Kategori
Berkebun

7 Cara Membuat Kebun Tanaman Hidroponik di Rumah, Gampang Banget!

7 Cara Membuat Kebun Tanaman Hidroponik di Rumah, Gampang Banget!

7 Cara Membuat Kebun Tanaman Hidroponik di Rumah, Gampang Banget! – Hidroponik ialah teknik bercocok tanam tanpa media tanah tetapi menggunakan air. Walau demikian, memiliki tanaman hidroponik tidak membutuhkan banyak air seperti saat menanam mamakai media tanah. Tanaman hidroponik cocok bagi kamu yang ingin menghemat air, atau tinggal di daerah yang tidak mempunyai banyak pasokan air.

Bukan hanya membuat taman vertikal, membuat kebun berisi tanaman hidroponik pun tidak sesulit yang dibayangkan. Bahan-bahannya gampang ditemukan di pasaran, contohnya saja pralon dan gelas plastik. Untuk kamu yang tertarik, langsung saja simak cara yang akan Kania jelaskan berikut ini!

1. Mempersiapkan alat dan bahan untuk kebun tanaman hidroponik

Untuk membuat kebun tanaman hidroponik, kamu memerlukan pipa paralon dengan diameter 3 inci, gelas plastik, penyambung paralon, penutup paralon, gergaji, selang, pompa aquarium, alat solder, alat bor, air, spons, dan biji tanaman hidroponik.

2. Melubangi pipa paralon untuk tanaman hidroponik

Pakailah bor untuk membuat lubang di sepanjang pipa paralon yang sudah disiapkan untuk tanaman hidroponik. Samakan lubang pipa dengan ukuran gelas plastik yang akan kamu pakai. Sebaiknya, beri jarak antar lubang sekitar 20 cm agar tanaman tidak saling terjepit.

Lakukan hal sama dengan 1 buah pipa paralon lagi. Tutup salah satu ujungnya dengan penutup paralon dan hubungkan lubang lainnya dengan pipa paralon lain memakai penyambung pipa. Setelah itu, kunci ujung pipa dengan penutup paralon.

3. Melubangi gelas plastik untuk tanaman hidroponik

Berikutnya kamu harus melubangi gelas plastik untuk tanaman hidroponik. Alat untuk mempermudah kamu dalam proses ini ialah alat solder. Jika kamu tidak mempunyainya, lubangi saja dengan cutter atau pisau.

Setelah itu, letakkan gelas-gelas plastik itu ke dalam lubang pipa paralon yang sudah dibuat sebelumnya. Sisakan satu lubang untuk jalur pemberian nutrisi tanaman hidroponik yang berbentuk cair.

4. Memasang pompa air untuk kebun tanaman hidroponik

Pakailah selang dan pompa air untuk mengairi tanaman hidroponik yang akan kamu tanam nantinya. Cara kerjanya akan sama dengan sistem irigasi. Ini berlaku bila kamu menerapkan hidroponik dengan teknik drip system. Jika kamu menggunakan teknik sumbu, tidak perlu menggunakan pompa air.

Pompa air ini tidak perlu dinyalakan sepanjang waktu. Cukup pada pagi hari saja untuk menghemat air dan listrik. Selain itu, kamu juga harus mencermati ketinggian air. Jangan sampai memenuhi paralon karena tanaman bisa mati akibat kekurangan oksigen.

5. Meletakkan bibit tanaman hidroponik

Jika tempatnya sudah siap, kini saatnya kamu meletakkan bibit tanaman hidroponik. Siapkan spons yang telah dipotong seukuran gelas plastik, lalu letakkan bibit tanaman di atasnya.

Selanjutnya, kamu hanya perlu meletakkan spons tadi ke dalam masing-masing gelas plastik. Penggunaan spons sangat direkomendasikan sebab mampu menyerap air lebih lama.

6. Memberikan larutan nutrisi pada tanaman hidroponik

Agar tanaman hidroponik bisa tumbuh dengan subur, kamu perlu memberikan larutan nutrisi secara rutin. Larutan nutrisi ini bisa kamu beli di toko atau buat sendiri. Untuk membuat larutan nutrisi tanaman hidroponik sendiri, kamu bisa pakai dedaunan, bekatul, kotoran hewan ternak, gula merah, bioaktivator, dan air.

7. Tanaman yang cocok untuk kebun tanaman hidroponik

Tidak semua tanaman bisa tumbuh subur dengan cara hidroponik. Umumnya yang sering ditanam secara hidroponik ialah sayur dan buah. Tanaman hidroponik yang bisa kamu tanam di kebun dan tumbuh subur ialah sawi hijau, kailan, selada hijau, buncis, pare, pokcoy, bayam, dan stroberi. Sesuaikan ukuran pipa dan jarak antar lubang dengan besarnya tanaman hidroponik yang akan kamu tanam ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *