menghilang. Hal ini menginspirasi IDN Media untuk turut melakukan hal yang serupa.

“IDN Media juga ingin menjadi sebuah wadah yang dapat menampung kreasi para pembacanya. Kreasi tersebut tentu saja dituangkan dalam bentuk tulisan karena pada dasarnya, IDN Media adalah platform konten berbasis tulisan. Belum semasif YouTube, memang, namun sudah ada ribuan pembaca kami yang berhasil memperoleh pendapatan tambahan setelah akhirnya bergabung dengan community writer IDN Media. Rata-rata pendapatan ekstra yang mereka peroleh dapat melebihi UMR DKI Jakarta,” terang William mengenai kontribusi nyata yang IDN Media dapat berikan bagi sebagian kecil masyarakat di Indonesia.

Kesimpulannya, kemampuan beradaptasi yang dimiliki oleh suatu perusahaan harus didukung dengan rasa empati terhadap lingkungan di sekitarnya. Dengan adanya dua poin vital tersebut, kelestarian ekosistem bisnis akan terjaga dengan sendirinya, sehingga usaha pun dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sumber: Idntimes.com

Kategori
Bisnis

IHSG Selasa Pagi Melemah, Waktunya Investasi

Analis sebut koreksi wajar manfaatkan untuk aksi beli

IHSG Melemah – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG melemah 2,158 poin atau 0,04 persen ke level 4.916 pada Selasa (23/6). Sebanyak 34 saham menguat, 48 saham melemah dan 70 saham diam di tempat.

Terdapat deposit s128 via pulsa sebanyak 40,118 volume saham yang ditransaksikan dengan nilai transaksi Rp23,218 miliar.

1. Gelombang tekanan COVID-19 masih membayangi laju IHSG

Analis Indo Surya Sekuritas, William Surya Wijaya, menilai pergerakan IHSG masih dibayangi oleh gelombang tekanan COVID-19 yang terlihat belum akan berakhir.

Sedangkan sentimen dari fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas turut mewarnai pergerakan IHSG.

2. Saham-sahan rekomendasi analis

Dia mengatakan, koreksi IHSG masih dalam kondisi wajar apalagi kondisi perekonomian masih stabil, sehingga investor masih dapat melakukan aksi beli dengan target jangka pendek.

Adapun beberapa saham yang menjadi rekomendasi hari ini yakni:

  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk atau
    ICBP
  • PT Semen Indonesia Tbk atau SMGR
  • PT PP London Sumatra Indonesia Tbk atau LSIP
  • PT Mayora Indah Tbk atau MYOR
  • PT Kalbe Farma Tbk atai KLBF

Baca juga: Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi

3. Senin lalu IHSG ditutup melemah

Pada perdagangan kemarin, Selasa (23/6) IHSG melemah 23,44 poin atau minus 0,47 persen ke level 4.918. Sebanyak 145 saham menguat, 257 saham melemah dan 169 saham tidak mengalami perubahan. Dalam penutupan perdagangan hari ini asing melakukan aksi jual sebanyak Rp513,34 miliar.

Sektor pertambangan, infrastruktur, property, perdagangan, keuangan bergerak negatif dan menjadi kontributor terbesar pada penurunan IHSG.

Sumber: Idntimes.com

Kategori
Berkebun

Tips Menanam Hidroponik Pakai Botol Bekas

Hidroponik Botol Bekas – Saat ini sistem hidroponik menjadi salah satu alternatif cara untuk menanam yang sangat praktis. Dimana teknik Hidroponik ini sendiri tidak memerlukan tanah dan lahan yang luas sehingga bisa kamu terapkan dengan mudah untuk berkebun di rumah.

Baca Juga: Beberapa Metode Berkebun Hidroponik Dengan Mudah Untuk Pemula

Cara mudah untuk menanam hidroponik dapat dilakukan dengan memanfaatkan barang-barang yang ada seperti contohnya botol bekas ataupun kain yang sudah tidak terpakai. Bila biasanya hidroponik dilakukan di rumah kaca dengan medium air berisi zat hara. Hidroponik juga ternyata bisa dimodifikasi menggunakan botol bekas.

Hidroponik dengan menggunakan botol bekas dapat dilakukan untuk menanam aneka tumbuhan dan sayur-sayuran seperti kangkung, selada, dan sawi.

Berikut cara mudah menanam hidroponik dengan botol bekas.

1. Siapkan Botol Bekas

Siapkan botol bekas. Lalu, potong botol menjadi dua. Tempatkan bagian tutup botol ke dalam bagian bawah botol. Posisi tutup botol akan tampak terbalik.

Botol bagian atas akan menjadi tempat media tanam sedangkan botol di bagian bawah menjadi tempat air yang bernutrisi atau berisi zat hara.

2. Hubungkan Kedua Bagian Botol

Hubungkan kedua bagian botol tersebut dengan menggunakan kain. Kain yang digunakan dapat berupa sumbu kompor. Jika tidak memiliki sumbu kompor dapat menggunakan kaus kaki yang tidak terpakai atau kain flanel yang dipotong seukuran sumbu kompor.

Bolongi bagian tutup botol yang cukup untuk dilewati kain sehingga kain dapat menjuntai kebagian bawah botol. Dikutip dari Home Guides, kain berfungsi untuk menghubungkan nutrisi air dengan media tanam.

3. Mengisi Air Zat hara

Setelah semua sistem dapat beroperasi, tuangkan air berzat hara pada bagian bawah botol sebelum batas menyentuh tutup botol yang terbalik. Air berzat hara adalah air bernutrisi tinggi yang mengandung mineral yang dibutuhkan tanaman untuk berfotosintesis.

4. Siapkan Media Tanam

Siapkan media tanam pada botol yang terbalik. Isi dengan bibit tanaman atau sayuran. Media tanam hidroponik dapat berupa sekam bakar, rockwool, atau cocopeat.

5. Ganti Air Ber Zat Hara Secara Rutin

Air berzat hara akan menyusut perlahan karena digunakan oleh tumbuhan. Setelah air menipis ganti dengan air yang baru.

Tempatkan pula media tanam dengan lokasi yang sesuai tergantung kebutuhan akan matahari. Beberapa tanaman membutuhkan lebih banyak sinar matahari, sedangkan yang lainnya hanya perlu sedikit sinar matahari.

Baca Juga: 4 Cara Berkebun Di Halaman Rumah Sempit

Itulah tadi beberapa cara mudah menanam tanaman hidroponik dengan botol bekas. Semoga dengan artikel diatas bisa menambah informasi dan wawasan untuk kamu.

Kategori
Berkebun

4 Cara Berkebun Di Halaman Rumah Sempit

Berkebun mungkin sulit untuk dilakukan terlebih lagi buat kamu yang tinggal di kota besar dan halaman rumah yang sempit. Bahkan bagi kamu yang tinggal di apartemen, sepertinya berkebun adalah hal mimpi di siang bolong.

Baca Juga: Beberapa Metode Berkebun Hidroponik Dengan Mudah Untuk Pemula

Namun untuk bisa berkebun sebenarnya kamu tidak perlu lahan yang luas, karena lahan sempit di pekarangan rumah juga bisa dijadikan tempat untuk berkebun. Jadi gimana caranya? Berikut trik memanfaatkan lahan sempit di pekarangan rumah untuk berkebun.

1. Rencanakan Dengan Matang

Langkah pertama untuk menanam tanaman di ruangan sempit adalah mempersiapkan rencana dengan baik. Jika Anda tinggal di apartemen dan hanya memiliki balkon atau teras, jangan sampai menghabiskan semua ruang untuk tanaman.

Apabila kesusahan untuk mendapatkan inspirasi, Anda bisa mencari melalui sosial media atau internet. Di sana, Anda bisa mendapatkan konsep atau ide-ide memanfaatkan halaman yang sempit tampak asri dan hijau.

Selain itu, Anda juga dapat mencari tanaman favorit yang sesuai dengan kantong.

2. Mencari Tanaman Yang Sesuai

Jika sudah memiliki wadah untuk menanam, langkah selanjutnya adalah mencari tanaman yang sesuai dengan kebutuhan dan kantong.

Benih tanaman biasanya cukup murah untuk dibeli, di situs belanja online dijual dengan kisaran 6ribu hingga 30 ribu tergantung jenis benih tanamannya.

Hal yang harus dipertimbangkan untuk membeli benih tanaman adalah mencoba menemukan barang yang bisa digunakan kembali. Artinya, benih dapat disimpan hingga tahun depan atau menanam kembali dengan mendaur ulang tanaman (seperti bawang hijau, seledri, nanas dan sebagainya)

3. Menggunakan Metode Vertikal

Anda dapat menempatkan tanaman kesayangan ke dinding atau pagar atau menggunakan teralis. Dinding yang dipilih harus memiliki sinar matahari yang cukup untuk tanaman.

Dilansir dari growveg, rekomendasi tanaman yang dapat menggunakan metode ini adalah buah kiwi, anggur, kacang polong dan tomat anggur. Pastikan penyangga cukup kuat untuk menahan tanaman.

4. Gunakan Wadah Daur Ulang

Setelah memiliki rencana, langkah yang penting selanjutnya adalah mengumpulkan alat dan barang yang dibutuhkan untuk berkebun.

Cara termudah untuk memulai berkebun di ruangan kecil adalah wadah yang dipilih untuk menanam tanaman. Wadah yang digunakan tak harus berbahan dasar tanah liat atau terracotta atau pot plastik dengan bentuk yang sempurna.

Dengan sedikit imajinasi, Anda bisa menggunakan mendaur ulang barang yang sudah ada di rumah. Pastikan barang yang digunakan dapat menampung cukup tanah untuk tanaman dan memungkinkan drainase yang memadai.

Sebelum itu, pastikan barang yang digunakan tidak berbahan kimia beracun jadi aman digunakan untuk tanaman yang bisa dikonsumsi. Bersihkan wadah terlebih dahulu sebelum digunakan untuk menanam.

Berikut beberapa ide barang yang bisa didaur ulang sebagai sarana menanam tanaman yang dilansir dari gardenerspath:

  • kaleng
  • botol
  • guci
  • gulungan kertas toilet
  • lentera
  • tangki ikan
  • mangkuk ikan
  • ban
  • kotak surat atau keranjang
  • barang pecah belah
  • talang
  • pipa
  • beton
  • gerobak atau gerobak beroda
  • cangkir kopi
  • palet
  • kandang burung
  • keranjang baju
  • panci rusak
  • tabung logam
  • barel kayu

Itulah tadi beberapa cara berkeben di halaman rumah yang sempit. Semoga dengan artikel diatas bisa menambah wawasan dan informasi terbaru buat kamu seputar dunia berkebun.

Kategori
Berkebun Pertanian

Beberapa Metode Berkebun Hidroponik Dengan Mudah Untuk Pemula

Belakangan ini telah ada macam-macam jenis metode hidroponik yang merupakan salah satu solusi bagi kamu yang ingin berkebun. Hidroponik sendiri adalah salah satu metode menananam tanaman dalam larutan kaya nutrisi berbasis air, dimana kata hidro adalah air dan ponos yang berarti kerja.

Ada juga macam-macam hidroponik yang tidak menggunakan tanah melainkan sistem nutrisi berbasis air. Dimana tujuan utama dari hidroponik adalah untuk menghilangkan sebanyak mungkin hambatan antara akar tanaman dan air, oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh.

Baca Juga: Cara Ajak Anak Berkebun

Teknik Hidroponik juga bisa dilakukan dengan beragam metode, karena ada banyak macam hidroponik yang terdiri dari mulai dari teknik sederhana hingga teknik tercanggih semua bisa digunakan.

Macam-macam hidroponik bisa Anda coba untuk memulai bertanam hidroponik. Dengan mengetahui macam-macam hidroponik Anda akan bisa menentukan teknik mana yang sesuai dengan kebutuhan.

1. Hidroponik DFT

Hidroponik DFT atau Deep Flow Technique merupakan variasi dari hidroponik NFT. lih-alih lapisan tipis nutrisi, tanaman dikelilingi oleh larutan nutrisi setinggi sekitar 4 cm. Teknik deep flow membuat sistem hidroponik jenis ini lebih aman, karena akar masih disuplai jika terjadi kegagalan pompa.

Namun, metode ini tidak terlalu sering diterapkan, karena terutama dalam sistem yang lebih panjang atau lebih besar, pasokan oksigen ke tanaman bervariasi sehingga menghasilkan pertumbuhan tanaman yang tidak merata.

2. Hidroponik NFT

Hidroponik NFT atau Nutrient Film Technique merupakan salah satu dari macam-macam hidroponik yang cukup sederhana. Dengan sistem hidroponik NFT, larutan nutrisi dipompa ke saluran yang dapat menampung beragam tanaman. Saluran sedikit miring, sehingga larutan nutrisi mengalir melalui saluran, melewati akar tanaman, menggantung akar, dan kembali ke reservoir hidroponik.

Jenis sistem ini bekerja sangat baik karena akar tanaman menyerap lebih banyak oksigen dari udara. Karena hanya ujung akar yang bersentuhan dengan larutan nutrisi, tanaman dapat memperoleh lebih banyak oksigen yang memudahkan laju pertumbuhan yang lebih cepat. Karena ukuran saluran, sistem hidroponik NFT paling cocok untuk tanaman yang memiliki sistem akar kecil, seperti sayuran berdaun hijau.

3. Hidroponik Pasang Surut

Hidroponik pasang surut atau ebb and flow bekerja sangat baik untuk hampir semua jenis tanaman termasuk beberapa sayuran akar. Jenis sistem ini berfungsi dengan membanjiri area yang tumbuh dengan larutan nutrisi pada interval tertentu.

Solusi nutrisi kemudian perlahan-lahan mengalir kembali ke reservoir. Pompa terhubung ke pengatur waktu, sehingga proses berulang dengan sendirinya pada interval tertentu sehingga tanaman mendapatkan jumlah nutrisi yang diinginkan.

Sistem hidroponik pasang surut sangat ideal untuk tanaman yang terbiasa dengan periode kekeringan. Tanaman tertentu tumbuh subur ketika mereka melewati periode kering sedikit karena menyebabkan sistem akar tumbuh lebih besar untuk mencari kelembaban. Ketika sistem akar tumbuh lebih besar, tanaman tumbuh lebih cepat karena dapat menyerap lebih banyak nutrisi.

4. Hidroponik Kultur Air

Hidroponik kultur air atau water culture system merupakan teknik yang cukup sederhana dari macam-macam hidroponik. Platform yang menampung tanaman biasanya terbuat dari Styrofoam dan mengapung langsung pada larutan nutrisi.

Kultur air adalah sistem pilihan untuk menanam selada yang merupakan tanaman yang sangat menyukai air. Sangat sedikit tanaman selain selada yang dapat bekerja dengan baik dalam sistem jenis ini.

5. Hidroponik Sumbu

Sistem sumbu adalah jenis sistem hidroponik yang paling sederhana yang tidak memerlukan listrik, pompa, atau aerator. Di antara berbagai jenis sistem hidroponik, ini adalah satu-satunya yang dapat menjadi sistem yang sepenuhnya pasif, yang berarti tidak diperlukan listrik. Sistem sumbu baik untuk tanaman kecil yang tidak menggunakan banyak air atau nutrisi.

Nutrisi dan air dipindahkan ke zona akar tanaman melalui sumbu, yang seringkali merupakan sesuatu yang sederhana seperti tali atau sepotong kain. Salah satu kunci sukses dengan sistem sumbu adalah menggunakan media tumbuh yang mengangkut air dan nutrisi dengan baik. Pilihan yang baik termasuk sabut kelapa, perlite, atau vermiculite.

6. Aeroponik

Aeroponik bukanlah metode termudah untuk berkebun hidroponik, tetapi ini adalah konsep yang sederhana. Dengan teknik ini, tanaman ditangguhkan di udara dan larutan nutrisi disemprotkan ke sistem akar tanaman.

Solusi nutrisi dipompa ke pipa yang dilengkapi dengan nozel kabut. Saat tekanan terbentuk, semprotan akan menyemprot akar tanaman dan solusinya kembali ke reservoir.

Itulah tadi beberapa macam cara hidroponik untuk berkebun dengan mudah untuk pemula. Semoga dengan artikel diatas bisa menambah wawasan dan informasi terbaru buat kamu seputar dunia berkebun.