Kategori
Berkebun

5 Cara Menanam Bunga Matahari Paling Mudah

Ini 5 Cara Menanam Bunga Matahari Paling Mudah

 

Ini 5 Cara Menanam Bunga Matahari Paling Mudah – Mempercantik halaman rumah dan kebun bisa dengan berbagai macam cara, salah satunya menanam bunga-bunga dengan tampilan yang menarik.

Bunga matahari merupakan salah satu pilihan terbaik jika kamu ingin menghadirkan suasana yang membuat halaman terkesan lebih ceria.

Ternyata, menanam bunga matahari itu tidak sesusah yang kamu bayangkan.

Tidak percaya?

Langsung saja simak cara menanam bunga matahari di bawah ini.

Cara Menanam Bunga Matahari

1. Memilih Jenis Bunga

Hal awal yang harus kamu lakukan ialah memilih jenis bunga matahari yang sesuai dengan kebutuhan.

Beberapa jenis bunga ini memang bisa tumbuh hingga beberapa meter.

tetapi, terdapat beberapa jenis bunga matahari yang tumbuh tidak lebih dari satu meter, yaitu:

  • Mammoth,
  • Autumn Beauty,
  • Sunbeam, dan
  • Teddy Bear.

2. Tips Memilih Kuaci

Ini merupakan sejumlah tips dalam memilah kuaci yang harus kamu perhatikan:

  • Hanya membeli kuaci di toko yang mempunyai ulasan baik.
  • Kuaci yang bisa ditanam berbeda dengan kuaci untuk camilan (biasanya kuaci tanam mempuyai ukuran lebih kecil).
  • Kuaci dari setiap jenis bunga matahari mempunyai bentuk dan warna yang berbeda.
  • Selain itu, kamu juga bisa melakukan uji tanam sebelum benar-benar memilah kuaci terbaik.

Hal ini dilakukan dengan cara merendam kuaci itu di dalam air selama 5 sampai 10 menit.

Kuaci yang tidak layak tanam bisa dikenali dengan melihat kuaci mana yang mengapung.

3. Menyiapkan Lahan

Pastikan Air Mengalir dengan Baik

Meskipun bunga ini mudah bertahan hidup, kamu harus memerhatikan beberapa hal di bawah ini:

  • Pastikan lahan memilik pembuangan air yang mumpuni, atau bangunlah kotak tanam sederhana.
  • Kotak tanam ini bisa dibangun dengan panjang 2,5 meter dan berbahan dari kayu cemara agar tidak mudah rusak karena air.
  • Periksa pH Tanah Bunga matahari cocok dengan tanah yang sedikit asam sampai sedikit basa dengan pH antara 6,0 hingga 7,5.
  • Walau begitu, bunga ini relatif elastis dan mampu tumbuh di kebanyakan jenis tanah.
  • Pilih Lahan yang Terpapar Sinar Matahari dengan Penuh dan Terlindungi dari Angin

4. Proses Menanam

  • Gemburkan tanah pakai sekop (jika tanah kurang nutrisi atau memiliki sistem drainase yang buruk, tambahkan kompos sebanyak 6-10 cm)
  • Gali lubang sedalam 2,5 cm dengan jarak 45 cm antara setiap benih untuk jenis bunga matahari berukuran besar dan 30 cm untuk bunga yang berukuran sedang.
  • Masukkan sejumlah benih pada setiap lubang dan tutup kembali dengan tanah.
  • Karena bunga matahari mekar setahun sekali, kamu bisa mengatur masa penanaman benih agar kamu bisa menikmati mekarnya bunga matahari untuk waktu yang lebih lama.
  • Berikan sedikit pupuk organik setelah bibit berhasil ditanam dan sebarkan pada area tanam agar batang bunga menjadi kuat.
  • Basahi tanah tersebut dengan air, namun pastikan agar benih tidak basah kuyup atau dibanjiri dengan air.

5. Proses Perawatan

  • Siram Tanaman Secara Teratur Setiap Hari
  • Bunga ini lebih suka disiram dengan banyak air tapi jarang daripada sedikit air namun sering.
  • Sesuaikan pemberian air tergantung apakah cuacanya panas atau berawan.
  • Tambah Lapisan Mulsa pada Permukaan Tanah
  • Hal ini dilakukan untuk mencegah pertumbuhan gulma dan menahan kelembapan.
  • Selain itu, tambahkan lapisan mulsa setelah terjadi hujan lebat.
  • Basmi Hama dan Jamur
  • Meskipun bunga ini relatif aman dari serangan serangga, ngengat bisa saja bertelur pada permukaan bunga.
  • Basmi hal tersebut dengan mengambil cacing.
  • Selain itu, pasang jaring untuk mencegah burung menghancurkan bunga.
  • Jika bungamu terserang jamur dan penyakit lainnya, semprotkanlah fungisida pada bunga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *