Penyakit Yang Ada Di Indonesia – Penyakit adalah virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh kita secara tidak kita sadari mau pun kita ketahui.
Penyakit biasanya dapat menyerang siapa saja mau dari kalangan anak-anak atau pun orang dewasa.
Yang kita ketahui penyakit bersifat menular jika satu manusia terkena penyakit manusia yang akan mendekatin nya akan terkena penyakit juga.
Penyakit di indonesia beraneka ragam ,banyak jenis – jenis penyakit yang ada terdapat di indonesia. Banyak manusia yang merasa kan dampak dari penyakit tersebut.
Manusia yang memiliki daya tahan tubuh yang sangat lemah akan rentang di serang oleh penyakit yang bersifat menular.
Sekarang pemerintah indonesia mengganjurkan masyarakat nya agar menggunakan masker ke mana pun berpergian .
Pemerintah mengganjurkan menggunakan masker agar memutus kan sel bakteri yang dapat menyerang manusia terkena penyakit yang menular .
Berikut contoh-contoh dari penyakit yang terdapat di indonesia.
1. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
Infeksi saluran pernapasan dapat menyerang hidung, tenggorokan, saluran napas, dan paru-paru. Penyakit ISPA biasanya ditandai dengan munculnya gejala, seperti:
- Demam
- Tenggorokan sakit
- Nyeri saat menelan
- Batuk kering atau berdahak
- Pilek
2. COVID-19
Penyakit yang sangat mudah menular ini di sebabkan oleh virus Corona. COVID-19 dapat menimbulkan gejala yang menyerupai gejala flu biasa, seperti demam, batuk kering, pilek, dan sesak napas.
Gejala tersebut umumnya muncul setelah 2 hari hingga 2 minggu setelah seseorang terinfeksi virus penyebabnya. Untuk kasus yang berat, COVID-19 bahkan dapat menyebabkan penderitanya gagal napas hingga kematian.
Salah satu langkah pencegahan yang penting di lakukan adalah dengan melakukan vaksinasi. Ada berbagai jenis vaksin COVID-19 yang beredar saat ini. Vaksin tersebut tidak hanya dapat melindungi anda dari paparan virus Corona, tetapi juga meringankan gejala yang mungkin dialami saat terinfeksi.
Penyakit Yang Ada Di Indonesia
3. Diare
Diare di tandai dengan buang air besar lebih dari tiga kali sehari dengan tinja berbentuk cair dan disertai rasa mulas. Untuk beberapa kondisi, diare juga dapat di sertai darah atau lendir.
Diare sering kali di anggap sepele. Padahal, penyakit ini berpotensi menyebabkan kematian, terutama pada balita. Diare dapat menular melalui air, tanah, atau makanan yang telah terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit.
Sama seperti ispa , pencegahan diare dapat di lakukan dengan mencuci tangan dengan baik dan benar, mencuci bahan makanan sebelum di olah menjadi masakan, dan memastikan makanan yang di konsumsi telah matang sempurna.
Untuk anak, pemberian vaksin rotavirus dapat di lakukan untuk mencegah penularan penyakit ini.
4. Tuberkulosis
Tuberkulosis atau TB di sebabkan oleh bakteri yang menyerang paru-paru. Namun, bakteri tersebut juga bisa menyerang bagian tubuh lain seperti tulang, sendi, selaput otak (meningitis TB), kelenjar getah bening (TB kelenjar), dan selaput jantung.
Bakteri penyebab penyakit menular ini di ketahui dapat menular melalui udara saat penderita batuk atau bersin. Pencegahan infeksi penyakit tuberkulosis ini dapat di cegah dengan pemberian vaksin bcg.
5. Demam dengue
Demam dengue merupakan penyakit menular yang di sebabkan oleh infeksi virus dengue. Virus ini menginfeksi manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.
Demam dengue merupakan penyakit musiman yang umum terjadi di negara beriklim tropis, termasuk Indonesia. Di Indonesia, penyakit menular ini lebih banyak terjadi saat musim hujan.
Bila di biarkan tanpa penanganan, demam dengue dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih berat, yaitu demam berdarah dengue (DBD).
Pencegahan penularan demam dengue bisa di lakukan dengan menerapkan 3M plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, mengubur barang bekas, menggunakan losion antinyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, menghindari kebiasaan menggantung baju, dan menanam tanaman pengusir nyamuk.